1,720,973 research outputs found
SISTEM PAKAR DIAGNOSA DINI DEFISIENSI VITAMIN DAN MINERAL
Mineral dan vitamin berperan penting bagi tubuh manusia. Vitamin berguna untuk proses pertumbuhan, pengaturan, dan perbaikan fungsi tubuh sedangkan mineral berperan dalam beberapa tahap reaksi metabolisme energi, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh. Pentingnya peran vitamin dan mineral mengakibatkan perlunya dijaga kadar vitamin dan mineral didalam tubuh. Banyak yang tidak mengetahui bahwa gejala yang dirasakan pada tubuh merupakan akibat dari defisiensi suatu vitamin atau mineral tertentu sehingga seringkali terlambat untuk diketahui dan mengakibatkan perlunya kunjungan ke dokter. Defisiensi terhadap vitamin dan mineral dapat diketahui secara lebih dini dengan menggunakan bidang ilmu kecerdasan buatan melalui sistem pakar. Sistem pakar defisiensi vitamin dan mineral ini terdiri dari 11 vitamin dan 6 mineral. Dari akuisisi pengetahuan oleh seorang pakar, ditemukan 46 gejala dan menghasilkan 35 aturan (rule) yang direpresentasikan menggunakan tabel keputusan. Metode penelusuran defisiensi menggunakan forward chaining sedangkan untuk menangani ketidakpastian yang muncul digunakan metode certainty factor dari aplikasi Mycin. Untuk memudahkan pengguna, maka sistem dibuat dengan menggunakan teknologi mobile. Berdasarkan pengujian yang dilakukan kepada pakar dapat dibuktikan bahwa sistem pakar yang dibangun mampu mendiagnosa defisiensi vitamin dan mineral dengan nilai akurasi kebenaran sebesar 100%. Dengan diketahuinya defisiensi yang terjadi maka penanganan dan pencegahan dapat dilakukan secara lebih dini</em
SISTEM PENALARAN BERBASIS ATURAN DAN KASUS UNTUK DIAGNOSA GANGGUAN KEJIWAAN PSIKOSIS
Research on mental illness \"The Global Burden of Disease\" conducted by Murray (1996) in collaboration with WHO and the World Bank predicts that mental illnesses will occupy the second position after cardiovascular disease in 2020. One of the mental illness is a disease Psychosis. This resulted in a computer system that utilizes artificial intelligence methods to help professionals working in the field of psychiatric medicine becomes indispensable. This study uses a rule-based reasoning (RBR) to conduct an assessment consisting of psychosis Schizophrenia disorders, settled delusional disorders and acute transient psychotic disorders with Certainty Factor (CF) method to handle uncertanty and the use of case-based reasoning (CBR) for diagnosing types of Schizophrenia disorders. The process of diagnosis is done by entering the patients symptoms by paramedics. If the patient has a Schizophrenia disorder, then use CBR to diagnose kinds of Schizophrenia. Each Schizophrenia new case will be calculated using a rate of similarity Weighted Nearest Neighbor method. Results of tests performed by experts have shown that the system is able to diagnose correctly, while the tests results using medical records show that the system is able to correctly identify the kind of Skizofrenia with criteria similarity at 80% (0,8-1) and 20% (0,6-0,79)
Application of Batu Belah Batu Bertangkup Folklore In Riau Province With Augmented Reality
- …
