1 research outputs found

    Keterlaksanaan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Mata Pelajaran IPA Kelas 7 di SMP Negeri 3 Ngrambe

    Get PDF
    Abstract: The guided inquiry learning model is one of the effective learning models in improving student learning outcomes, including in increasing student learning motivation, because students have high participation in the learning process. This study aims to find out how teacher activities, student activities and learning outcomes of grade 7 students at SMP Negeri 3 Ngrambe in 2021/2022 apply the guided inquiry learning model in science subjects. The research method used is descriptive qualitative which consists of several stages of collecting research journals on inquiry learning that have been published in advance (planning), giving questionnaires to students and interviewing teachers (implementation), observation (observation), and finally analyzing the results. findings (reflection). The sample of this study was 27 students in grade 7B at SMP Negeri 3 Ngrambe. The data obtained from teacher observations and student questionnaires were analyzed in the form of percentages, then described descriptively. Based on the results obtained, it can be concluded that the application of the inquiry learning model has not been implemented properly because many factors inhibiting the learning process have not been resolved. The researcher suggests that teachers and schools as facilitators need to develop their abilities so that the inquiry learning model can be implemented as early as possible so that students gain meaningful learning experiences so that they can improve student learning outcomes both cognitive, affective, and psychomotor.Abstrak:. Model pembelajaran inkuiri terbimbung menjadi salah satu model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, termasuk dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, karena siswa memiliki partisipasi yang tinggi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas guru,aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas 7 di SMP Negeri 3 Ngrambe pada tahun 2021/2022 dalam menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang terdiri dari beberapa tahap mengumpulkan jurnal-jurnal penelitian tentang pembelajaran inkuiri yang sudah diterbitkan lebih dahulu (perencanaan), memberi lembar angket kepada siswa dan mewancarai guru (pelaksanaan),observasi (pengamatan),dan terakhir menganalisis hasil temuan (refleksi). Sempel dari penelitian ini berjumlaah 27 siswa kelas 7B di SMP Negeri 3 Ngrambe. Data hasil  yang telah didapatkan dari hasil observasi guru dan angket siswa dianalisis dalam bentuk persentase ,kemudian dijabarkan secara deskriptif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri masih belum terlaksana dengan baik karena banyak factor penghambat proses pembelajaran yang belum bisa terselesaikan. Saran peneliti  guru bersama sekolah sebagai fasilitator, perlu mengembangkan kemampuanya agar model pembelajaran inkuiri dapat terlaksanakan sedini mungkin agar siswa memperoleh pengalaman belajar bermakna sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik kognitif, afektif, dan psikomotori
    corecore