1,724,994 research outputs found
The New symbols in Ali Muhammad Farshi’s poems
Symbolism is a technique for writers to express their motives. Whenever freedom of speech is restricted, writers use symbolism as tool. Symbols are basically related with the community where they have developed. Ali Muhammad ٖFarshi is well known poet of Urdu poem. In his poems, he uses a system of new symbolic words. He tries to present the inner self problems of an individual through the symbols. Every individual on this earth irrespective to religion and region, have some common problems like identification, hunger and death. The article discusses the systems of new symbols in Ali Muhammad Farshi’s poems. Its discuses that what type of symbols he uses and up to how much extent he delivers them to his reader.
References
Nighat Rehana Khan, Dr., Urdu Afsana Fani o Tanqeedi Mutalia, Delhi:Educational Publising House, 1984, pg:45
Rosh Nadeem, Ali Muhammad Farshi's Three-Dimensional Poetry, Mashmola: Naway e Waqt, Daily, Islamabad, 27 march 1999, pg:
Nasir Abbas Nair, Ali Muhammad Farshi ki Tamsel Sazi, Mashmola: Magazine Nazm Nu, Issue 3, (Redactor: Ali Sahil), Karachi, S.N., pg: 220
Ali Mohammad Farshi, Taz Hawa my jungle mjy bulta hai, Islamabad: Lov Books, 1995, pg: 15
As above, pg:56
Ali Muhammad Farshi, Zindagi Khudkashi ka muqadma nhi hai, Rawalpindi: Printing Press, 2004, pg: 97
Satyapal Anand, Flap: Taz Hawa my jungle bulta hai, Islamabad: Lov books, 1995.
Ali Muhammad Farshi, Muhabbat sy Khali dino my, Faisalabad: Misal Publisers, 2018, pg:136
Ali Muhammad Farshi, Zindagi Khudkashi ka muqadma nhi hai, pg: 97
Ali Mohammad Farshi, Taz Hawa my jungle mjy bulta hai, pg: 60
Muhammad Hameed Shahid, Eight Jiht, Mashmola, Muhabbat sy Khali dino my, az Ali Muhammad Farshi, Faisalabad: Misal Publisers, 2016, pg:16
Ali Mohammad Farshi, Taz Hawa my jungle mjy bulta hai, pg: 93
As above, pg:67
Muhammad Hameed Shahid, Ali Muhammad Farshi... Need my chalti Mot, Covered by: Magazine: Naqat (Poem No.), Issue 10, Qasim Yaqoob, Faisalaba
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUKU BIOGRAFI UMAR BIN KHATTAB KARYA ALI MUHAMMAD ASH-SHALLABI
Pendidikan Islam adalah usaha yang dilakukan untuk mengembangkan
seluruh potensi manusia baik lahir maupun batin agar terbentuknya pribadi
muslim seutuhnya. Dari zaman ke zaman, Berbagai media banyak disampaikan
pendidik untuk menyebarkan pendidikan Islam baik media elektronik maupun
cetak Salah satunya Buku biografi Umar Bin Khattab adalah buku yang ditulis
oleh Ali Muhammad Ash-Shallabi. Di dalam buku tersebut menceritakan tentang
kehidupan Umar Bin Khattab yang sarat akan nilai-nilai pendidikan Islam mulai
dari akidah, syariah, dan akhlak. Adapun tujuan penelitian ini untuk
mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai Pendidikan Islam yang ada dalam
Buku Biografi Umar bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library
Reserch) dan pendekatan penelitian adalah Subjek penelitian ini adalah Buku
Biografi Umar bin Khattab Ali Muhammad Ash-Shallabi, sedangkan objek
penelitian ini yaitu studi nilai-nilai pendidikan Islam dalam Buku Biografi Umar
bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi. Sumber data yang digunakan
adalah Buku Biografi Umar bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi dan
literatur yang lain berhubungan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data
dengan cara survey perpuatakaan dan studi pustaka sebagai alat pengumpulan
datanya. Selanjutnya setelah data-data tersebut kemudian dilakukan paparan dan
uraian-uraian secara deskriptif. Setelah itu baru dilakukan penganalisaan data
dengan menggunakan teknik analisis isi (Content Analysis), menyeleksi,
memfokuskan, menyederhanakan, mengabstraksikan dan mengubah data mentah
menjadi catatan tertulis. Kemudian display data dan penarikan kesimpulan.
