1,720,987 research outputs found
PENGARUH PAPARAN MEDIA YOUTUBE MAMA LELA TERHADAP GAYA BAHASA PADA FOLLOWERS REMAJA USIA 10-18 TAHUN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Paparan Media Youtube Mama Lela terhadap Gaya Bahasa pada Followers Remaja Usia 10-18 Tahun” ini ditulis oleh Wulan Febrianti Arofah, NIM 126304211069, dengan pembimbing Amrullah Ali Moebin, S.Pd.I., M.I.Kom.
Kata Kunci : Teknologi, Media Sosial, Youtube, Followers, dan Gaya Bahasa
Perkembangan teknologi informasi ini juga membawa perubahan yang sangat besar dalam kehidupan sosial masyarakat. Beberapa ahli psikologi mengatakan bahwa remaja cenderung mempunyai rasa ingin tahu yang cukup besar. Bermain dan menonton menjadi sebuah aktivitas yang sangat digemari oleh remaja usia 10 hingga 18 tahun. Usia tersebut memberikan mereka rasa ingin tahu yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tingkat paparan akun YouTube “Mama Lela” terhadap followers remaja usia 10–18 tahun, menjelaskan penggunaan gaya bahasa akun YouTube “Mama Lela” terhadap followers remaja pada rentang usia tersebut, serta mengetahui pengaruh paparan media YouTube “Mama Lela” terhadap gaya bahasa yang digunakan oleh followers remaja usia 10–18 tahun. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan metode – metode untuk menguji teori yang ada (theories).
Penelitian ini menunjukkan akun YouTube Mama Lela memiliki banyak pengikut di kalangan remaja berusia 10 hingga 18 tahun berkat kontennya yang ringan, lucu, dan relevan. Karena mereka sering menonton dan berinteraksi secara aktif dengan konten tersebut, saluran ini berfungsi sebagai platform untuk penemuan diri dan hiburan. Gaya bicara Mama Lela yang santai, lucu, dan persuasif sangat mempengaruhi penggunaan bahasa remaja. Mama Lela diposisikan sebagai teladan komunikasi serta paparan terhadap konten tersebut mempengaruhi 66% perubahan gaya bahasa
RUNNING FUN DAN FLEXING DI MEDIA SOSIAL (Studi Pada Komunitas Lari Friday Running Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Fun Running dan Flexing di Media Sosial : Studi Pada Komunitas Lari Friday Running Tulungagung” ini ditulis oleh Selfira Miftahul Jannah NIM. 126304212171, pembimbing Amrullah Ali Moebin S.Pd.I., M.I.Kom.
Media sosial telah menjadi ruang baru yang signifikan bagi individu untuk membentuk dan menampilkan citra diri, termasuk melalui aktivitas olahraga seperti lari. Fenomena flexing, yaitu tindakan menampilkan pencapaian atau atribut pribadi secara visual, semakin marak dilakukan dalam komunitas digital sebagai bentuk ekspresi diri. Meskipun sering dianggap sebagai pamer semata, flexing dalam konteks komunitas olahraga memiliki makna yang lebih kompleks terkait dengan penguatan eksistensi digital dan identitas sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik flexing yang dilakukan oleh anggota komunitas Friday Running Tulungagung serta bagaimana praktik tersebut berkaitan dengan ekspresi diri dan pembentukan identitas sosial kolektif.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digital, melibatkan pengamatan unggahan visual, interaksi digital antar anggota, dan wawancara semi-terstruktur untuk memperoleh pemahaman yang mendalam. Hasil penelitian mengungkap bahwa flexing tidak sekadar menjadi bentuk pamer, melainkan juga berfungsi sebagai sarana untuk menunjukkan dedikasi dan pencapaian olahraga, memperkuat eksistensi di dunia digital, serta mempererat solidaritas antar anggota komunitas. Dengan demikian, flexing berperan sebagai strategi representasi diri yang konstruktif dan dinamis dalam membangun identitas sosial kolektif pada komunitas lari tersebut.
Kata Kunci: flexing, ekspresi diri, identitas sosial
STRATEGI KOMUNIKASI CUSTOMER SERVICE PT ASABRI KANCAB SURABAYA DALAM MENANGANI KELUHAN PESERTA
Skripsi dengan judul “Strategi Komunikasi Customer Service Pt.Asabri Kancab Surabaya Dalam Menangani Keluhan Peserta” ini ditulis oleh Rahmad Sulung Maulana NIM. 126304212167, pembimbing Amrullah Ali Moebin S.Pd.I., M.I.Kom.
