1,720,982 research outputs found

    Komunikasi Religi, dan Budaya

    Full text link
    Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APIK-PTM) yang terlahir di akhir tahun 2013 yang saat ini baru berusia empat tahun senantiasa berbenah secara organisatoris. APIK-PTM merupakan wadah bagi program studi ilmu komunikasi di bawah naungan perguruan tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia. Sebagai organisasi di bawah lingkup Muhammadiyah APIK-PTM senantiasa bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam rangka menunjang catur dharma perguruan tinggi menuju terwujudnya cita-cita luhur Muhammadiyah dalam membangun pradaban bangsa. Berbagai aktivitas yang digagas dan dilahirkan setidaknya mampu membantu program studi dibawah naungan PTM untuk dapat bersaing dengan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) lainnya di Indonesia. Semangat yang lahir dari insan komunikasi PTM turut mewarnai program studi ilmu komunikasi Mulai dari membangun berbagai kerjasama, perumusan kurikulum, pengelolaan laboratorium, hingga pelaksanaan silaturahmi APIK-PTM di rangkai dengan agenda seminar internasional dan call for paper yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO). Ketiga kegiatan yang dilaksanakan di UMPO merupakan amanah dari rapat pengurus APIK-PTM dengan tujuan untuk dapat menjadikan program studi ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai program studi terdepan di kota yang terkenal dengan REOG Ponorogonya tersebut. Kegitan ini diharapkan melahirkan silaturahmi yang kuat antar sesama program studi ilmu komunikasi PTM serta melahirkan karya ilmiah yang dapat menambah khasanah komunikasi untuk Indonesia

    MEDIA, POLITIK dan KEKUASAAN (Analisis Framing Model Robert N. Entman tentang pemberitaan hasil pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 di TV One dan Metro TV )

    Full text link
    Media pada era globalisasi dan kemajuan teknologi sekarang ini memiliki  peranan penting dalam kesuksesan dan keberhasilan suatu tujuan politik yang ditetapkan. Sebagai saluran penyampai pesan, media khususnya televisi menjadi alat yang paling ampuh untuk mempengaruhi, meyakinkan bahkan membentuk suatu opini di publik terkait isi-isi berita yang disajikan secara audio dan visual. Kondisi pertarungan pilpres 2014 hari ini antara telah membelah kekuatan korporasi/ perusahaan media. Pertarungan Politik media yang paling mencolok adalah pertarungan antara Tv One berhadapan dengan Metro Tv. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Framing Robert N. Entman, identifikasi tentang penggunaan media televisi untuk kepentingan politik demi mencapai kekuasaan di klasifikasikan dengan melakukan analisis bingkai sebuah peristiwa yang diberitakan yakni berita soal Pilpres 2014 di kedua korporasi media tersebut melalui pembahasan Define problems (Pendefinisian masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Diagnose causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv, Make moral judgement (Membuat keputusan moral) tentang berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Treatment recommendation (Menekankan penyelesaian) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv. Dari analisis tersebut ditemukan keberpihakan media pada pasangan calon presiden dalam konten pemberitaan yang disiarkan. TV One membingkai program pemberitaan yang mencitrakan Prabowo dan Hatta Rajasa sebagai pemenang Pemilu 2014-2019 sedangkan Metro Tv Pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu 2014-2019

    MEDIA DAN PILKADA (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 – 08 April 2015)

    Full text link
    Media dan Pilkada (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 – 08 April 2015) Media Mataraman merupakan media lokal yang ada  di   kabupaten Ponorogo.   Dalam  edisi  02-08  April   2015  dari  media tersebut  mengangkat tema  jelang  politik  pilkada  kabupaten  ponorogo  yang mengangkat   dua  calon bupati  kabupaten  Ponorogo. Media Mataraman mengangkat sosok Sugiri Sancoko. Permasalahan  yang  ingin  diungkapkan  dalam  penelitian  ini  adalah bagai mana  wartawan  media  Mataraman  membingkai  berita tersebut.   Dan pesan apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat akan berita tersebut.Dengan menggunakan teori analisa framing model pan dan kosicki dengan   itu dapat  dilihat  secara  mendetail  unsur  sintaksis  berita,  unsur  Skrip berita, unsur  Tematik  berita  serta unsur Retoris  berita.  Sehingga  diperoleh  hasil dari anal aisa yang mendalam dari anali sa framing berita.  Metodologi  yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  pendekatan kualitatif karena lebih banyak melakukan pemaknaan isi berita. Pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan dengan wawancara dengan informan,  kemudian data-data tersebut dianalisa dengan menggunakan model analisa pandan kosicki .  Dari  penelitian ini  dapat   memberi kan  kesimpulan  bahwa  dengan melakukan  penelitian  yang  di  lakukan  di  Media Mataraman  bagaimana  seorang  wartawan  dalam membingkai  pesan  yang  di salurkan  dalam  sebuah  teks  berita.  Dari  analisa framing  ini  dapat   dilihat  cara setiap wartawan dalam penulisan berita membangun sudut  pandang. 

