1,721,322 research outputs found

    Implementasi Pendekatan Direktif, Non Direktif dan Kolaboratif dalam Supervisi Pendidikan Islam (Studi Kasus di MAN Trenggalek)

    No full text
    Supervisors always improve their competence through either self-taught or continue studies S-2 or S-3 to be more professional in carrying out their duties as superintendent of education, namely from control to help teacher or school’s Headmaster. Supervisors in terms of supervision of the teachers need to understand the teachers prototype so that it can carry out supervision with the approach of the directive, non-directive and collaborative.Supervisors must have a strong personality in performing their duties so that teachers and principals respect him

    MASALAH PELAKSANAAN PERJANJIAN BAGI HASIL MENURUT UNDNAG-UNDNAG NO. 2 TAHUN 1960 DI KABUPATEN KUDUS

    No full text
    Pendahuluan Tanah adalah salah satu faktor produksi yang penting di antara faktorfaktor produksi yang lain. Bagi petani tanah adalah alat produksi, yang merupakan tumpuan harapan di mana kelangsungan hidup petani dan keluarganya digantungkan kepadanya. Tanah merupakan sumber harta kekayaan yang amat besar dan hampir tiada habisnya. Sehubungan dengan itu pula, manusia di dalam kehidupannya tidak bisa terlepas dari masalah tanah. Hai ini karena tanah menyangkut segala segi kehidupan manusia, balk itu sebagai tempat pemukiman, sebagai tempat kegiatan dalam bidang pertanian, bidang industri dan sebagainya. Bahwa begitu pentingnya tanah sebagai faktor produksi, dapat dibuktikan dari tinggi rendahnya balas jasa (sewa, bagi basil yang sesuai dengan permintaan dan penawaran tanah itu dalam masyarakat dan daerah tertentu (Mubyarto, 1977). Selanjutnya Mubyarto (1977), mengatakan bahwa dalam suatu daerah yang penduduknya sangat padat di mana jumlah petani penyakap yang memerlukan tanah garapan jauh lebih besar daripada persediaan tanah yang ada, maka pemilik tanah dapat meminta syarat-syarat yang lebih berat bila dibandingkan dengan daerah di mana persediaan tanah garapan masih luas. Di samping adanya kemungkinan pemilik tanah akan memilih menyakapkan tanahnya kepada petani yang sanggup menawarkan bagi hasil yang lebih menarik, maka pemilik dapat pula memilih petani penyakap yang lebih rajin dan lebih menunjukkan kesungguhan dalam mengerjakan tanah. Sehingga keadaan demikian ini yang menyebabkan penyakap akan selalu berusaha untuk tidak mengecewakan pemilik tanah supaya tanahnya tidak dicabut kembali oleh pemiiikny

    Penerapan metoda resistevity dalam explorasi panas bumi di daerah ' X ' Jawa Timur

    Full text link
    A geophysical survey using resistivity method was carried out in Arjuno-Wilerang area, East Java. The purpose of this survey is to localize the distribution of conductif area in lateral and vertical directions. In this survey using two resistivity methods, two methods were applied i e : 1. Resistivity mapping was used to detect the resistivity lateral variation. 2. Resistivity sounding was used to determine the vertical variation of resistivity. From second interpretation was produced anomaly contour of conductif areas and cross section layers structure. The final of interpretation, can be interpreted that the conductif area denotes a geothermal source. The geothermal source detected in Songgoriti area on depth abaout 200 meter and this resistivity less then 10 ohm m. INTISARI Telah dilakukan penelitian geofisika metode resistivity • di Daerah Arjuno-Wilorang, Jawa Timur. Daerah ini diduga terdapat sumber panasbumi. Tujuam penelitian adalah untuk melokalisir daerah konduktif balk kearah lateral maupun kearah vertikal. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode pengukuran resistivity yaitu : 1. Metode resistivity mapping yang berguna untuk melokalisir ke arah lateral. 2. Metode resistivity sounding yang berguna untuk menentukan variasi resistivitas ke arah vertikal. Dari kedua interpretasi diatas, akan diperoleh peta daerah anomaly konduktif dan peRampang struktur perlapisan. Interpretasi akhir disimpulkan dahwa daerah konduktif tersebut merupakan daerah daerah sumber panasbumi, yang diteinukan di daerah Songgoriti pada kedalaman sekitar 200 meter dengan resistivitas lebih kecil 10 ohm m. This document is Undip Institutional Repository Collection. The author(s) or copyright owner(s) agree that UNDIP-IR may, without changing the content, translate the submission to any medium or format for the purpose of preservation. The author(s) or copyright owner(s) also agree that UNDIP-IR.may keep more than one copy of this submission for purposes of security, back-up and preservation. ( http://eprints.undip.ac.id

