57 research outputs found
(GUNAKAN TANDA TANGAN ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PENYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)..Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual Dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX Di Smp Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021
ABSTRAK
Fachruddin, Fuad. 2021. Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual dan Gaya Belajar
Siswa terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas
IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam
Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Sugiyar, M.Pd.I
Kata Kunci: Media Audio Visual, Gaya Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam
dan Budi Pekerti.
Hasil belajar merupakan salah satu komponen yang penting dalam proses belajar,
karena hasil belajar merupakan tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran.
Keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil UTS dan
UAS, dimana kedua nilai tersebut merupakan syarat untuk kenaikan kelas atau untuk
melanjutkan ke tahap selanjutnya. Hasil belajar siswa juga dipengaruhi oleh berbagai faktor,
diantaranya adalah media audio visual dan gaya belajar. Dalam proses pembelajaran, jenis
media audio visual dinilai mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua
jenis media auditif (mendengar) dan visual (melihat). Selain itu, gaya belajar siswa juga
memberikan pengaruh bagi siswa dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan
media audio visual terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
tahun ajaran 2020/2021, (2) mengetahui signifikansi pengaruh gaya belajar terhadap terhadap
hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021, dan
(3) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar
terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran
2020/2021. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalan pendekatan kuantitatif
dengan rancangan penelitian expose facto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa
kelas IX SMP Negeri 1 Jetis yang berjumlah 251 orang. Dalam penelitian ini peneliti
menggunakan teknik Non Random Sampling dengan menggunakan Quota Sampling.
Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa (1) pemanfaatan media audio visual
berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis
Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,604 dan
ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan pemanfaatan media audio visual
berpengaruh sebesar 25,2% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
dan 74,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (2) gaya belajar
siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri
1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data, thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,353
dan ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan gaya belajar siswa
berpengaruh sebesar 23,1% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
dan 76,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (3) pemanfaatan
media audio visual dan gaya belajar siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data,
Fhitung > Ftabel dengan nilai Fhitung sebesar 11,743 dan Ftabel sebesar 3,15. Berdasarkan
perhitungan koefisien determinasi, didapatkan pemanfaatan media audio visual dan gaya
belajar siswa berpengaruh sebesar 27.5% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis
Ponorogo dan 72.5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti
Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual Dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX Di Smp Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021
ABSTRAK
Fachruddin, Fuad. 2021. Pengaruh Pemanfaatan Media Audio Visual dan Gaya Belajar
Siswa terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas
IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo Tahun Ajaran 2020/2021. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam
Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. Sugiyar, M.Pd.I
Kata Kunci: Media Audio Visual, Gaya Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam
dan Budi Pekerti.
Hasil belajar merupakan salah satu komponen yang penting dalam proses belajar,
karena hasil belajar merupakan tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran.
Keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil UTS dan
UAS, dimana kedua nilai tersebut merupakan syarat untuk kenaikan kelas atau untuk
melanjutkan ke tahap selanjutnya. Hasil belajar siswa juga dipengaruhi oleh berbagai faktor,
diantaranya adalah media audio visual dan gaya belajar. Dalam proses pembelajaran, jenis
media audio visual dinilai mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua
jenis media auditif (mendengar) dan visual (melihat). Selain itu, gaya belajar siswa juga
memberikan pengaruh bagi siswa dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan
media audio visual terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
tahun ajaran 2020/2021, (2) mengetahui signifikansi pengaruh gaya belajar terhadap terhadap
hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran 2020/2021, dan
(3) mengetahui signifikansi pengaruh pemanfaatan media audio visual dan gaya belajar
terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo tahun ajaran
2020/2021. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalan pendekatan kuantitatif
dengan rancangan penelitian expose facto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa
kelas IX SMP Negeri 1 Jetis yang berjumlah 251 orang. Dalam penelitian ini peneliti
menggunakan teknik Non Random Sampling dengan menggunakan Quota Sampling.
Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa (1) pemanfaatan media audio visual
berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis
Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,604 dan
ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan pemanfaatan media audio visual
berpengaruh sebesar 25,2% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
dan 74,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (2) gaya belajar
siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri
1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data, thitung > ttabel dengan nilai thitung sebesar 4,353
dan ttabel sebesar 1,670. Berdasarkan hasil perhitungan ditemukan gaya belajar siswa
berpengaruh sebesar 23,1% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
dan 76,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti. (3) pemanfaatan
media audio visual dan gaya belajar siswa berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
belajar PAI siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data,
Fhitung > Ftabel dengan nilai Fhitung sebesar 11,743 dan Ftabel sebesar 3,15. Berdasarkan
perhitungan koefisien determinasi, didapatkan pemanfaatan media audio visual dan gaya
belajar siswa berpengaruh sebesar 27.5% terhadap hasil belajar PAI siswa SMP Negeri 1 Jetis
Ponorogo dan 72.5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sedang diteliti
Educating for Democracy: Ideas and Practices of Islamic Civil Society Associations in Indonesia
The central question addressed in this study is "How are the conceptualization and operationalization of education for democratic citizenship similar to or different within and across the two Islamic civil society associations." Using qualitative methods, I explored the ideas and experiences (practices) of two large Islamic civil society associations: Muhammadiyah (M) and Nahdlatul Ulama (NU), in Indonesia. M and NU members have similar ideas about democracy, democratic society and educating for democracy. Within both organizations members argue Islam has tenets, such as shura and adl (justice), congruent with democratic ideas, but their responses to the Western conceptions of democracy vary. Accomodationists in both organizations state that Islamic tenets are conglruent with the Western ideas of democracy, while rejetioinists express that Islam has concept of happiness as the goal of democracy, sovereignty, and freedom differ from Western concepts of democracy. Moreover, although most informants from M and NU subscribe to democratic values, such as individual freedom, respect for differences or plurality, tolerance, open-mindedness, and criticism; some see the notions individual sovereignty, accepting of other religious groups' beliefs, and gender equality as problematic for Muslims in Indonesia. Adopting these values in certain ways, they argue, can be seen to contravene core/fundamental Islamic beliefs. M and NU work to educate their members and the community at large by promoting democratic or civil values, political awareness, and participation. Both organizations have developed voter education and education for anti-corruption programs. In addition, NU organizes programs to transform orthodox understandings about the fiqh tradition, "citizen forums" to influence the provision of public services, and workshops to disseminate ideas of "inclusive, emancipatory or moderate Islam." M's programs focus on developing gender sensitivity among officials, candidates, and community members as well as on developing civil values for the students of its schools and colleges through civic education
- …
