106 research outputs found

    The Scope of Themes of the Story “Randa” by Zakaria Tamer and its Series of Images

    No full text
    This article is devoted to the themes and figurative system of the story of the Syrian writer Zakaria Tamer. The author combined several relevant topics in one story and, with the help of the main character of the story, the girl Randa, gathered in one image all the children of the Syrian people, in particular, the entire Arab people

    Akuntabilitas Organisasi Gereja: Pemaknaan dan Rekonstruksi Inkulturatif Nilai-Nilai Budaya Lokal (Studi Etnografi pada Gereja Katolik di Tana Toraja)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi dan memaknai praktik akuntabilitas serta merekonstruksi konsep akuntabilitas yang inkulturatif dalam kerangka nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretif dengan metode etnografi alur maju bertahap dan pendekatan kritis dengan metode etnografi kritis inkulturatif ( acculturative critical ethnographic method ). Objek dari penelitian adalah sebuah Gereja Katolik di Tana Toraja dan menempatkan umat dan para pemimpin organisasi Gereja sebagai informan. Hasil penelitian ini menemukan tiga makna dan model akuntabilitas dalam organisasi Gereja yaitu spiritual, kepemimpinan dan keuangan. Makna spiritual menempatkan umat dan pemimpin sebagai agen dan Tuhan sebagai prinsipal, sedang makna akuntabilitas kepemimpinan menempatkan pemimpin organisasi Gereja pada dua bentuk kepemimpinan yaitu kepemimpinan sentralistik yang didasarkan pada pemahaman Kristologi dan kepemimpinan kolegial yang didasarkan pada pemahaman Pneumatolgi. Makna yang ketiga yaitu akuntabilitas keuangan yang mengungkap praktik akuntansi dan keuangan yang cenderung berpusat pada pimpinan organisasi dan mengabaikan keterlibatan umat. Hasil rekonstruksi inkulturatif merumuskan konsep akuntabilitas Gereja sebagai akuntabilitas Gereja tongkonan yaitu akuntabilitas yang menempatkan Gereja sebagai pusat akuntabilitas spiritual melalui pelaksanaan ritus, menjalankan kepemimpiann yang kolegial melalui model kepemimpinan panglaa tondok dan mempertangungjawaban pengelolaan keuangan melalui kombongan dan karapasan

    Transformasi Nilai Budaya Lokal dalam Membangun Akuntabilitas Organisasi Sektor Publik

    No full text
    This study aims to transform the value of local culture of accountability to improve the implementation of the local government and public accountability. This research was conducted in the area of Tana Toraja using acculturated critical ethnography as paradigm and research method. The results show masukan (program construction activity doing by public government as agent) and keluaran accountability (public activity as principal). Reconstruction of masukan and keluaran accountability expressed in Kombongan activity (sitting together to solve the problem)

    Developing Accountability Model of Local Government Organization: From Managerial Accountability to Public Accountability (Naturalistic Study on Local Government Tana Toraja)

    No full text
    AbstractThis research aims to develop models and indicators of public accountability that the public expects as a principal to moderate the managerial accountability of the local governments. This research was conducted in the local Government of Tana Toraja with Qualitative naturalistic approach. The result shows that accountability understanding of the society as prinsipal is very simple at infrastructure supporting the public activities and Deliberation of Development Planning (MUSRENBANG) becomes the best communication media. The Government and the Local Representatives (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah=DPRD) as agent understand the accountability as PEA (Political Economic Accountability) and MUSRENBANG only as a ceremorial activities

    STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLAH LEMBAGA KEROHANIAN

    No full text
    This study discusses the implementation of spiritual institution) in the Conference Area Adventist spritual institutionorganization and the practice of financial reporting of Adventist spritual institutionorganizations in accordance with the principles of good governance. This research is a qualitative research where the primary data is obtained from the results of interviews with the leadership of the Seventh-day Adventist Spritual institutionorganization in the Conference Area. While secondary data is additional data. The results show that first, the mechanism for implementing Spiritual institutionin the Conference Area Adventist Spritual institutionorganization through the Conference Area Executive Committee (EXCOM) as the board of directors, the Finance Committee as the committee that evaluates financial reports and audit results of the congregation and conference area financial statements, internal auditors are carried out by the spritual institutionauditors and the General Conference Auditing Service (GCAS). The results of this study indicate that the Conference Area Adventist spritual institutionorganization has good management governance. Several improvements can be made by establishing a more independent audit committee and optimizing the work of the internal auditors. Second, in general, the practice of financial reporting in the working environment of the spiritual institution in the Conference Area is in accordance with the principles of good governance, namely transparency, accountability, responsibility, independence and fairness. Improvements need to be made to the communication media to the congregations so that financial supervision and management are more efficient, effective, economical, and productive (E3P)

    AKUNTABILITAS PROGRAM PEMERINTAH BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS SDGs (STUDI PADA DESA LAMBA KELI KECAMATAN LAMBA LEDA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendalami atau memahami peran Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) di Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme atau yang biasa disebut interpretivisme.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan  kualitatif melalui wawancara, observasi, dan  dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemerintah berbasis SDGs belum sepenuhnya tercapai dengan baik karena kendala keuangan dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, model akuntabilitas moral sangat penting untuk memahami peran Pemerintah Desa Lamba Keli dalam mencapai Sustainable Development Goals di Desa Lamba Keli

    PEREMAJAAN TANAMAN KOPI KELOMPOK TANI “DONDA†PADA OBJEK DAERAH TUJUAN WISATA (ODTW) PANGO-PANGO.

    No full text
    PEREMAJAAN TANAMAN KOPI KELOMPOK TANI “DONDA†PADA OBJEK DAERAH TUJUAN WISATA (ODTW) PANGO-PANGO

    COST PRODUCT ANALYSIS AND STRATEGIC PLANNING PDAM TIRTA BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Harga pokok produksi air per m3 dengan menggunakan metode Full costing pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung Kabupaten Maros dan membuat rencana strategi PDAM Tirta Bantimurung Kabupaten Maros menggunakan balanced scorecard untuk meningkatkan pelayanan meliputi kuantitas, kualitas dan kontinuitas. Hasil Penelitian ditunjukkan bahwa Analisa biaya produksi air di PDAM Tirta Bantimurung Kabupaten Maros dari tahun 2015 – 2017 semakin meningkat menggunakan metode full costing dan metode full cost recovery dengan tarif penjualan air tidak mengalami perubahan dari tahun 2015 – 2017, namun tarif rata – rata masih diatas dari tarif dasar dan tarif rata-rata masih diatas dari harga pokok produksi sehingga perusahaan masih mampu untuk menutupi biaya operasional atau full cost recovery. Rencana strategi yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja berdasarkan analisa balanced scorecard adalah meningkatkan pendapatan penjualan air melalui penyesuaian tarif, reklasifikasi pelanggan, restrukturisasi tarif, melakukan efesiensi biaya dan yang paling prioritas adalah menurunkan tingkat kehilangan air dari 41,64% menjadi maximum 20% sesuai standar nasional. Berdasarkan analisa biaya produksi di PDAM Tirta Bantimurung Kabupaten Maros tahun 2015 – 2017 bahwa tarif rata-rata sudah mampu menutupi harga pokok produksi atau sudah Full Cost Recovery namun empat perspektif belum semuanya mencapai nilai maksimum karena air yang diproduksi belum semuanya menghasilkan pendapatan akibat tingginya tingkat kehilangan air. Perusahaan mengalami kendala untuk menurunkan tingkat kehilangan air tersebut karena dibutuhkan investasi yang besar sedangkan kemampuan keuangan perusahaan sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisa kinerja perusahaan indikator Return On Equity (ROE) hanya 1,68% dari target minimal 5% dan Rasio Operasi (RO) hanya 0,98 dari target 0,5. Kata Kunci : Cost Product, Full costing recovery; strategic planning
    corecore