1,669 research outputs found
Lada. Produksi 2 ton/ha
Saat ini, lada bukan sekadar bumbu dalam aneka makanan. Sang raja rempah-rempah ini juga sudah dimanfaatkan dalam industri pafum dan wewangian kaena aroma harumnya yang khas. Prospek budi daya lada masih terbilang bagus untuk diusahaka. Salah satu tekniknya adalah dengan melakukan pemangkasan secara teratur. Nah, ingin tahu bagaimana caranya?. Semuanya diulas tuntas dalam buku ini. Tak hanya sekadar untuk meningkatkan produksi, buku ini juga dilengkapi dengan tips agar produk bermutu tinggi.140 hal.: ilus.; 23 c
LADA
Saat ini, lada bukan hanya bumbu dalam aneka makanan. sang raja rempah-rempah ini juga sudah di manfaatkan dalam industri parfum dan wangi-wangian karena aroma harumnya yang khas.. Tak heran, bila lada kian meningkat setiap tahun. harganya pun terbilang relatif stabil dan tinggi dengan kata lain, prospek budidaya lada masih terbilang bagus untuk diusahakan. Berdasarkan karakteristiknya, tanaman lada di bedakan 2 macam yaitu lada panjat dan lada perdu, Keduanya telah sejak lama di budidayakan di Indonesia, baik secara monokultur dan polikultur. Bahkan sedikit yang menanamnya dalam Pot.iv + 140 hlm;ilus.;23 c
Increased spontaneous CCL2 (MCP-1) and CCL5 (RANTES) secretion in vitro in LADA compared to type 1 diabetes and type 2 diabetes: Action LADA 14.
AIMS: Immune-mediated type 1 diabetes (T1D) in adulthood and latent autoimmune diabetes in adults (LADA) share similar pathological mechanisms but differ clinically in disease progression. The aim of this study was to acquire insights into spontaneous and stimulated chemokine secretion of immune cells in different diabetes types. MATERIALS AND METHODS: We investigated in vitro spontaneous, mitogen (PI) and antigen (HSP60, p277, pGAD, pIA2) stimulated chemokine secretion of leucocytes from patients with T1D (n=32), LADA (n=22), type 2 diabetes (T2D) (n=49), and glucose-tolerant individuals (n=13). Chemokine concentration in supernatants was measured for CCL2 (MCP-1), CXCL10 (IP10) and CCL5 (RANTES) using a multiplex bead array assay. RESULTS: Spontaneous secretion of CCL2 and CCL5 were higher in LADA compared to T1D and T2D (all p<0.05) while CXCL10 was similar in the groups. Mitogen stimulated secretion of CCL2 in LADA was lower compared to T1D and T2D (all p<0.05) while CXCL10 and CCL5 were similar in all groups. Upon stimulation with pIA2 the secretion of CCL2 in LADA was lower compared to T2D (p<0.05). Spontaneous CXCL10 secretion in LADA was positively associated with BMI (r2 =0.35; p=0.0035) and C-peptide (r2 =0.30; p=0.009). CONCLUSIONS: In conclusion, chemokine secretion is altered between different diabetes types. Increased spontaneous secretion of CCL2 and CCL5 and decreased secretion of CCL2, upon stimulation with PI and pIA2, in LADA compared to T1D and T2D could reflect altered immune responsiveness in LADA patients in association with their slower clinical progression compared to insulin dependence. This article is protected by copyright. All rights reserved
Letter Written by Mr. and Mrs. Frank Lada to the Bryant College Service Club Dated January 21, 1943
[Transcription begins]
125 Cross Street Central Falls, R.I. January 21, 1943
To whom it may Concern:
In reply to your letter of January 19, I am letting you know as to the whereabouts of our son, Lieut. Michael Lada.
