1,720,995 research outputs found

    PENDAYAGUNAAN LINGKUNGAN BAGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    No full text

    Pendayagunaan Potensi Wilayah Untuk Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Petani Pedesaan

    No full text
    The regional potential consists of natural resources, human resources, and social infrastructure. Community empowerment of the prospective region has to be a catalyst for improving the welfare of society. Rural areas are related with the geographically region, socio-cultural significan ceasagemeins haft community and agrarian economy. This study aims to analyze the potential of that's areas and increased agricultural farmer's productivity. This study uses researc hand development approach. This research location is in the village of the village of Giri Mulya Distric to Banjaran Majalengka. The validation test of amodel was conducted on the farmers group of Mekar Mulya in the village of Giri Mulya. The research instrument uses interviews, study documentation, test, and questioners. Analyses of data are using the descriptive and T-Test. The results showed that the potential of rural areas consist sofnatural resources, human resources, and target resources. The Empowerment of the potential region can increase the productivity of farmers who consist of improved knowledge and skills farming, attitude change, and production.</jats:p

    Dinamika Masyarakat Tradisional Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya

    No full text
    The dynamics of the Kampung Naga at District Tasikmalaya community is controlled by the custom. Generally, the aim of this research is to analyze the traditional dynamic community of Kampung Naga, especially to: (1) identify the  custom of Kampung Naga community; (2) identify the dynamic of the society; and (3) recommend employing society strategy. The research design is using qualitative approach with descriptive method. Researcher as human instrument with the aid of interview guide, observation guide and field note. The subject of this research consists of 5 respondents. The data validity is through triangulation, probing, peer debriefing, and members check. The data analyze through data display, data reduction, verification and conclusion. The result of the research are: (1) the custom consists of testament tradition, mandating, prohibition and consequence; (2) the society dynamic consists of technology changing, occupation, income and life facility ownership; and (3) employing strategy is recommended through adaptive innovation concerning the custom.</jats:p

    PENGEMBANGAN MODEL PROGRAM PEMBELAJARAN BERBASIS KEBUTUHAN DAN POTENSr LINGKUNGAN BAGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI : Studi Kasus Pada Kelompok Tani Mekar Mulya I Kecamatan Banjaran Majalengka

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul: Pengembangan Model Program Pembelajaran Berbasis Kebutuhan dan Potensi Lingkungan Bagi Peningkatan Produktivitas Petani (studi kasus pada Kelompok Tani Mekar Mulya I Kecamatan Banjaran Majalengka). Berdasarkan pada kesepakatan empirik dan teoretik bahwa kelompok tani merupakan kelompok belajar bagi petani. Kelompok tani sebagai satuan pendidikan luar sekolah adalah wahana kegiatan belajar bagi petani. Tetapi kegiatan belajar yang dilakukan warga kelompok tani belum menunjang bagi peningkatan produktivitas. Dengan demikian warga kelompok tani memiliki kebutuhan belajar yakni kesenjangan antara pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimilikinya dengan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan bagi peningkatan produktivitasnya. Oleh karena itu, dipandang perlu adanya program pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan dan potensi lingkungan bagi peningkatan produktivitasnya. Tujuan studi ini adalah mengembangkan suatu model program pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan dan potensi lingkungan. Landasan eksplanatif dan prediktif mengacu pada teori pembelajaran dan pendayagunaan hubungan fungsional komponen-komponen pembelajaran yang menjadi landasan pro seduminya. Metode yang digunakan adalah metode kasus, deskriptif, dan eksperimen. Sampel dan lokasi penelitian diambil secara purposif, yaitu kelompok tani Mekar Mulya I Desa Giri Mulya Kecamatan Banjaran-Majalengka. Instrumen dan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan tes, dengan analisis data dengan uji. Penelitian dilakukan melalui dua tahap, yaitu: pertama, studi pendahuluan dengan kajian teoritis dan empiris. Hasil kajian empiris adalah: (1) kebutuhan belajar untuk membudidayakan tanaman jagung pioner; dan (2) potensi lingkungan yang menunjang bagi terpenuhinya kebutuhan belajar dan diaplikasikannya hasil belajar adalah lingkungan sosial budaya dan lingkungan alam. Lingkungan sosial budaya: tradisi, kondisi demografis, sumber belajar, dan organisasi sosial, sedangkan lingkungan alam: kondisi geografis, hidrografi, dan kondisi tanah. Kemudian dirumuskan model konseptual yang divalidasi untuk mendapatkan model operasional. Tahap kedua, studi eksperimen semu untuk uji efektifitas model melaiui pola eksperimen pre test dan post test kelompok kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara petani kelompok eksperimen dengan petani kelompok kontrol dalam: (i) mendapatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dengan gain mean: 4,0714: 4.0000. dan 1.6429 serta nilai t: 9,294; 14.422; dan 3,967; dan (2) cara melakukan usaha tani dengan gain mean 7.4286 dan nilai t 15,207. Dengan demikian, maka model program pembelajaran dapat memenuhi kebutuhan belajar dan diaplikasikan oleh petani dalam melakukan usaha tani bagi peningkatan produktivitas. Terltadap hasil validasi empiris tersebut kemudian dilakukan penghalusan dan penyempurnaan model yang menghasilkan model final sebagai temuan akhir studi, yaitu: Model Program Pembelajaran Berbasis Kebutuhan dan Potensi 1 iniikungan. Model ini terdiri atas: deskripsi, asumsi dasar, komponen, prosedur, dati karakteristik mode

    PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA BIDANG PENDIDIKAN

    No full text
    corecore