1,720,957 research outputs found

    STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PEMASARAN PENDIDIKAN DI SMPN 1 PAGERWOJO KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Pemasaran Pendidikan Di SMPN 1 Pagerwojo Kabupaten Tulungagung” ditulis oleh Fathimah Azzahro’ NIM. 126207212064 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing H. Muh Nurul Huda, M.A Kata Kunci: Strategi Kepala Sekolah, Pemasaran Pendidikan Konteks penelitian ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya upaya kepala sekolah dalam mempromosikan citra lembaga, meningkatkan kepuasan peserta didik, dan membangun loyalitas dikalangan peserta didik dan orang tua. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan jumlah pendaftar peserta didik, tetapi juga untuk meningkatkannya secara signifikan setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan promosi citra lembaga yang dilaksanakan oleh kepala sekolah SMPN 1 Pagerwojo Kabupaten Tulungagung , (2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan kepuasan peserta didik yang telah dilaksanakan oleh kepala sekolah SMPN 1 Pagerwojo Kabupaten Tulungagung (3) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan loyalitas dikalangan peserta didik dan orang tua yang telah dibangun oleh kepala sekolah SMPN 1 Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, termasuk dalam penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk mengetahui keabsahan data dilakukan dengan ketekunan penelitian, dan triangulasi (teknik dan sumber). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kepala sekolah SMPN 1 Pagerwojo mempromosikan citra lembaga melalui pembentukan tim pemasaran yang ditugaskan untuk melakukan promosi dengan tujuan meningkatkan minat calon peserta didik, melaksanakan program promosi melalui pengadaan berbagai kegiatan positif seperti diesnatalis. Kepala sekolah melibatkan seluruh stakeholder dalam upaya promosi lembaga pendidikan. (2) kepala sekolah SMPN 1 Pagerwojo meningkatkan kepuasan peserta didik melalui pembelajaran yang efektif dan interaktif, pengadaan kegiatan ekstrakurikuler untuk menyalurkan bakat dan minat peserta didik, melalui penyediaan sarana prasarana yang memadai juga dapat menunjang kegiatan belajar mengajar. (3)kepala sekolah SMPN 1 Pagerwojo membangun loyalitas di kalangan peserta didik dan orang tua dengan menjaga hubungan baik antara sekolah dengan masyarakat dan melalukan evaluasi terhadap kepuasan peserta didik

    Implementasi Edupreneurship Dalam Upaya Peningkatan Motivasi Dan Keterampilan Mahasiswa (Studi Kasus di Jurusan Tadris IPS)

