1 research outputs found

    Pelatihan Pertanian Organik pada Lahan Pekarangan dan Pengaplikasian Biopori sebagai Upaya Ketahanan Pangan di Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar

    No full text
    Agriculture plays an important role in maintaining and improving food security. Population  growth has consequences for increasing food needs. The problem of national food security is a  problem that must be solved together. Solving this problem requires the active role of the community, especially farmer groups through optimization of home yard land. The issues in the community are related to the concept of utilizing yard land, namely the lack of information and preparation of planting media, manure, and utilization of waste and materials in the surrounding environment. Therefore, these problems need to be resolved through community service activities related to optimizing yard utilization and applying bio pores. The methods used in the activities are lectures, reflections, and direct practice. The results show that the typical level of member information before the meeting increased from 26.7% to 96.7% after the socialization of yard land utilization was conducted. In addition, farmers' knowledge regarding the use and application of biopores before the meeting also increased by 10% to 93.3% after the socialization was carried out. Based on the results of the activities that have been carried out, this community service activity can increase the knowledge and skills of farmer group members about the importance of utilizing yard land through the application of organic vegetable cultivation accompanied by the application of bio pores for the utilization of organic waste.Pertanian memiliki peranan yang penting dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan. Pertambahan jumlah penduduk memiliki konsekuensi akan peningkatan kebutuhan pangan. Isu ketahanan pangan nasional menjadi masalah yang harus diselesaikan bersama. Penyelesaian masalah ini membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya kelompok tani melalui optimalisasi lahan pekarangan rumah. Permasalahan yang ada di masyarakat berkenaan dengan konsep pemanfaatan lahan pekarangan, yaitu minimnya informasi dan penyiapan media tanam, pupuk kandang, serta pemanfaatan limbah dan material di sekitar lingkungan. Oleh karena itu, permasalahan tersebut perlu diatasi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan pengaplikasian biopori. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah ceramah, demonstrasi dan praktik secara langsung. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat tipikal informasi anggota sebelum pertemuan meningkat 26,7% menjadi 96,7% setelah dilakukannya sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan. Selain itu, pengetahuan petani terkait pemanfaatan dan pengaplikasian biopori sebelum pertemuan juga meningkat 10% menjadi 93,3% setelah dilakukannya sosialisasi. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta keterampilan anggota kelompok tani tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan budidaya sayuran organik disertai pengaplikasian biopori untuk pemanfaatan limbah organik
    corecore