2 research outputs found
Analysis the Changes Opinion on Qualified be Disclaimer Opinion to the Financial Statements Local Government (Case Study: Government of Palopo city)
The purpose of the research was to analyze, why the changes Opinion report of examination by the Supreme Audit Board on Qualified Opinion be Disclaimer opinion to the Financial Statements of the Local Government Palopo city, fiscal year 2013 , using a qualitative analysis approach to interactive model (collection of data – reduction data -display and conclusion Verifying ). In the phase Display of data, through analysis of Patterns of relationship between the findings of the report examination and interviews with stakeholders, obtained, information that the Competence of Human Resources (HR) and the Internal Control System has a strong interactive relationship and the direction. In analysis conclusion and verification showed that aspects of human resources (HR) is the most influential of the changes Opinion report examination Supreme Audit Board, is an aspect of behavior (Ethics). Thus the conclusion of the study; Behavior (ethics) dishonest is a major factor Changes opinion report Supreme Audit Board of Qualified opinion be Disclaimer opinion As the application of this research in the future, it is recommended to formulation of the action plan to the Unqualified Opinion. Through Team Supervise and monitoring implementation of action plan for improvement of Internal Control System and completion finding Auditor, as well improving the competence of personal financial management, on education through training administration and Regional Financial Accounting
KELEMBAGAAN PENYULUHAN PERTANIAN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN KAKAO DI KABUPATEN LUWU
Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah ditemukannya informasi ilmiah agar terwujudnya suatu kelembagaan penyuluhan yang professional dalam membantu petani meningkatkan pengetahuan tentang usahataninya sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan sehingga terwujud petani yang sejahtera baik dalam aspek ekonomi maupun non ekonomi. Kelembagaan penyuluhan yang professional adalah penyuluhan yang melayani dan “menolong orang-orang agar dapat menolong dirinya sendiri (termasuk keluarga dan masyarakatnya) melalui suatu upaya pendidikan” yang demokratis dan berwawasan pengembangan kemandirian petani (humanistik). Target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: diketahuinya faktor-faktor yang memengaruhi kinerja penyuluh pertanian kakao yang berkaitan dengan kelembagaan penyuluhan dalam peningkatan produktivitas kakao di Kota Palopo. Unit analisis penelitian adalah penyuluh pertanian yang populasinya adalah 133 penyuluh pertanian, dengan jumlah sampel sebesar 47 penyuluh pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan menjadikan angket sebagai bahan utama mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan Regresi Berganda dengan program SPSS 21.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penempatan dan pengembangan staf (SDM) berpengaruh -0,163 terhadap kinerja penyuluh, pengembangan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) 0,300, pengelolaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) -0,051, sumberdaya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) 0,196, Adaptasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) 0,573 terhadap kinerja penyuluh pertanian kakao. Pengaruh keseluruhan variabel (koefisien Determinasi) terhadap kinerja penyuluh pertanian kakao sebesar 71,0 % sedangkan sisanya sebesar 28,0 % dipengaruhi faktor lain. Simpulan penelitian ini adalah pengembangan Balai Penyuluhan Pertanian dan adaptasi Balai Penyuluhan Pertanian secara statistik berpengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian sedangkan penempatan dan pengembangan staf (SDM), pengelolaan Balai Penyuluhan Pertanian, dan sumberdaya Balai Penyuluhan Pertanian secara statistik tidak berpengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian, karena itu disarankan kepada stakeholder penyuluhan pertanian kakao untuk memperhatikan faktor kelembagaan penyuluhan untuk menunjang keberhasilan produksi kakao terutama pada aspek pengembangan Balai Penyuluhan Pertanian dan Adaptasi Balai Penyuluhan Pertanian.
Kata Kunci: Kelembagaan, Kinerja, Penyuluh Pertanian
