1 research outputs found

    BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MTS NU KRUI PESISIR BARAT

    No full text
    ABSTRAK Budaya organisasi adalah suatu kerangka kerja yang mencakup seluruh aturan, pola nilai, prinsip, tradisi, kebiasaan yang dibentuk dan dikembangkan dalam jangka waktu yang lama dan menjadi pegangan dalam berperilaku, bersikap dan menjalankan tanggung jawabnya. Dalam penerapan budaya organisasi yang mengacu pada indikator Luthan dan Edga terdapat enam indikator budaya organisasi yaitu diantaranya Observed Behavioral Regularities, Norms, Dominant Value, Philosophy, Rules, Organization Climate. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah deskriptif kualitatif. Sumber informasi diperoleh penulis dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan inferensi. Dalam pengecekan keabsahan data, penulis menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja guru dengan menggunakan indikator Luthan dan Edgar, Norma (Norms) yang diterapkan pada MTs NU Krui Pesisir Barat, terdapat beberapa aspek, seperti; norma kesusilaan, norma kesopanan dan norma agama. Dimana didalamnya terdapat berperilaku jujur dan adil, saling menghormati antara guru dan siswa, beribadah sesuai dengan ajaran agama. Norma-norma ini akan berperan dalam peningkatan kinerja guru dan prestasi serta kepribadian siswa. Peraturan (Rules) yang diterapkan pada MTs NU Krui Pesisir Barat, terdapat tata tertib sekolah, tata tertib guru (yang telah disepakati), serta tata tertib siswa (buku kendali siswa) yang berisikan point-point pelanggaran. Pemberian reward dan punishment semakin memperjelas dan menguatkan berlakunya peraturan-peraturan di MTs NU Krui Pesisir Barat. Iklim Organisasi (Organization Climate) yang diterapkan pada MTs NU Krui Pesisir Barat dijaga melalui hubungan atau komunikasi yang harmonis dengan menggunakan Bahasa lokal dalam berkomunikasi. Selain itu juga penarapan budaya sapa salam dipagi hari oleh seluruh warga sekolah. Iklim organisasi sekolah ini membangun pengaruh, karakter, spirit, etos dan suasana batin sehingga memberi dampak terhadap perilaku anggota di MTs NU Krui Pesisir Barat. Kata Kunci : Budaya Organisasi, Kinerja Guru iii ABSTRACT Organizational culture is a framework that includes all rules, value patterns, principles, traditions, habits that are formed and developed over a long period of time and become a guideline for behavior, behavior and carrying out responsibilities. In applying organizational culture which refers to Luthan and Edga's indicators, there are six indicators of organizational culture, namely Observed Behavioral Regularities, Norms, Dominant Value, Philosophy, Rules, Organization Climate. The research method used by the author is descriptive qualitative. The author obtained the source of information from primary and secondary data. The data collection methods used by the author are interviews, observation and documentation. The data obtained was then analyzed using data reduction techniques, data presentation, data verification and inference. In checking the validity of the data, the author uses source triangulation. Based on the results of research on organizational culture in improving teacher performance using Luthan and Edgar's indicators, the Norms applied to MTs NU Krui Pesisir Barat, there are several aspects, such as; moral norms, politeness norms and religious norms. Where there is honest and fair behavior, mutual respect between teachers and students, worship in accordance with religious teachings. These norms will play a role in improving teacher performance and student achievement and personality. The rules applied at MTs NU Krui Pesisir Barat include school rules, teacher rules (which have been agreed upon), and student rules (student control book) which contain points of violation. Providing rewards and punishments further clarifies and strengthens the implementation of the regulations at MTs NU Krui Pesisir Barat. The Organizational Climate applied at MTs NU Krui Pesisir Barat is maintained through harmonious relationships or communication using local language in communication. Apart from that, the entire school community is also practicing greetings and greetings in the morning. The organizational climate of this school builds influence, character, spirit, ethos and inner atmosphere so that it has an impact on the behavior of members at MTs NU Krui Pesisir Barat. Keywords: Organizational Culture, Teacher Performanc
    corecore