    PERAN RUMAH SANDI PADA MASA AGRESI MILITER BELANDA II DI KALURAHAN PURWOHARJO, SAMIGALUH, KULON PROGO, YOGYAKARTA TAHUN 1948-1949

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Sejarah sejarah rumah sandi di Kalurahan Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo. 2) Biografi dr. Roebiono Kertopati sebagai Bapak Persandian Negara Republik Indonesia. 3) Peran rumah sandi pada masa Agresi Militer Belanda II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Dalam penelitian ini terdapat dua jenis sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan yaitu trianggulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Sejarah rumah sandi di Kalurahan Purwoharjo pada awalnya merupakan rumah milik warga sipil yang bernama Mertosoetomo. Rumah tersebut dipilih karena letaknya yang strategis. 2) dr. Roebiono Kertopati lahir di Ciamis pada tanggal 11 April 1914 merupakan Bapak Persandian Negara Indonesia sebagai pelopor berdirinya badan persandian dengan nama Dinas Code. 3) Peran rumah sandi yaitu sebagai markas perang dan tempat tinggal para tentara, sebagai pos pemeriksaan ke-2 sebelum ke Banaran, sebagai tempat untuk menyusun dan pengolahan sandi, dan sebagai kantor sementara Dinas Code dari Yogyakarta menuju Kulon Progo. Kata Kunci: Peran, Rumah Sandi, Agresi Militer Belanda I

    PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK DRY CELL BEKAS TERHADAP POROSITAS DAN KEKERASAN HASIL REMELTING Al-9%Si BERBASIS LIMBAH PISTON BEKAS

    Full text link
    The purpose of this study was to (1) Studying the effect of adding the powder dry cellmarks the porosity defects result from remelting of Al-Si piston waste scrap, (2) Study theeffect of adding the powder dry cell marks of violence result from remelting of Al-Si pistonwaste scrap, (3) Study the percentage improvement in dry powder degasser cell as analternative to get the product to the remelting of Al-Si piston material defects former withminimal porosity.This study used an experimental method that uses a single independentvariable factors (variations addition of powdered dry cell) and two-factor variable (porosityand hardness). Objects in this study using the results of remelting of Al-Si piston waste exwith Si content of 9%. Data analysis techniques in this study using descriptive data analysis.Input parameters in analyzing the data include: the addition of  powdered dry cell variation(0%, 0.10%, 0.15%, 0.20%, and 0.30%), porosity test, photo macro structure, and violence.In this study, the addition of the powder has not found the percentage of used dry celloptimized to minimize porosity. The results showed that the remelting of Al-Si piston formerwaste occurs at 0.6909% porosity. Gas porosity increasing as a percentage of dry cellpowder was increased to 0.30 wt% Al. Highest porosity occurs in the addition of the formerpowder dry cell weight as much as 0.30% Al with porosity of 1.6226%. Based on thestructure of the macro picture shows a pore porosity. Gas porosity is caused by H2O gas. Inthe former there is a dry cell powder elements as much as 4.85 wt% H2O. Former cell drypowder only serves as hygroscopic moisture flux which acts as a binder impurities into slag.Visual condition of the specimen shows the addition of a former dry cell powders affect thecleanliness of the molten metal slag (slag) so that the surface becomes smooth look. Formerdry cell powder affect the increased hardness value. Hardness value increases with theaddition of powdered dry cell percentage of the weight of the former al. The increaseaveraged 6.21%. This is because the elements of C as much as 2.76% by weight in the d rycell powder

