3 research outputs found

    OPTIMALITAS PRODUKSI PERTANIAN OPEN FIELD MENGGUNAKAN ALGORITMA SIMPLEKS

    No full text
    This research is an application of the simplex algorithm in the agricultural sector. The variables of this study are the number of trees that must be planted from the following types of plants: servo tomatoes (Solanum Lycopersicum), bonanza corn (Zea Mays Saccharata Sturt), red chili (Capsicum Annum L), purple eggplant (Solanum Melongena L), and kabocha pumpkin (Cucurbita Maxima L.). The objective function is how much maximum profit is known by knowing the profit parameters for each tree. At the same time, the constraint function is the limitation of resources including land area, water requirements, and production costs. This study aims to determine the optimum profit of open-field agricultural products as well as to find out how many trees should be planted in a planting season plan. This type of research is quantitative and uses data collection methods, namely observation and interviews. The optimization method used is a linear program with the simplex method with the help of the LINGO 19.0 application. The results of the study obtained a maximum profit of Rp. 76,422,000. This value is Rp 8,605,750 greater than the farm's planning. The optimal number of trees to be planted is 950 (tomatoes), 1250 (corn), 550 (red chili), 591 (eggplant), and 319 (pumpkin)

    Edukasi Peranan Matematika untuk Optimalitas Produksi pada Industri Kecil di Pabrik Kue LINTANG Tasikmalaya

    Get PDF
    Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini mengenalkan matematika terapan kepada industri kecil. Mengubah persepsi pada kalangan pelaku industri bahwa perlunya pendekatan ilmiah dalam kegiatan industrinya. Serta membuat pelaku industri terbiasa menggunakan matematika untuk mengoptimalkan produksinya. Kegiatan ini dilaksanakan di pabrik kue Lintang, salah satu UMKM yang bergerak di bidang kue kering. Jenis produknya terdiri dari: kue tambang orisinal, kue tambang coklat, kue tambang super, kue tambang coklat super, kue sistik bawang, kue sistik ubi, dan krupuk seblak. Adapun pabrik kue ini setiap minggunya selalu mendapatkan pesanan jenis kue kering tersebut tetapi terkendala dengan sumberdaya yang terbatas di antaranya: modal, bahan baku, tenaga kerja dan mesin produksi. Metode pendekatan yang dilakukan dengan observasi dan wawancara, pelatihan dan pendampingan. Penghitungan menggunakan algoritma simpleks dengan bantuan aplikasi Operational Research. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan aplikasi tersebut, didapatkan keuntungan maksimal sebesar Rp 7.458.647 selama produksi periode (3 hari) jika memproduksi 10 sak kue tambang super orisinal, 3 sak kue tambang super coklat, 13,49 sak kue tambang besar orisinal, 1 sak kue tambang besar coklat, 2 sak kue sistik bawang dan 1 sak kue sistik ubi. Secara umum kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas produksi pabrik Kue Lintang sehingga keuntungan akan diperoleh secara maksima

    Pembelajaran efektif matematika pada jenjang sekolah dasar

    Get PDF
    Tujuan pengabdian masyarakat ini mengenalkan pembelajaran matematika efektif kepada guru SD. Hal ini dilatarbelakangi banyak strategi, model dan metode pembelajaran matematika tetapi kondisi di kelas guru menggunakan metode pembelajaran matematika yang seadanya dan dilakukan berulang sehingga belum mengenai tujuan pembelajaran. sehingga menimbulkan ketidakefektifan dalam proses pembelajaran matematika. Minimnya metode pembelajaran yang dikuasai guru menyebabkan strategi pembelajaran terkesan monoton pada ujungnya akan menimbulkan kebosanan pada siswa. Guru SD diharapkan dapat menguasai lebih dari satu strategi maupun metode pembelajaran sehingga efektif dapat digunakan sesuai kondisi kelas. Selain itu masih banyak ditemukan miskonsepsi di kalangan guru SD pada matematika sehingga jika tidak dilakukan pemahaman konsep yang benar maka pembelajaran tidak akan efektif. Konsep matematika yang benar sangat penting saat SD karena berkesinambungan sampai perguruan tinggi. Kegiatan ini berupa seminar dan pelatihan dengan mitra SDN Situkaum Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti para guru SDN Situkaum dan SD sekitar dalam gugus yang sama. Adapun tim pelaksana bertindak sebagai pembicara dan pelatih dengan materi yaitu pembelajaran efektif, model dan strategi pembelajaran efektif pada matematika, dan solusi miskonsepsi matematika di jenjang SD. Kegiatan ini bermanfaat karena membuka wawasan baru tentang pembelajaran di kelas. Selain itu guru mendapat pencerahan baru dalam memahami konsep dasar matematika
    corecore