13 research outputs found
EFEKTIVITAS GAME ANDROID BAHASA INDONESIA (GABI )TERHADAP PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PEKALONGAN
The aims of this study are to determine differences in mastery effective sentence studentswho are taught using GABI of students using conventional media and the effectiveness of GABI.This study used a quasi-experimental research methods pretest-posttest control group design.Determination of the sample using cluster random sampling (random sample based cluster) todetermine the class. Based on the results of the lottery accounting program as control class andnursery program as a experiment class. The validity of the instrument in the form of constructvalidity. Reliability of the instrument is calculated by reliability rating technique.The test resultsshowed that the prerequisite analysis and posttest-pretest scores were normally distributed andhomogeneous. Based on t-test analysis of data mastery effective sentence posttest control group andthe experimental group, obtained t count of 3.17, p equal to 0.002 (p <0.05). These results suggestthat there are significant differences between students using GABI and students who receivedlearning by conventional media in Unikal. Based on the results of t-test and an increase in the meanscores of control and experimental groups, obtained by t count 4.40, p equal to 0.000 (p <0.05), anincrease in the control group mean score of 0.81 while the experimental group mean score increasesby 4, 03. Based on the difference in mean score increase in the experimental group were higher thanthe control group, indicating that GABI more effective than power point as conventional media
ANALISIS KEBUTUHAN GABI (GAME ANDROID BAHASA INDONESIA) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MKU BAHASA INDONESIA
MKU Bahasa Indonesia has been less desirable so it needs an update in the form of android game containing the content of the Indonesian Constitutional Court. GABI requirement analysis was obtained based on questionnaire and FGD result, FGD was conducted with Lecturer of PBSI which was able to MKU Bahasa Indonesia in Unikal. Meanwhile, the questionnaire was distributed to students of Faculty of Economics, Faculty of Health Sciences, and Faculty of Teacher Training and Education. The results of this research needs analysis 1) MKU learning during this less desirable by the students so that the required learning media is aktraktif, 2) MKU no university developing game loaded material MKU Bahasa Indonesia, 3) GABI development based on MKUmanual of Dikti.Keywords: android, Indonesian, games
THE USE OF DIRECT GUIDANCE METHODS IN IMPROVING BIOGRAPHY WRITING SKILLS IN CLASS X
Learning to write biographical texts for class X students of SMA Negeri 1 Wiradesa has not been well realized because students' interest in writing is lacking, so a method that is not boring is needed. In an effort to improve the skills of writing biographical texts for class X students of SMA Negeri 1 Wiradesa, the direct guidance method was used. This research was conducted through two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The results of this study indicate a process of learning and improvement. This can be seen from the pre-cycle homogeneity value of 72.94, the first cycle of 87.22 and the average value of the second cycle of 90.77. Behavior changes have also changed for the better.Pembelajaran menulis teks biografi kelas X SMA Negeri 1 Wiradesa belum terlaksana dengan baik karena siswa tidak terlalu berminat dalam menulis sehingga membutuhkan metode yang tidak membosankan. Untuk meningkatkan keterampilan menulis teks biografi siswa kelas X SMA Negeri 1 Wiradesa digunakan metode bimbingan langsung. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya proses pembelajaran dan perbaikan. Hal ini terlihat pada nilai pra siklus sebesar 72,94, rata-rata siklus I sebesar 87,22 dan siklus II sebesar 90,77. Perubahan perilaku juga berubah menjadi lebih baik.
Kata kunci: menulis; teks biografi; dan metode bimbingan langsun
KAIDAH MORFOLOGI PADA SOAL UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMA TAHUN 2019
Penelitian yang di lakukan ini membahas tentang kaidah yang harus dijadikan patokan dalam penyusunan soal ujian nasional. Hal ini sangat menarik untuk di kaji karena riset tentang kesalahan berbahasa aspek morfologi pada soal Ujian Nasional sangat minim, karena penelitian terdahulu masih banyak yang meneliti pada media cetak maupun online saja. Berdasarkan hal tersebut maka, pembahasan yang berkaitan dengan kaidah morfologi pada soal ujian nasional harus di teliti dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) bagaimana kaidah morfologi pada soal ujian nasional SMA tahun 2019 dan (2) bagaimana formula penyusunan ujian nasional yang sesuai dengan kaidah morfologi. Mengacu pada perumusan masalah maka tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kaidah morfologi pada soal ujian nasional Bahasa Indonesia SMA. Kemudian hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pentingnya sensitivitas atau kepekaan terhadap kualitas atau mutu pendidikan terutama pada proses dan pelaksanaan Ujian Nasional. Dengan demikian penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Ujian Nasional baik pemerintah, pengawas, tim penyusun soal, guru, dan sebagainya.Keywords: kesalahan berbahasa, soal, ujian, berbahas
PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA MGMP KABUPATEN PEKALONGAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL
Pelatihan penggunaan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Pekalongan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital para guru. Kegiatan ini menggunakan pendekatan participatory action learning yang melibatkan guru secara aktif dalam proses pembelajaran dan praktik penggunaan berbagai tools berbasis AI. Metode pelatihan mencakup sesi teori, demonstrasi aplikasi, workshop praktik baik, serta diskusi dan refleksi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep AI sebesar 45% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Guru-guru berhasil mengembangkan media pembelajaran inovatif menggunakan aplikasi seperti ChatGPT, Canva AI, dan Quizizz. Selain itu, pelatihan ini mendorong terbentuknya komunitas belajar daring untuk mendukung implementasi berkelanjutan. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur di beberapa sekolah, namun diatasi dengan kreativitas dan komitmen para guru untuk mengoptimalkan teknologi yang tersedia. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital dan mendorong inovasi pembelajaran di lingkungan MGMP Kabupaten Pekalongan