PT.ASABRI (Persero) Kancab Surabaya mengalami lonjakan peserta pensiun yang signifikan pada awal Agustus 2024 yang diakibatkan keterlambatan klaim gaji pensiun. Situasi ini menyebabkan adanya keluhan dari para peserta pensiun yang dapat mempengaruhi citra perusahaan. PT ASABRI (Persero), sebagai penyedia layanan jaminan sosial bagi pensiunan aparatur sipil negara, TNI dan Polri, menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas layanan, terutama dalam menangani keluhan peserta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studikasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi customer service di PT.ASABRI kancab Surabaya dalam menangani keluhan peserta.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi customer service menggunakan pendekatan komunikasi interpersonal yang menekankan pada unsur keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, kesetaraan. Penyusunan pesan dilakukan secara jelas dan informatif dengan memperhatikan aspek gaya bahasa serta ketepatan dalam menjawab keluhan. Strategi ini mencakup metode redudancy, canalizing, edukatif, persuasif, informatif, dan koersif sesuai dengan teori strategi komunikasi Anwar Arifin. Penggunaan berbagai media seperti tatap muka, telepon, dan WhatsApp menunjukkan fleksibilitas komunikasi yang disesuaikan dengan kondisi peserta. Komunikasi ini termasuk dalam gaya komunikasi asertif yang bersifat tegas, jujur, menghargai hak dan pendapat orang lain.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Customer Service, Keluhan Peserta, PT.ASABRI Surabay
Dr. HM. Saifudin Zyhri, M.Ag, Sosok Pejabat, Doseen dan Sahabat yang Sangat Baik dan Dermawan
Sehari hari di kampus apabila kebetulan berpapasan
dengan beliau saya selalu menyapa dan beliau selalu
menjawab dengan senyum simpulnya. Pada Tahun 2014
saya melakukan penelitian dengan judul “perubahan
status organisasi perguruan tinggi Islam (studi kasus
STAIN Tulungagung)”, beliau salah satu informanya.
Begitu gamblangnya diceritakan proses perubahan dari
STAIN menjadi IAIN, sehingga saya sebagai peneliti sangat
terbantukan dengan jawaban beliau yang runut, komplet
dan mendalam, itulah pertama kali saya mengetahui
pribadi bapak Syaifudin yang sangat peduli kepada
siapapun dan gemar menolong terhadap sesama. Bener
kata teman-teman segala masalah kalau dimintakan
bantuan beliau, akhirnya menjadi terang benderang dan
terpecahkan dengan baik
Kuliah Daring dan Work From Home di Masa Pandemi Corona
Sebagai pengalaman baru, kuliah daring menuntut mahasiswa dan dosen bekerjasama dengan baik agar pembelajaran tetap kondusif di tengah pandemi. Kegagapan teknologi di awal penerapan kuliah daring bisa teratasi jika ada komitmen untuk belajar hal bar
Jaga Jarak dan Kuliah Daring
Sebagai pengalaman baru, kuliah daring menuntut mahasiswa dan dosen bekerjasama dengan baik agar pembelajaran tetap kondusif di tengah pandemi. Kegagapan teknologi di awal penerapan kuliah daring bisa teratasi jika ada komitmen untuk belajar hal baru
MENDADAK DARING: LIKU-LIKU DI TENGAH WABAH COVID-19
Berita mewabahnya virus corona pertama kali yang terjadi di Wuhan, China, menjelang akhir tahun 2019 telah menggemparkan dunia. Saya tak mengira jika virus corona ini akan mewabah di seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Waktu terus berjalan, hingga kebijakan-kebijakan barupun bermunculan. Tidak hanya kuliah saja yang dilakukan online, bimbingan skripsi, tesis, disertasi, ujian-ujianpun dilakukan secara online. Tak apalah yang penting semua berjalan lancar. Mendadak Daring. Berbagai status di WA, FB dan media social lainnya dipenuhi oleh tema-tema seputar daring. Tema daring menjadi urutan trend pertama. Cerita liku-liku daring dialami oleh mahasiswa, siswa, guru, dosen maupun orang tua
Kuliah Daring Dinamika Pembelajaran Ketika Wabah Corona "Corona Kuliah Daring di Rumah Saja
Buku ini merupakan kumpulan tulisan yang menjelaskan tentang kondisi dosen dalam melaksanakan perkuliahan secara daring. buku ini diprakarsai oleh LP2M. Bahwa buku ini sekedar memancing dosen untuk mengisi waktu dengan menulis dan tidak ada yang menduga jika begini jadinya
Kuliah Daring Dinamika Pembelajaran Ketika Wabah Corona "Corona Kuliah Daring di Rumah Saja
Buku ini merupakan kumpulan tulisan yang menjelaskan tentang kondisi dosen dalam melaksanakan perkuliahan secara daring. buku ini diprakarsai oleh LP2M. Bahwa buku ini sekedar memancing dosen untuk mengisi waktu dengan menulis dan tidak ada yang menduga jika begini jadinya
Kesantunan Berbahasa Dosen-Mahasiswa dalam Interaksi Perkuliahan
Setiap orang memiliki keinginan untuk dihormati keyakinannya, dihargai martabatnya, dan diberi kebebasan untuk melakukan sesuatu yang disukai. Dalam interaksi interpersonal, hal ini dikenal sebagai kesantunan berbahasa. Kesantunan berbahasa diyakini dapat membuat sebuah interaksi berjalan dengan baik dan terhindar dari friksi dan konflik yang tajam. Dalam hal ini, Brown & Levinson (1987) mengemukakan teori kesantunan berbahasa yang didasarkan pada ancaman terhadap muka (Face Threatening Acts), baik muka penutur maupun Mitra tutur. Mereka membedakan tindakan mengancam muka ke dalam dua jenis, yakni tindakan yang mengancam muka positif dan tindakan yang mengancam muka negatif. Muka positif merupakan keinginan untuk mendapatkan persetujuan orang lain (the wish or desire to gain approval of others) sedangkan muka negatif merupakan kebutuhan akan kebebasan untuk melakukan sesuatu (the wish to be unimpeded by others in one’s actions). Agar interaksi berjalan dengan baik, penutur bertanggung jawab menyelamatkan muka mitra tutur, dan sebaliknya mitra tutur menjaga muka penutur
- …