    Full text link
    Visioner bisnis atau wirausaha di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain, kurangnya keterampilan dan minat terhadap wirausaha konon menjadi salah satu penyebab tingginya pengangguran pendidikan di Indonesia. Pendidikan kewirausahaan tidak hanya memberikan landasan teoritis mengenai konsep kewirausahaan tetapi membentuk sikap, perilaku, dan pola pikir (mindset) seorang wirausaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan : (1) Implementasi edupreneurship dalam peningkatan motivasi dan keterampilan berwirausaha mahasiswa Tadris IPS, (2) Strategi peningkatan motivasi dan keterampilan berwirausaha yang dilakukan mahasiswa Tadris IPS, (3) Faktor pendukung dan penghambat mahasiswa Tadris IPS dalam melakukan peningkatan motivasi dan keterampilan berwirausaha. Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar dan jelas harus dilakukan bagi manusia secara subtansial. Edupreneurship merupakan suatu metodologi melalui situasi pembelajaran yang dapat meremajakan pemikiran rintisan mahasiswa. Pendidikan bisnis adalah suatu upaya untuk mendidik seseorang agar dapat menghasilkan suatu barang. maka hakikat wirausaha adalah kemampuan untuk membuat sesuatu yang lain atau baru melalui perenungan imajinatif dengan kegiatan inventif untuk membuka pintu-pintu. Awal mula interaksi imajinatif dan inventif adalah berkembangnya pemikiran dan pertimbangan untuk menjadikan sesuatu yang baru dan unik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Fenomologi. Maksudnya penelitian ini menggali dan menangkap kesamaan peristiwa dan gejala atau fenomena alamiah yang dijumpai di lapangan, Penelitian ini adalah kualitatif dimana secara umum digunakan untuk mengkaji suatu fenomena secara holistic dan mendalam di mana data yang diperoleh berupa deskriptif sehingga memerlukan analisis secara induktif agar dapat menemukan makna sesungguhnya dari fenomena yang diteliti. Hasil dari penelitian ini adalah (1) motivasi dan keterampilan berwirausaha yang fokus pada penerapan dan kreasi dengan memberikan konsep yang inovatif, kreatif, menggunakan metode dan memberikan konsep praktek dengan baik sehingga dapat menumbuhkan minat serta semangat berwirausaha. (2) strategi yang dilakukan oleh mahasiswa untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan adalah dengan mengingat motivasi yang sudah didapat, menjaga kemampuan dan potensi yang dimiliki, fokus, selalu inspiratif, konsisten dan mampu berinovasi. (3) faktor yang menjadi pendukung mahasiswa adalah lingkungan yang subjektif seperti orang tua, teman, fasilitas, modal, kreativitas, serta profesinalisme. Dengan mengatasi hambatan yaitu mengatur ulang strategi dalam berbisnis. Kata kunci: Edupreneurship, Motivasi, dan Keterampila

    Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan Gabus (Channa striata) di Lahan Gambut

    No full text
    Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pemanfaatan ikan gabus berbagai ukuran dari kecil sampai besar menyebabkan kebutuhan ikan gabus semakin meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan strategi budidaya untuk memenuhi kebutuhan ikan gabus. Ikan gabus yang mampu bertahan hidup dalam kondisi yang kurang memadai adalah pilihan jenis ikan yang cocok untuk dibudidayakan. Khususnya pada lahan gambut untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lahan gambut melalui budidaya ikan gabus teknik pemijahan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah melalui studi literatur (literature review) dari berbagai sumber seperti artikel jurnal, artikel prosiding, buku dan sumber lain yang valid. Strategi yang harus dilakukan, yaitu melakukan pemijahan semi alami untuk mempercepat perkembangbiakan ikan gabus dan penambahan vitamin C untuk meningkatkan pertumbuhan dari ikan gabus

    The violation of cooperative principle by man and woman presidential candidate:A case in second presidential debate United States of America 2017 between Donald J. Trump and Hillary Clinton

    Full text link
    This purpose of the research is to analyze violated cooperative principle and characteristics of man and woman language in “Second Presidential Debate United States of America 2017”. In this case, the aims of the research are (1) To analysis how the maxims of cooperative principles violated by man and woman presidential candidates and (2) To find out the characteristics of man and woman languages make the candidates violated the cooperative principle.This research utilizes cooperative principle from Grice (1975) and language gender from Tannen (1990) which supported with theory of pragmatics from Yule (1996) and theory language gender from Lakoff (1975).The method of this research is using descriptive qualitative approach. The research question will be answered in analytical description. The object study is transcript second presidential debate United States of America 2017 which picked up by official website media online. The result of this research show there are 27 utterances from each candidates violated the maxim, 17 utterances from man candidates (Donald J. Trump) and 11 utterances from woman candidates (Hillary Clinton). The maxims which violated are maxim of quantity, maxim of quality, maxim of relate and maxim of manner. The characteristics of man and woman language also affect the way they violated the cooperative principle. There are 5 data from man candidates which include the characteristics of man’s language, those are: men more independent, men more giving advice, men like to give information, men more direct and men resist problem vocally. And 3 data from woman candidates which include the characteristics of woman’s language, those are: woman more intimacy, woman more seeking for support, and woman more indirect

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore