1,720,994 research outputs found
ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA PELAKU UMKM TERHADAP INOVASI DAN DIGITALISASI USAHA
Tujuan peneltian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana tingkat sumber daya manusia pelaku UMKMdalam melakukan inovasi dan digitalisasi usaha mereka. Peneltian ini dilakukan di Desa KertajayaKecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian iniadalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah masyarakat pelaku usaha mikro kecil danmenengah (UMKM) yang ada di desa Kertajaya Kecamatan Jayakerta kabupaten Karawang. Teknikyang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknikanalisis data yang digunakan dari model Miles and Huberman yaitu analisis model interaktif yangdilakukan melalui 4 tahap; 1) periode pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Menampilkan data dan4) Pengambilan kesimpulan. Dari tahapan pengumpulan data tersebut didapatkan kesimpulan bahwatingkat sumber daya manusia pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Desa KertajayaKecamatan Jayakerta kabupaten Karawang masih rendah. Hal ini terlihat pada sistem kerja dan omsetpejualan yang tidak berkembang
SOSIALISASI PENTINGNYA INOVASI DAN DIGITALISASI TERHADAP UMKM MELALUI PROGRAM KERJA KKN
Salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi selain Pendidikan dan Penelitian,yang harus dilakukan oleh seorang dosen adalah Pengabdian Kepada Masyarakat. Karenakegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan kali ini bersamaan waktunyadengan kegiatan KKN Hybrid yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas BuanaPerjuangan Karawang maka penulis mengambil tema “Sosialisasi Pentingnya Inovasi danDigitalisasi Terhadap UMKM Melalui Program Kerja KKN” yang dilaksanakan di DesaKertajaya, Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang. Desa Kertajaya merupakan salah satudesa yang berada di Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat. DesaKertajaya mempunyai potensi dari segi UMKM nya, Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) adalah salah satu usaha yang sangat menopang aktivitas ekonomi apalagi dalamkondisi krisis ekonomi setelah Covid-19. Dalam menjalankan usahanya, masih banyak pelakuUMKM yang masih menjalankan secara konvensional, terutama dibidang penjualan. Merekabelum mengenal dunia digital dalam pemsarana sehingga sulit bagi mereka untukmeningkatkan omset penjualan yang mengakibatkan terbatasnya jumlah produksi padaUMKM di desa tersebut. Diharapkan dengan adanya program pengabdian masyarakat ini dapatmembantu perkembangan usaha pelaku UMKM di Desa. Metode yang digunakan dalamkegiatan KKN ini adalah metode ceramah dan tanya jawab terkait digitalisasi usaha
Meningkatkan Kemampuan Bicara Berbahasa Inggris Mahasiswa Dalam Mendeskripsikan Suatu Kegiatan Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Presentation Practice Produce (PPP)
The purpose of this study is to answer the problem of how to improve the English speaking ability of students who are not majoring in English at the University of Karawang Buana Struggle in general and in class in particular. specifically this study has a goal, namely: 1. Knowing the factors that affect students\u27 ability to speak English. 2. Knowing the effectiveness of the application of learning, presentation, practice and produce learning models in improving students\u27 speaking skills in English? 3. Knowing whether the application of the learning model of presentation, practice, produce can improve students\u27 speaking skills in describing something using English. The research method used is descriptive qualitative. The steps taken in this study; 1. Determine the sample of the population (affordable), students who are not majoring in English at the University of Karawang Buana Struggle. 2. The predetermined sample is given a pre-test of speaking ability to find out their initial ability (they are asked to tell an object based on the picture given). 3. After the pre-test results are obtained, learning is done using the presentation practice produce (PPP) method. 4. Then the test is done to see the learning outcomes using the method
STRATEGI PEMANFAATAN PLATFORM PEMBAYARAN DIGITAL KEPADA PELAKU UMKM DI DESA RENGASDENGKLOK SELATAN
Manajemen keuangan sebagai salah satu bidang manajemen fungsional yang menerapkan prinsip- prinsip keuangan dalam pengambilan keputusan investasi jangka panjang hingga pengelolaan modal kerja perusahaan dalam investasi maupun pendanaan jangka pendek
PENDAFTARAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) BERTUJUAN UNTUK LEGALITAS UMKM KAYA RASA BOJONGTUGU I
Mahasiswa dan Mahasiswi UBP yang telah mengambil minimal 100 sks diwajibkan mengikuti KKN. KKN 2023 ini bertema “Gotong Royong Membangun Desa Berkarya Dan Berdaya Menuju Tercapainya SDGs Desa”
THE ROLE OF COOPERATIVE LEARNING METHOD TOWARDS THE STUDENTS’ SPEAKING SKILL FOR THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL (CASE STUDY AT SMP SEMPU NURUL AMIN CIKARANG)
This research analyzed the role of cooperative learning method towards the students’ speaking skill for the eighth grade students. The research conducted at SMP SEMPU NURUL AMIN Cikarang. The purpose of the research is to find the role of cooperative learning method by using “Number Heads Together” teaching technique to the students’ achievements at eighth grade of Junior High School in English speaking skill. The methodology of the research is experimental method and analyzed by using comparative quantitative research. The researcher took 40 students for the sample. They are divided in two classes; each class consists of 20 students. The first class (Experimental class) was taught by using cooperative learning method while the second class (Controlled class) was taught by using conventional method. In the test, it consists of 10 questions. The researcher gave same questions for both of classes.
The gathered data were analyzed by using statistical analysis. The writer used t-test formula. Based on the result of the analysis of data, the research showed that there is role of cooperative learning method towards the students’ speaking skill. It can be seen from the result of posttest that showed the total score of experimental class was higher than the score of controlled class (178 > 138), the mean score of experimental class was higher than the mean score of controlled class (8,9 > 6,9). Then the total score of posttest of experimental class was higher than the total score of pretest (178 > 127). Besides that, the result of t – test was higher than t table (3,030 > 1,729) at the significant level of 5%. So the null hypothesis is rejected and the alternative hypothesis is accepted. It indicates that there is positive role of cooperative learning method by using “Number Heads Together” teaching technique towards the students’ speaking skill and this method can be accepted as one of good methods in learning speaking.
Key words: Learning Method, Speaking Skil
PSIKOEDUKASI PENGENALAN DAN PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL PADA REMAJA PADA SISWA KELAS 6 DI SDN KUTAGANDOK 01
Menurut World Health Organization(WHO) suatu perbuatan dapat dikategorikan sebagai kekerasan seksual jika perbuatan tersebut mengarah pada perbuatan pelecehan seksual yang dilakukan secara paksa oleh seseorang. Kekerasan seksual yang dialami oleh anak atau remaja dapat berdampak serius pada perkembangan psikologis. Korban kekerasan seksual bisa menjadi pribadi yang pemalu, lebih sering menyalahkan diri sendiri, merasa sangat cemas, merasa sangat tertekan, mengalami gangguan makan, mengalami gangguan psikosomatik, memiliki masalah dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis, mengalami trauma, serta mengalami gangguan seksual. Program ini dibuat dengan tujuan memberikan informasi dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga diri dari pelecehan dan kekerasan seksual khususnyauntuk siswa kelas 6 di SDN kutagandok 01. Dalam kegiatan ini menggunakan desain pretestposttest untuk mengevaluasi efektifitas sesi psikoedukasi pendidikan seksual. Hasil post-test menunjukkan perubahan yang signifikan. Banyak siswa yang mengangkat tangan mereka untuk menjawab pertanyaan, dan mereka tidak mengalami kesulitan dalam menjawab. Semua siswa mampu menjawab pertanyaan mengenai tubuh, privasi, dan cara melindungi diri dari perilaku tidak pantas
PEMBERIAN PSIKOEDUKASI TENTANG PELECEHAN SEKSUAL ANAK KEPADA ORANGTUA DI DESA KUTAGANDOK
Pelecehan seksual terhadap anak merupakan masalah serius yang berdampak luas pada aspek fisik, psikologis, dan sosial korban. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kutagandok diinisiasi dengan tujuan memberikan psikoedukasi kepada orangtua mengenai pencegahan pelecehan seksual anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya orangtua, agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pemberian brosur, penyuluhan langsung, serta diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orangtua tentang pentingnya melindungi anak dari bahaya pelecehan seksual. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kutagandok dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak
PSIKOEDUKASI PELATIHAN PUBLIC SPEAKING UNTUK MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA KELAS 6 SD NEGRI RENGASDENGKLOK SELATAN VI
Pendidikan merupakan usaha masyarakat dan bangsa dalam mempersiapkan generasi mudanya bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan Pendidikan merupakan usaha masyarakat dan bangsa dalam mempersiapkan generasi mudanya bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan
EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT MENABUNG PADA ANAK USIA DINI DI SDN KUTAGANDOK 1
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat menabung di kalangan anak usia dini melalui program edukasi menabung di SDN Kutagandok 1. Pentingnya pengelolaan keuangan yang baik sejak dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan Karawang melaksanakan sosialisasi pada tanggal 24 Juli 2024. Metode yang digunakan meliputi presentasi interaktif, video animasi, dan sesi tanya jawab menggunakan Wordwoll untuk memastikan pemahaman yang mendalam. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa kelas 3 mengalami peningkatan pengetahuan mengenai menabung, serta mampu menerapkan kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter anak untuk hidup hemat dan bertanggung jawab secara finansial, sehingga mereka dapat mempersiapkan masa depan yang lebih bai
- …