    MEDIA DAN PILKADA (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 – 08 April 2015)

    Full text link
    Media dan Pilkada (Analisa Framing Pemberitaan Pemilihan Bupati Kabupaten Ponorogo Tahun 2015 Pada Media Mataraman Edisi 02 – 08 April 2015) Media Mataraman merupakan media lokal yang ada  di   kabupaten Ponorogo.   Dalam  edisi  02-08  April   2015  dari  media tersebut  mengangkat tema  jelang  politik  pilkada  kabupaten  ponorogo  yang mengangkat   dua  calon bupati  kabupaten  Ponorogo. Media Mataraman mengangkat sosok Sugiri Sancoko. Permasalahan  yang  ingin  diungkapkan  dalam  penelitian  ini  adalah bagai mana  wartawan  media  Mataraman  membingkai  berita tersebut.   Dan pesan apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat akan berita tersebut.Dengan menggunakan teori analisa framing model pan dan kosicki dengan   itu dapat  dilihat  secara  mendetail  unsur  sintaksis  berita,  unsur  Skrip berita, unsur  Tematik  berita  serta unsur Retoris  berita.  Sehingga  diperoleh  hasil dari anal aisa yang mendalam dari anali sa framing berita.  Metodologi  yang digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  pendekatan kualitatif karena lebih banyak melakukan pemaknaan isi berita. Pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan dengan wawancara dengan informan,  kemudian data-data tersebut dianalisa dengan menggunakan model analisa pandan kosicki .  Dari  penelitian ini  dapat   memberi kan  kesimpulan  bahwa  dengan melakukan  penelitian  yang  di  lakukan  di  Media Mataraman  bagaimana  seorang  wartawan  dalam membingkai  pesan  yang  di salurkan  dalam  sebuah  teks  berita.  Dari  analisa framing  ini  dapat   dilihat  cara setiap wartawan dalam penulisan berita membangun sudut  pandang. 

    MEDIA, POLITIK dan KEKUASAAN (Analisis Framing Model Robert N. Entman tentang pemberitaan hasil pemilihan Presiden, 9 Juli 2014 di TV One dan Metro TV )

    Full text link
    Media pada era globalisasi dan kemajuan teknologi sekarang ini memiliki  peranan penting dalam kesuksesan dan keberhasilan suatu tujuan politik yang ditetapkan. Sebagai saluran penyampai pesan, media khususnya televisi menjadi alat yang paling ampuh untuk mempengaruhi, meyakinkan bahkan membentuk suatu opini di publik terkait isi-isi berita yang disajikan secara audio dan visual. Kondisi pertarungan pilpres 2014 hari ini antara telah membelah kekuatan korporasi/ perusahaan media. Pertarungan Politik media yang paling mencolok adalah pertarungan antara Tv One berhadapan dengan Metro Tv. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Framing Robert N. Entman, identifikasi tentang penggunaan media televisi untuk kepentingan politik demi mencapai kekuasaan di klasifikasikan dengan melakukan analisis bingkai sebuah peristiwa yang diberitakan yakni berita soal Pilpres 2014 di kedua korporasi media tersebut melalui pembahasan Define problems (Pendefinisian masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Diagnose causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv, Make moral judgement (Membuat keputusan moral) tentang berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv , Treatment recommendation (Menekankan penyelesaian) berita hasil pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 oleh Tv One dan Metro Tv. Dari analisis tersebut ditemukan keberpihakan media pada pasangan calon presiden dalam konten pemberitaan yang disiarkan. TV One membingkai program pemberitaan yang mencitrakan Prabowo dan Hatta Rajasa sebagai pemenang Pemilu 2014-2019 sedangkan Metro Tv Pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu 2014-2019

    The Development of Teun Van Dijk Model: A Discourse Analysis Towards News Report of Jakarta Regional Election on Media Indonesia.com Published from November Until December 2016

    Full text link
    The direct regional election of 2017 is one of the democracy parties celebrated by the people of Special Capital Region of Jakarta. As the capital of the country, this regional election brings special meaning for the people, communities, and parties participating in this election to become the highest sovereign of this region. Philosophically, it will be easier to win the next national election when a certain party becomes the sovereign of this Special Capital Region of Jakarta. In this case, news media has a very important role in providing good and useful information to the people and the community. The independence of media is expected to provide balanced, neutral information because it may greatly determine the quality of the ongoing regional election. As the opposite, there is also a possibility in which media is used as a tool to build political power. That is why there is a new phenomenon in which many media owners are involved and even actively participated in politics in Indonesia. The dynamics of the current communication technology development is started to be taken seriously by the media owners. They realize that it is not enough just to build media power that leads into conventional media only since it is no longer strategic. Therefore, they emphasize more on using online media to develop their media business. One of the advantages of using online media is that it can provide the new propaganda faster. In addition, as the media is having its power to build the public opinion, they got the power to directly lead the stakeholders to certain political interests. In this study, news report on Media Indonesia.com published in November and December was used as the object of study in order to identify the case of regional election in Jakarta. This study used a qualitative approach by developing a Critical Discourse Analysis Model of Teun A. Van Dijk Model. The objective of this study is to analyze and to describe the reporting scheme of political-related matter of regional direct election in Special Capital Region of Jakarta. The results of this study showed that in the scheme for the production of textual discourse, the cognition and the context are intervened by an ideology as its own dimension