    Tinjauan Atas Kerangka Kerja Kebijakan Moneter Menuju Penerapan Inflation Targeting Overview

    No full text
    Sejak 17 Mei 1999, Bank Indonesia memasuki babak baru yang jauh berbeda dari periode sebelumnya. Babak baru tersebut ditandai dengan diterapkannya Undang-Undang (UU) No.23/1999 tentang Bank Indonesia yang mereformulasi tujuan dan tugas Bank Indonesia secara lebih jelas dan terfokus. Tujuan Bank Indonesia sesuai dengan pasal 7 UU No.23/1999 adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah. Kebijakan moneter yang digariskan dalam UU tersebut secara implisit telah menempatkan kebijakan moneter Bank Indonesia dalam suatu kerangka kebijakan moneter yang dikenal dengan inflation targeting (IT) framework

    PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH

    Full text link
    Penelitian ini brtujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe index card match efektif dalam peningkatan prestasi belajar menulis  teks eksplanasi siswa kelas  XI-PMS SMK Negeri 1 Lamongan tahun 2016/2017 ditinjau dari tingkat  : ketuntasan belajar siswa, tingkat aktivitas guru, tingkat aktivitas siswa, dan respon siswa terhadap inovasi pembelajaran .Setelah dilakukan analisa data penelitian terjadi peningkatan terhadap prosentase ketuntasan hasil belajar pada siklus 1 =72 % dan siklus 2 = 86 %, hasil pengamatan aktivitas guru siklus 1 = 84,8 dan siklus 2= 87,5 hasil pengamatan aktivitas siswa siklus 1 = 77,8 dan siklus 2= 84 ,dan respon siswa terhadap inovasi pembelajaran juga meningkat siklus 1 = 81 %  ( 29 siswa menyatakan menerima ) dan siklus 2 =90 % (32 siswa  menyatakan menerima).Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan terhadap tes hasil kemampuan menulis teks eksplanasi siswa dengan  penerapan model pembelajaran kooperatif tipe index card match efektif dalam peningkatan prestasi belajar menulis  teks eksplanasi

    KONTRIBUSI PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, SARANA PEMBELAJARAN, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI DI KECAMATAN RANDUBLATUNG KAB.BLORA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui dan menguji kontribusi persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kab. Blora, (2) untuk mengetahui dan menguji kontribusi sarana pembelajaran terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kab. Blora, (3) untuk mengetahui dan menguji kontribusi kompensasi terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kab. Blora, dan (4) Untuk mengetahui dan menguji kontribusi secara simultan persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah, sarana pembelajaran, dan kompensasi terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung, Blora. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri yang terdapat di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Populasi dalam penelitian tesis sebanyak 98 orang guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Sampel yang dipilih dalam penelitian tesis ini sebanyak 75 orang sesuai dengan tabel nomogram. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proporsional random sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah (1) variabel persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah berdampak terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, yang dibuktikan dengan nilai t hitung (2,521) dengan nilai signifikan sebesar 0,014 < 0,05 dengan demikian semakin baik kepemimpinan kepala sekolah yang ada di SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, maka semakin tinggi kinerja guru; (2) variabel sarana pembelajaran berdampak terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, yang dibuktikan dengan nilai t hitung (3,862) dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05, dengan demikian semakin baik sarana pembelajaran yang ada di SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, maka semakin tinggi kinerja guru; dan (3) variabel kompensasi berdampak terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, yang dibuktikan dengan nilai t hitung (6,875) dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05, dengan demikian semakin baik kompensasi yang ada di SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora, maka semakin tinggi kinerja guru. (4) variabel persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah, sarana pembelajaran, dan kompensasi berdampak terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora yang dibuktikan dengan besarnya nilai F hitung 70,520 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05
    corecore