1,720,971 research outputs found
Supplemental materials for preprint: PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI EKSTRAKURIKULER KEISLAMAN
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI EKSTRAKURIKULER KEISLAMAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan ekstrakurikuler dakwah dalam penguatan karakter di MA NU Mu’alimat Kudus. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai turunnya moral remaja yang ada di Indonesia dikarenakan pendidikan yang ada di Indonesia lebih menekankan pada aspek kognitif saja dibandingkan dengan aspek afektif dan psikomotorik. Dimana seharusnya pendidikan yang ada, dapat menjadikan remaja sebagai insan yang kamil yang berakhlakul karimah sesuai dengan tujuan umum pendidikan yang ada di Indonesia. Selain itu, pendidikan karakter dalam penerapannya kurang maksimal. Oleh karena itu diterapkan pendidikan karakter dalam kegiatan ektrakurikuler. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) penerapan pendidikan karakter sejatinya sudah ada dalam kegiatan ekstrakurikuler, hal ini dapat dilihat dengan ketaatan siswa dalam beribadah dan moral yang ditampilkan siswa, (2) Selain penguatan karakter religius, ekstra- kurikuler dakwah juga menginter- nalisasikan karakter percaya diri, kerjasama dan tanggung jawab
Pendidikan Spiritual (Analisis Pemikiran Mohammed Arkoun)
Mohammed Arkoun merupakan tokoh pembaharu Islam yang bersifat
reformis. Arkoun termasuk pemikir kritis. Bahkan mengajak para sarjana untuk
mengkritisi Islam terutama Islam yang dipraktikkan pada masa klasik. Pemikiran
Arkoun terkesan tidak memberi ruang terhadap pengembangan spiritual. Tulisan
ini ingin menunjukkan bahwa Arkoun juga mementingkan spiritualitas dalam
menggagas pengembangan ilmu pengetahuan. Arkoun menggagas Rethinking
Islam dengan pendekatan historis kritis. Rethinking Islam dilakukan dengan cara
dekonstruksi masa lalu yang dilanjutkan dengan menggunakan pendekatan ilmu-
ilmu sosial seperti sejarah, sosiologi, lingustik dan antropologi. Dengan berbagai
pendekatan tersebut diharapkan Islam semakin kaya dan dapat menyentuh
seluruh aspek baik spiritual maupun intelektual. Pendidikan spiritual yang dapat
dianalisis dari pemikiran Mohammed Arkoun meliputi: (1) Tujuan Pendidikan
Islam harus meliputi aspek ilahiah, fisik dan intelektual, kebebasan, mental,
akhlak, professional dan berkarya dalam mewujudkan manusia yang berbudaya
dan berperadaban, dan kalau perlu membentuk atau mempengaruhi kebudayaan
dan peradaban, dinamis dan kreatif dan kehidupannya; (2) Pendidikan Islam
yang ingin menanamkan spiritulaitas harus dilaksanakan secara kontinu; (3)
Pendidikan Islam harus menanamkan nilai Ilahiyah dan kebebasan yang bersifat
humanis
Supplemental materials for preprint: PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI EKSTRAKURIKULER KEISLAMAN
Supplemental materials for preprint: PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI EKSTRAKURIKULER KEISLAMAN
Pembentukan karakter remaja melalui pembinaan remaja islam masjid al-cholid singocandi kudus
Karakter adalah sifat-sifat kewajiban, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain, tabiat, watak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: bagaimana proses pembentukan karakter melalui pembinaan Remaja Islam Masjid (RISMA) Aththahirin Dusun Bandar Setia Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Suoh Lampung Barat dan untuk mendeskripsikan apa saja yang menjadi kendala Pembentukan Karakter Melalui Pembinaan Remaja Islam Masjid (RISMA) Aththahirin Dusun Bandar Setia Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Suoh Lampung Barat
TRADISI FIDA' DI MASYARAKAT JAWA DALAM PERSPEKTIF HADIS
AbstractToday’s Javanese society, especially in the socio-religious field, is experiencing quite rapid development. One of the characteristics is that there are several new traditions which are more dominant about Islam. Therefore, the level of curiosity of the Javanese people towards the religious sciences is also increasing. The various traditions that exist among the Javanese are closer to the hearts of the whole community because they are in accordance with the cultural understanding that has existed since ancient times namely the respect / glory to the events of birth, marriage, and death. One tradition that developed in Javanese society is the fida 'tradition. Fida Tradition 'is a tradition which contains a dzikir event together to atone for the sins of people who have died by reciting surah al-ikhlas 100,000 times or tahlil 70,000 times. This situation, raises the writer's curiosity that the fida 'tradition in Javanese society that connects dhohir and ghoib is a part of scientific effort. This research belongs to the category of field research and literature research, where the writer conducts interviews with the kyai and also the writer seeks various references from several books, theses, journals, or documents that have a similar theme to the problem under study. From this research, it can be concluded that the fida 'tradition that exists in Javanese society in the perspective of Islamic law is a suggestion in the Islamic religion and there are a number of corroborating propositions.Keywords: Fida tradition; javanese community; islamic la
- …