    Analisis media relations dinas Kominfo kabupaten Ponorogo (studi tentang kesesuaian isi press release pemberitaan Covid-19 di Ponorogo pada media massa )

    Full text link
    Dinas Kominfo Ponorogo merupakan bagian dari pemerintahan yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik. Dengan adanya krisis pandemi covid-19 ini maka media relations perlu digunkanan oleh Diskominfo Ponorogo sebagai salah satu upaya dalam memberikan informasi serta ketenangan pada masyarakat penelitian ini bertujuan unutuk membandingakan kesesuaian isi antara press release yang digunkana Diskominfo Ponorogo terkait media relations dengan pemberitaan media massa ( Jatimnow dan Solopos ) terkait kasus Covid – 19 fokus pemberitaan kasus Pondok pesantren Gontor Dua. Maka metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan dua teori yaitu media relations dan analisis akurasi dan nilai berita. Temuan menyatakan jika isi penulisan press release dan isi dalam berita memiliki persamaan dalam konteks isi informasi akan tetapi terdpat perbedaan dalam aktualisasi press release dan berita

    Dinamika Komunikasi di Masa Pandemi Covid-19

    Full text link
    Pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak kerugian dalam berbagai bidang. Di bidang ekonomi, roda perekonomian tidak lagi bisa berputar dengan normal sebagai akibat dari pembatasan sosial. Di bidang sosial, budaya dan keagamaan, umat Islam tidak bisa merayakan dua hari raya dengan suka cita. Idul Fitri dan Idul Adha dirayakan dalam suasana yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masjid yang biasanya ramai dengan anak-anak yang mengumandangkan takbir menjadi sepi. Di atas semuanya, implikasi dari pandemi Covid-19 adalah hilangnya nyawa dari para korban yang terpapar virus mematikan ini. Bermula dari Kota Wuhan, di daratan China, Covid-19 menebarkan ancaman nyatanya. Kampus tiba-tiba harus menghentikan perkuliahan di bulan Maret 2020. Kami di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) cukup beruntung karena telah lama menerapkan pembelajaran daring melalui Sistem Pembelajaran Daring (Spada). Sistem yang kami namakan sebagai MyKlass, telah menjadi budaya bagi sebagian besar dosen. Dalam situasi normal, intensitas perkuliahan daring adalah empat puluh persen dari keseluruhan pertemuan. Ketika pandemi Covid-19 datang dengan tiba-tiba, kami tinggal menambah durasi perkuliahan daring. Di Laboratorium Ilmu Komunikasi UMY, kami menyediakan beragam fasilitas untuk produksi video pembelajaran untuk para dosen. Bukan hanya dosen Ilmu Komunikasi, namun dosen-dosen lain dari berbagai program studi. Sebagaimana viii | Dinamika Komunikasi di Masa Pandemi Covid-19 yang disampaikan oleh Everett M. Rogers, seorang pakar Ilmu Komunikasi, yang menyatakan bahwa komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi antara satu sama lain yang pada gilirannya terjadi saling pengertian yang mendalam. Produksi video untuk konten pembelajaran adalah usaha kami untuk pertukaran materi perkuliahan secara interaktif. Selain aspek teknis Ilmu Komunikasi, Laboratorium Ilmu Komunikasi UMY juga merambah pada aspek riset, kajian dan publikasi di bidang Ilmu Komunikasi. Penerbitan buku Dinamika Komunikasi dalam Pandemi Covid-19 oleh Laboratorium Ilmu Komunikasi yang berada di bawah Program Studi Ilmu Komunikasi UMY ini adalah wujud nyatanya. Penerbitan buku ini adalah sebuah kajian tentang tata kelola komunikasi dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dengan penerbitan buku ini, Laboratorium Ilmu Komunikasi UMY berkontribusi nyata dalam dharma perguruan tinggi Muhammadiyah. Beragam artikel dalam buku ini dikembangkan dari kajian pustaka, kajian riset lapangan dan hasil diskusi dari serangkaian webinar yang dilakukan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi selama bulan April sampai dengan Juni. Apresiasi kami terhadap webinar yang tidak hanya berhenti dalam wacana lisan, namun berlanjut menjadi karya buku. Selamat atas terbitnya buku Dinamika Komunikasi dalam Pandemi Covid-19 ! Yogyakarta, 20 Agustus 2020 Koordinator Laboratorium Ilmu Komunikasi UMY Budi Dwi Arifiant
    corecore