PELATIHAN METODE FLIPPED CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA DI SMP AL BAYAN WIRADESA
SMP Islam Al Bayan Wiradesa merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) pada pertengahan tahun 2021 ini meskipun di tengah masa pandemic. Meskipun demikian, PTM yang terlaksana pun tidak optimal mengingat sekolah harus senantiasa tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan aturan tersebut, waktu belajar di sekolah lebih sedikit sehingga banyak materi pelajaran yang tidak dapat disampaikan oleh guru. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru untuk mengefisienkan waktu adalah metode flipped classroom. Metode ini dapat digunakan pada pembelajaran daring ataupun luring dan telah terbukti dapat meningkatkan tingkat partisipasi siswa pada pembelajaran di kelas. Untuk itu kegiatan PKM ini akan bertujuan memberikan iptek kepada guru-guru SMP Islam Al Bayan agar dapat menerapkan metode flipped classroom dalam pembelajaran di kelas, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode flipped classroom dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu belajar di era new normal
REPRESENTASI BUDAYA BATIK DALAM FILM SEKAR KARYA KAMILA ANDINI SERTA IMPLIKASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BIPA
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan identifikasi representasi budaya batik dalam film “Sekar”. Budaya yang ada pada film akan dianalisis alat dan bahan, proses pembuatan, dan motif batiknya. Hasil dari analisis tersebut akan diimplikasikan sebagai alternatif bahan ajar BIPA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitiannya adalah film “Sekar” karya Kamila Andini berdurasi 7 menit 51 detik. Sumber data penelitian ini berupa scene dan dialog pada film. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik content analysis. Berdasarkan hasil dan pembahasan, ditemukan bahwa representasi budaya batik dalam film “Sekar” yakni, a) alat dan bahan membatik meliputi canting, kain mori, gawangan, dan lilin/malam, b) Pembuatan batik dalam film tersebut meliputi: nyanting, mopok, nyolet, nyelup, nglorod, dan njemur, dan c) motif-motif batik, seperti motif parang, sekar jagad, dan kawung. Materi ajar ini dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar BIPA atau sebagai pengayaan
PREPOSISI DALAM ARTIKEL OPINI HARIAN KOMPAS EDISI DESEMBER 2018 SAMPAI DENGAN JANUARI 2019 DAN IMPLIKASINYA DENGAN PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF DI SMP KELAS VIII
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan preposisi dalam artikel opini harian Kompas edisi Desember 2018 s.d. Januari 2019 dan implikasi hasil analisis dengan pembelajaran menulis paragraf di SMP kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif-kualitatif. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua jenis proses preposisi yaitu: preposisi tunggal dan preposisi gabungan. Preposisi tunggal terdiri dari preposisi tunggal berupa kata dasar dan preposisi tunggal berupa kata berafiks, serta ditemukan preposisi gabungan yang terdiri dari preposisi gabungan yang berdampingan dan preposisi gabungan yang berkorelasi. Keterkaitan hasil analisis dengan pembelajaran di sekolah mengenai materi penggunaan kata depan dapat diterapkan di SMP kelas VIII melalui pembelajaran menulis paragraf. Dari kegiatan menulis paragraf peserta didik diharapkan dapat mengidentifikasi preposisi dengan benar dan sesuai dengan kaidah kebahasaan. Pemahaman tentang proses preposisi dapat bermanfaat sebagai alternatif bahan ajar atau referensi pembelajaran dan artikel opini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran di SMP kelas VIII.Kata kunci: artikel opini, menulis paragraf, preposis
PELATIHAN METODE FLIPPED CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN BAHASA INDONESIA DI SMP AL BAYAN WIRADESA
SMP Islam Al Bayan Wiradesa merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) pada pertengahan tahun 2021 ini meskipun di tengah masa pandemic. Meskipun demikian, PTM yang terlaksana pun tidak optimal mengingat sekolah harus senantiasa tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan aturan tersebut, waktu belajar di sekolah lebih sedikit sehingga banyak materi pelajaran yang tidak dapat disampaikan oleh guru. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru untuk mengefisienkan waktu adalah metode flipped classroom. Metode ini dapat digunakan pada pembelajaran daring ataupun luring dan telah terbukti dapat meningkatkan tingkat partisipasi siswa pada pembelajaran di kelas. Untuk itu kegiatan PKM ini akan bertujuan memberikan iptek kepada guru-guru SMP Islam Al Bayan agar dapat menerapkan metode flipped classroom dalam pembelajaran di kelas, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode flipped classroom dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu belajar di era new normal
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF DI SD NEGERI 01 PURWOREJO KECAMATAN SRAGI
Media pembelajaran merupakan bagian yang penting dalam proses pembelajaran. . Penggunaan media pembelajaran yang tepat diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi siswa dalam belajar. Dengan adanya media pembelajaran, dapat membantu peserta didik agar lebih mudah memahami suatu materi. Tujuan kegiatan PkM adalah memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk guru-guru di SD Negeri 01 Purworejo yang beralamat di Jalan Desa Purworejo Rt 01 Rw 05 Dusun Ketileng, Kabupaten Pekalongan. Tahapan pengabdian terbagi menjadi tiga yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang diberikan selama pelatihan yaitu pemaparan materi dan praktik langsung pembuatan media pembelajaran. Peserta pelatihan ialah seluruh guru SD Negeri 01 Purworejo berjumlah 12 guru. Selama pelatihan, peserta sangat bersemangat dan antusias. Dari hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM berjalan dengan lancar dan menghasilkan peningkatan kompetensi guru SD Negeri 01 Purworejo, Kecamatan Sragi khususunya dalam pembuatan media pembelajaran yang efektif, kreatif, dan menarik
