2 research outputs found

    Kondisi Status Stres Psikososial Pada Warga Pasca Terdampak Banjir Sungai Kiram Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan

    No full text
    Bencana alam dapat menimbulkan masalah tersendiri bagi masyarakat yang terkena dampak langsung bencana tersebut. Dampak bencana dapat menimbulkan korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kondisi stres psikososial pada warga pasca banjir Kali Kiram di wilayah kerja Puskesmas Karang Intan 2 Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Peneliti menyajikan gambaran yang utuh dan menggambarkan variabel yang diteliti tanpa membandingkan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah warga yang terkena dampak banjir Sungai Kiram di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Dokumentasi, Kuesioner, dan Observasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden 108 orang. Hasil penelitian 59 responden (54,6%) berjenis kelamin laki-laki, 47 responden (43,5%) tidak bersekolah, 69 responden (63,89%) tidak berobat saat sakit, 35 responden (32,41%) adalah memiliki keluhan fisik, 10 responden (9,26%) keluhan kecemasan pasca banjir, 4 responden (3,7%) mengalami PTSD pasca banjir

    Nursing outcomes guideline in major post-floods communities in Indonesia

    Get PDF
    Health problems resulting from flooding have a very significant role in the sustainability of people's lives. Major floods hit South Kalimantan, Indonesia in 2021. The impact of the flooding will cause nursing problems in the community. There has been no research on nursing outcomes for communities affected by floods, although research has been conducted on identifying nursing diagnoses for post-flood communities. The aim of the research is to develop nursing outcomes for nursing diagnosis in post-flood communities in Indonesia. Descriptive analytics with a cross-sectional approach. The research sample was 140 people with a consecutive sampling technique using a questionnaire with 207 assessment items on nursing outcomes for nursing diagnoses that emerged in post-flood communities. Univariate analysis was used. The 14 nursing diagnoses that emerged in flood-affected communities, there are 33 nursing outcomes labels with 91 outcome indicators. Nursing diagnoses and nursing outcomes that have been obtained can be made into a guidebook for nursing care in post-flood communities. The quality of nursing services can be improved when a disaster occurs to reduce disability, complications and even death during and after a flood disaster
    corecore