Whether he received your package, we do not know as at the present time he is “somewhere in Africa” and we haven’t heard much from him. The address which you used was that of his station up to November 10, 1942, on which date he received his wing and commission and was sent to St. Joseph, Missouri, where on November 27 he was transferred to Morrison Field, Florida. On December 2, 1942 he left the States as a member of the Foreign Ferry Command. We will not be able to know whether he received your package until the middle of March, as in his last letter he told us not to expect any mail until then as he was going on a special mission.
We appreciate all you’re doing for him and are very thankful to the Service Club.
Yours truly,
Mr. + Mrs. Frank Lada
His present address is:
Lieut. Michael Lada Air Transport Command A.P.O. # 625 c/o Postmaster Miami, Florida [Transcription ends
Modifikasi rak mesin pengering lada
Mesin pengering lada dirancang dengan tujuan memenuhi fungsi mengeringkan lada basah hasil perendaman menjadi lada kering siap jual. Latar belakang perancangan mesin pengering lada ialah petani sering mengalami kesulitan dalam mengeringkan lada hasil panenannya terutama pada musim penghujan. Metode rasional dipilih untuk mendapatkan rancangan mesin pengering lada. Verein Deutscher Ingeneure (VDI 2225) digunakan untuk pemilihan alternatif rencana alat, bahan dan konstruksi. Software Pro engineering digunakan sebagai tool untuk menghasilkan desain perancangan 3D dan analisa kekuatan rangka mesin. Sistem kontrol kecepatan pergerakan pada rak lada dapat diatur menggunakan speed control. Cara kerja mesin pengering lada diawali dengan memasukan lada basah ke dalam rak mesin melalui pintu masuk di bagian depan mesin. Lalu menutup rapat pintu masuk material dengan mengaitkan pengancing snaplock agar udara panas yang dihasilkan heater tidak bocor dan proses pengeringan menjadi efektif. Tahap selanjutnya operator menghidupkan mesin motor listrik yang terhubung dengan speed control agar dapat mengatur kecepatan rak bergerak maju mundur untuk proses pembalikan lada selama proses pengeringan. Hasil akhir penelitian ini berupa rancangan desain 3D mesin pengering lada beserta hasil rancangan berupa mesin, analisis kekuatan rangka, perancangan sistem kontrol, kadar air dan kadar minyak atsiri yang terdapat pada lada. Dalam merancang dan mendesain alat, alat pengering lada dapat bekerja dengan baik sesuai dengan hasil analisis dan rancangan pergerakan mesin. Pada saat pengujian, mesin pengering telah dilakukan kalibrasi suhu dengan suhu 40°C dan dilakukannya pengujian sebanyak 3 kali. Pada pengujian pertama rata-rata kadar air 11,82% dan kadar minyak atsiri rata-rata
2,08%. Pada pengujian kedua rata-rata kadar air 11,90% dan kadar minyak atsiri rata-rata 2,27%. Pada pengujian ketiga rata-rata kadar air 11,65% dan rata-rata kadar minyak atsiri 2,08%. Dari hasil pengujian alat pengering lada dinyatakan berhasil dalam proses pengeringan karena dalam standar SNI kadar air yang maksimal <13% (SNI, 1995-2013) dan kadar minyak atsiri (±2-3%) pada mutu lada I (Hidayat et al., 2002), hasil penelitian menunjukan lada yang dihasilkan masuk dalam kategori mutu lada I
2MASS wide field extinction maps. II. The Ophiuchus and the Lupus cloud complexes
We present an extinction map of a similar to 1700 deg sq region that encloses the Ophiuchus, the Lupus, and the Pipe dark complexes using 42 million stars from the Two Micron All Sky Survey (2MASS) point source catalog. The use of a robust and optimal near-infrared method to map dust column density (nicer, described in Lombardi & Alves 2001, A&A, 377, 1023) allow us to detect extinction as low as A(K) = 0.05 mag with a 2-sigma significance, and still to have a resolution of 3 arcmin on our map. We also present a novel, statistically sound method to characterize the small-scale inhomogeneities in molecular clouds. Finally, we investigate the cloud structure function, and show that significant deviations from the results predicted by turbulent models are observed
- …
