57 research outputs found

    Perkembangan kebudayaan islam/ Fachruddin

    No full text
    xi, 225 hal.; 20 c

    (GUNAKAN TANDA TANGAN ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PENYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)..Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual Dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX Di Smp Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021

    No full text
    ABSTRAK Fachruddin, Fuad. 2021. Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual dan Gaya Belajar Siswa terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Sugiyar, M.Pd.I Kata Kunci: Media Audio Visual, Gaya Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Hasil belajar merupakan salah satu komponen yang penting dalam proses belajar, karena hasil belajar merupakan tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran. Keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil UTS dan UAS, dimana kedua nilai tersebut merupakan syarat untuk kenaikan kelas atau untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Hasil belajar siswa juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah media audio visual dan gaya belajar. Dalam proses pembelajaran, jenis media audio visual dinilai mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media auditif (mendengar) dan visual (melihat). Selain itu, gaya belajar siswa juga memberikan pengaruh bagi siswa dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan media audio visual terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021, (2) mengetahui signifikansi pengaruh gaya belajar terhadap terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021, dan (3) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian expose facto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis yang berjumlah 251 orang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik Non Random Sampling dengan menggunakan Quota Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa (1) pemanfaatan media audio visual berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,604 dan ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan pemanfaatan media audio visual berpengaruh sebesar 25,2% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo dan 74,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (2) gaya belajar siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data, thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,353 dan ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan gaya belajar siswa berpengaruh sebesar 23,1% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo dan 76,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (3) pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data, Fhitung > Ftabel dengan nilai Fhitung sebesar 11,743 dan Ftabel sebesar 3,15. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, didapatkan pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar siswa berpengaruh sebesar 27.5% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo dan 72.5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti

    Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual Dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX Di Smp Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021

    No full text
    ABSTRAK Fachruddin, Fuad. 2021. Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual dan Gaya Belajar Siswa terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Sugiyar, M.Pd.I Kata Kunci: Media Audio Visual, Gaya Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Hasil belajar merupakan salah satu komponen yang penting dalam proses belajar, karena hasil belajar merupakan tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran. Keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil UTS dan UAS, dimana kedua nilai tersebut merupakan syarat untuk kenaikan kelas atau untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya. Hasil belajar siswa juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah media audio visual dan gaya belajar. Dalam proses pembelajaran, jenis media audio visual dinilai mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media auditif (mendengar) dan visual (melihat). Selain itu, gaya belajar siswa juga memberikan pengaruh bagi siswa dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan media audio visual terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021, (2) mengetahui signifikansi pengaruh gaya belajar terhadap terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021, dan (3) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian expose facto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis yang berjumlah 251 orang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik Non Random Sampling dengan menggunakan Quota Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa (1) pemanfaatan media audio visual berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,604 dan ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan pemanfaatan media audio visual berpengaruh sebesar 25,2% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo dan 74,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (2) gaya belajar siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data, thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,353 dan ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan gaya belajar siswa berpengaruh sebesar 23,1% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo dan 76,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (3) pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data, Fhitung > Ftabel dengan nilai Fhitung sebesar 11,743 dan Ftabel sebesar 3,15. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, didapatkan pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar siswa berpengaruh sebesar 27.5% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo dan 72.5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti

    Hasil diskusi tentang bunga dan riba

    No full text

    Educating for Democracy: Ideas and Practices of Islamic Civil Society Associations in Indonesia

    No full text
    The central question addressed in this study is "How are the conceptualization and operationalization of education for democratic citizenship similar to or different within and across the two Islamic civil society associations." Using qualitative methods, I explored the ideas and experiences (practices) of two large Islamic civil society associations: Muhammadiyah (M) and Nahdlatul Ulama (NU), in Indonesia. M and NU members have similar ideas about democracy, democratic society and educating for democracy. Within both organizations members argue Islam has tenets, such as shura and adl (justice), congruent with democratic ideas, but their responses to the Western conceptions of democracy vary. Accomodationists in both organizations state that Islamic tenets are conglruent with the Western ideas of democracy, while rejetioinists express that Islam has concept of happiness as the goal of democracy, sovereignty, and freedom differ from Western concepts of democracy. Moreover, although most informants from M and NU subscribe to democratic values, such as individual freedom, respect for differences or plurality, tolerance, open-mindedness, and criticism; some see the notions individual sovereignty, accepting of other religious groups' beliefs, and gender equality as problematic for Muslims in Indonesia. Adopting these values in certain ways, they argue, can be seen to contravene core/fundamental Islamic beliefs. M and NU work to educate their members and the community at large by promoting democratic or civil values, political awareness, and participation. Both organizations have developed voter education and education for anti-corruption programs. In addition, NU organizes programs to transform orthodox understandings about the fiqh tradition, "citizen forums" to influence the provision of public services, and workshops to disseminate ideas of "inclusive, emancipatory or moderate Islam." M's programs focus on developing gender sensitivity among officials, candidates, and community members as well as on developing civil values for the students of its schools and colleges through civic education
    corecore