Pada buku biografi Umar bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi
terdapat tiga nilai-nilai pendidikan Islam, yaitu akidah, syariah, dan akhlak. Nilai
akidah buku ini berisikan tentang kewajiban seorang muslim untuk beriman
kepada Allah SWT.., malaikat, kitab-kitab, Rasul-Rasul, hari kiamat dan takdir
Allah SWT.dengan sepenuh hati tanpa keraguan dan mengamalkannya. Nilai
syariah, buku ini berisikan tentang kewajiban seorang muslim untuk mengerjakan
shalat, puasa, zakat, dan haji. Selain itu juga sebagai hukum/tata cara jual-beli,
pidana, dan pernikahan. Nilai akhlak, buku ini berisikan tentang (1) akhlak kepada
Allah SWT. (2) akhlak terhadap sesama manusia manusia (3) akhlak terhadap
lingkungan
Ali Muhammad Ash-Shallabi's Thoughts About the Position of Women
This article aims to explore Ali Muhammad Ash-Shallabi’s thoughts on understanding the position of women in the domestic sphere, public sphere, and typology in understanding the postulates of women. The research method used is descriptive-analytical. It involves describing the construction of Muhammad Ash-Shallabi's thoughts and critically analyzing them to identify the roots of his thought construction. Additionally, it examines the strengths and weaknesses of other figures. The author's primary data is the "Modern Islamic State" source, while their secondary data consists of articles, books, websites, and other scientific works on Ali Muhammad Ash-Shallabi by other individuals. The steps in this research are determining figures, inventorying data and selecting, then the data is analyzed critically, and a conclusion is drawn which will answer the problem formulation. The research results show that women’s position in the household is glorified, given education, and given their rights to defend themselves. The implication is, in the social realm, women must be careful in their relationships, but their rights are the same as men, both in education and so on. Apart from that, Ash-Shallabi’s typology is a semi-modernist.Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemikiran Ali Muhammad Ash-Shallabi dalam memahami kedudukan wanita dalam ranah domestik, ranah publik, dan tipologi dalam memahami dalil-dalil tentang wanita. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis yaitu menggambarkan konstruksi pemikiran Muhammad Ash-Shallabi, lalu di analisis secara kritis untuk mencari akar konstruksi pemikirannya, serta bagaimana kelebihan dan kekurangan dengan tokoh yang lainnya. Seterusnya, sumber data yang hendak penulis teliti yaitu” Negara Islam Modern” karangan yang penulis jadikan sebagai data primer, sedangkan data sekunder penulis yakni, karya ilmiah orang lain tentang Ali Muhammad Ash-Shallabi, berupa arikel, buku, webseit dan lainya. Langkah penelitian ini yaitu, menetapkan tokoh, mengiventarisasi data dan menyeleksi, lalu data tersebut di analisis secara kritis dan di tarik sebuah konklusi yang akan menjawab dari rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan perempuan dalam rumah tangga di muliakan, diberikan edukasi, dan di berikan hak-hak mereka dalam membela diri. Implikasinya yakni, perempuan harus berhati-hati dalam pergaulan, akan tetapi hak mereka sama dengan laki-laki, baik dalam pendidikan dan sebagainya. Selain itu tipologi Ash-Shallabi cendrung semi modernis
A Readout Channel Optimized for Minimum NEP of a FET-Based THz Pixel
This paper presents a high-gain, noise-efficient readout interface for a FET-based direct THz detector fabricated in 0.15 μm standard CMOS technology. The pixel, conceived to be used in array configuration for an imaging application, consists of an on-chip antenna, a FET device for THz signal detection and a chopper-stabilized readout interface performing in-pixel filtering and amplification. The switched-capacitor multistage design achieves a closed-loop gain of 70 dB and a system bandwidth of 1 kHz, thereby improving the SNR and limiting the total integrated input referred noise of the channel to less than the minimum detectable signal limit defined by the FET detector. The measurement results show that the pixel is able to achieve a maximum voltage responsivity of 470 kV/W and a minimum NEP value of 480 pW/√Hz at the antenna frequency of 370 GHz. The pixel consumes 200 μW power, and it occupies an area of 0.375mm2
Nilai-nilai pendidikan akhlak pada sejarah muhammad al-fatih menurut prof. dr. ali muhammad ash-shalabi
Akhlak adalah salah satu pokok dalam ajaran Islam, hal ini dapat dilihat dengan diutusnya nabi Muhammad saw salah satunya tugasnya adalah memperbaikai akhlak manusia. Akhlak pada manusia pada dasarnya dapat dibentuk dengan pembinaan dan pendidikan, dan salah satu metode pendidikan yang dapat digunakan adalah metode kisah yang terdapat pada buku-buku sejarah dan karya-karya sastra. Salah satu buku sejarah yang cukup mudah ditemukan adalah sejarah tentang Bangkit dan Runtuhnya Kekhalifahan Utsmani. Karya Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi .
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan akhlak apa saja yang terkandung pada Sejarah Muhammad Al-Fatih Menurut Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi
. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan akhlak pada Sejarah Muhammad Al-Fatih Menurut Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi.
