1,722,257 research outputs found
PENANGANAN KECELAKAAN KERJA AWAK KAPAL MV. RUI FU CHENG OLEH PT. IDT TRANS AGENCY
ABSTRAKSI
Irvansyah, Helmi. 2024. “Penanganan Kecelakaan Kerja Awak Kapal MV. Rui Fu
Cheng Oleh PT. IDT Trans Agency Cabang Satui”. Skripsi. Program
Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Awel Suryadi, S.ST.,
M.Si., Pembimbing II: Capt. Anugrah Prasetyo, M.Si., M.Mar.
Kecelakaan kerja merupakan kejadian yang tidak diinginkan bagi setiap
pekerja. Salah satu pekerjaan yang memiliki resiko tinggi mengalami kecelakaan
kerja adalah pelaut, baik oleh faktor alam maupun faktor dari diri sendiri.
Pemakaian alat keselamatan perlu digunakan untuk melindungi kepala hingga kaki.
Untuk mengatasi kecelakaan kerja agar tidak memperburuk keadaan, pemberian
pertolongan pertama harus dilakukan secara cepat dan tepat serta mengetahui jenis
klasifikasi cedera yang dialami korban. Tujuan penelitian dilaksanakan untuk
mengetahui apa hambatan yang dihadapi perusahaan dalam menangani awak kapal
yang mengalami cedera, kemudian upaya yang dilakukan perusahaan dalam
menangani kasus awak kapal yang cedera akibat kecelakaan kerja di kapal MV. Rui
Fu Cheng.
Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh yaitu dari data
primer dan data sekunder. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan metode
triangulasi teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Hubberman yang
mana metode ini dilaksanakan secara interaktif dan terus menerus untuk
menemukan data yang valid. Kemudian untuk teknik penyajian data menggunakan
reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah pihak agen menemukan beberapa hambatan
yang mana hambatan tersebut sebenarnya bisa berkurang jika korban dapat
memberikan pertolongan padi kakinya, maka setidaknya dapat memberikan
keringanan berjalan pada korban dan tidak bertambah parah. Kemudian Mobilitas
perusahaan merupakan salah satu yang menjadi permasalahan yang harus dibenahi
untuk perusahaan. Jumlah mobil operasional hanya berjumlah satu buah mobil dan
jarak antar pangkalan dan rumah sakit sangat jauh. Adapun ketika agent on board
sudah bekerja diatas kapal, sinyal merupakan hal yang cukup sulit untuk
didapatkan, sehingga agen yang berada di atas kapal sulit menerima informasi
dengan cepat untuk bersiaga jika informasi dari kepala operasional sangat penting
untuk disamapaikan
Shape memory characteristics and mechanical properties of high-density powder metal TiNi with post-sintering heat treatment
Controller Parametrisation for Disturbance Response Decoupling: Application to Vehicle Active Suspension Control
- …
