1 research outputs found
Persepsi Masyarakat Pada Batik Tulis Cittaka Dhomas Di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri
ABSTRAK Yurisa. Dewi Dio. 2013. Persepsi Masyarakat Pada Batik Tulis Cittaka Dhomas Di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Nurul Hidayati S.Pd, M.Sn, (II) Agus Sunandar S.Pd, M,Sn. Kata Kunci: Persepsi, Batik Tulis, Cittaka Dhomas, Pagu, Kediri Cittaka Dhomas adalah nama label dari perusahaan batik tulis di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri . Pengrajin batik tulis Cittaka Dhomas memiliki motif yang khas dibanding yang lain karena dari segi motifnya yang memiliki seni tinggi dan mengambil dari filosofi sejarah Kerajaan Kadiri. Upaya pelestarian batik tulis Cittaka Dhomas tidak terlepas dari persepsi masyarakatnya untuk terus melestarikan batik tulis Cittaka Dhomas. Oleh karena itu penelitian tentang persepsi masyarakat pada batik tulis Cittaka Dhomas ini penting dilakukan sebagai pijakan dasar untuk melestarikan batik tulis Cittaka Dhomas. Fokus penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang bahan, warna, motif dan harga pada batik tulis Cittaka Dhomas di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri . Masyarakat yang dimaksud adalah masyarakat pengrajin batik tulis Cittaka Dhomas, Dinas terkait, dan konsumen. Persepsi pada penelitian ini diartikan sebagai proses bagaimana masyarakat Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri menafsirkan kesan-kesan sensoris mereka pada batik tulis Cittaka Dhomas melalui proses persepsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Intrumen penelitian adalah peneliti sendiri sebagai observer yang melakukan observasi mendalam pada subjek dengan berpedoman pada pedoman observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Data yang berupa catatan observasi dan transkrip wawancara dianalisis menggunakan analisis data model Miles and Huberman melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut: Pertama, Persepsi masyarakat tentang warna pada batik tulis Cittaka Dhomas adalah batik tulis Cittaka Dhomas tidak memiliki ciri khas warna tertentu karena warna yang digunakan mengikuti selera konsumen dan trend pasar. Kedua, Persepsi masyarakat pada motif batik tulis Cittaka Dhomas sinilai bagus karena motifnya diangkat melalui nilai kearifan lokal Kabupaten Kediri yang digambarkan pada beberapa batik yaitu batik Tunjung Sewu, batik Sawung Tunjung Tejayama, batik Holtikultura dan batik Padma Loksa Moksa. Ketiga, Persepsi masyarakat pada bahan batik tulis Cittaka Dhomas adalah bahan yg digunakan memiliki kualitas bagus karenar kainnya halus membuat konsumen menyukai hasil produk yang dipesan dan sesuai dengan keinginan konsumen. Keempat, Persepsi masyarakat pada harga batik tulis Cittaka Dhomas adalah kesesuaian harga batik tulis Cittaka Dhomas dengan proses pembuatan menurut masyarakat sudah sesuai karena proses pembuatan batik yang lama dan rumit sepadan dengan harganya yang mahal. ABSTRACT Yurisa. Dewi Dio.2013. The People Perception to the Hand-Drawn Batik of Cittaka Dhomas in Pagu District Kediri Regency. Mini Thesis, Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisors: (1) Nurul Hidayati S.Pd, M.Sn, (II) Agus Sunandar S.Pd, M,Sn. Keywords: Perception, Hand-Drawn Batik, Cittaka Dhomas, Pagu, Kediri Cittaka Dhomas is a label from hand-drawn batik company in Pagu District Kediri Regency. The craftsman (maker) of Cittaka Dhomas hand-drawn batik has typical motif compared to the other, because from the motif it has the high value of art and takes from historical philosophy of Kediri Kingdom. The effort to preserve hand-drawn batik of Cittaka Dhomas can’t be separated from people perception to always keep the preservation of Cittaka Dhomas hand-drawn batik. Therefore, this research about people perception to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas was important to be conducted as a basic to preserve hand-drawn batik of Cittaka Dhomas. This research focus was to know how is people perception about material, color, motif, and price of Cittaka Dhomas hand-drawn batik in Pagu District Kediri Regency. People in this case were the craftsman (maker) of Cittaka Dhomas hand-drawn batik, related Department, and consumer. Perception in this research was meant as process about how people in Pagu District Kediri Regency interpret their sensory sense to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas through perception process. This research was descriptive research with qualitative approach. The research instrument was the researcher itself as observer who conducted in-depth observation to the subject with observation reference. Data collection was conducted through direct observation, interview, and documentation. To keep data validity, it was conducted by data triangulation activity. Data of observation note and interview transcript was analyzed by using data analysis of Miles and Huberman model through many steps, data reduction, data display, and conclusion drawing. Based on data analysis result, it was obtained the research conclusion as follow: First, people perception about color to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas stated that hand-drawn batik of Cittaka Dhomas had no typical color because the used color only followed consumer taste and market trend. Second, people perception about motif to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas stated that the motif was good because it was made through local wisdom value of Kediri District which described to many batik such as Tunjung Sewu batik, Sawung Tunjung Tejayama batik, Horticulture batik, and Padma Loksa Moksa batik. Third, people perception about material to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas stated that material which used in this batik had good quality because of soft fabric which made consumer like the ordered product and it was also suitable with consumer wish. Fourth, people perception about price to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas was price suitability of Cittaka Dhomas hand-drawn with process that perceived as an appropriate process because the process to make batik needed a long time and complicated which equal with the expensive price