Adapun kegunaan penelitian ini adalah : (a) penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan tentang media pendidikan akhlak, dan (b) diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pembaca dalam memahami hikmah dalam suatu cerita sejarah tokoh-tokoh Islam masa lalu, serta sebagai transformasi nilai pendidikan yang terdapat dalam kehidupan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat penelitian kepustakaan (library research), adapun sumber data yang dipakai adalah buku yang berjudul Bangkit dan Runtuhnya Kekhalifahan Utsmani dan buku-buku yang relevan, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis Isi (content analysis).Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Sejarah Muhammad Al-Fatih Menurut Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi meliputi: akhlak syukur, akhlak keimanan, akhlak ikhtiar, akhlak teguh pendirian , akhlak toleransi, akhlak kasih sayang, akhlak tawakal, dan akhlak musyawarah
Maulvi Muhammad Ali, Muhammad and Christ, Piscataway, NJ, Gorgias Press, 2009
Dean Jason Richard. Maulvi Muhammad Ali, Muhammad and Christ, Piscataway, NJ, Gorgias Press, 2009. In: Revue d'histoire et de philosophie religieuses, 90e année n°1, Janvier-Mars 2010. p. 149
Implementasi nilai-nilai Akhlaq Muhammad Al-Fatih dalam buku Ali Muhammad Ash-Shalabi di lingkungan Ma Roudlotul Banat Sidoarjo
Dalam rangka untuk mengetahui apakah Nilai-nilai pendidikan Akhlak, khususnya nilai pendidikan Akhlak Muhammad Al-fatih telah di Implementasikan di lingkungan lembaga pendidikan. Dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana Nilai-nilai Akhlaqul Karimah Pada Buku Muhammad Al-Fatih Karya Ali Muhammad Ash-Shalabi? (2) Bagaimana Implementasinya Nilai-nilai Akhlaqul Karimah Pada Buku Muhammad Al-Fatih Karya Ali Muhammad Ash-Shalabi Dilingkungan MA Roudlotul Banat Sidoarjo?. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Adapun objek penelitian ini adalah MA Roudlotul Banat Sidoarjo. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi, dan kuisioner. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa nilai-nilai akhlakul karimah Muhammad Al-Fatih dalam buku Muhammad Al-Fatih Karya Ali Muhammad Ash-Shalabi telah yang mencakup perilaku teguh hati, pemberani, cerdas, tekad yang kuat, adil, tawadhu’ ikhlas dan berilmu secara garis besar telah terimplementasikan di lingkungan MA Roudlotul Banat Sidoarjo
Kritik Historiografi: Penulisan Sejarah Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam Historiografi Peradaban Islam
Artikel penelitian ini bertujuan untuk membahas sejauh mana buku-buku hasil penelitian sejarah Peradaban Islam Ali Muhammad Ash-Shalabi terhadap Peradaban Islam dan memberikan solusi yang dinilai relevan dengan perkembangan historiografi sejarah Islam di setiap eranya. Menurut hasil studi pustaka saya terkait buku-buku sejarah Peradaban Islam karya Ali Muhammad Ash-Shalabi yang beredar cenderung sangat mengutamakan tokoh pemimpin Islam dan berbagai daulah Islam dengan prestasi gemilangnya di bidang politik dan militer serta terlalu dilebih-lebihkan kemuliaannya. Dari sini saya menggunakan metode penelitian sejarah Dudung Abdurrahman. Dari hasil penelitian langkah yang saya lakukan pertama saya mengumpulkan sebagian besar buku Sejarah Islam karya Ali Muhammad Ash-Shalabi dan meninjau ulang semua isi dari setiap bukunya serta membandingkannya dengan buku karya sejarawan lain yang dirasa lebih objektif dan lebih terbuka dengan kalangan muslim lain selain para elit politik tanpa bermaksud sedikitpun merendahkan buku-buku hasil karya beliau, kedua saya meninjau perkembangan sejarah aspek lainnya yang dikembangkan oleh kalangan non-elit pemerintah. Pebedaan yang mendasar dengan penelitian lain ialah kesetaraan saya dalam mengatur porsi narasi sejarah yang tak hanya berfokus ke elit politik, namun juga memperhatikan sumbangsih masyarakat Islam, terutama golongan intelektual yang berguna bagi perkembangan peradaban Islam
NILAI-NILAI AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM STUDI KITAB AL-FÎSBÛK ÂDÂBUHU WA AHKÂMÛHU KARYA ALI MUHAMMAD SYAUQI
Kitab Al-Fîsbûk Âdâbuhu wa Ahkâmuhu” merupakan sebuah kitab panduan dalam
penggunaan media sosial facebook hasil karya dari Ali Muhammad Syauqi,
mengajak kepada setiap muslim untuk menjadi makhluk sosial yang baik secara
total, dalam pandangan Allah dan manusia, baik di dunia nyata maupun di dunia
maya. Yang menjadi fokus penelitian ini yaitu pada nilai-nilai akhlak apa saja yang
terkandung dalam kitab “Al-Fîsbûk Âdâbuhu wa Ahkâmuhu” karya Ali Muhammad
Syauqi. Dilatar belakangi dengan merosotnya akhlak dalam bermedia sosial di
masyarakat. Berbagai permasalahan yang bersangkutan dengan akhlak mulai
mencuat hingga menyebabkan degradasi moral. Karenanya, perlu kajian mengenai
nilai-nilai akhlak dalam Islam yang berkaitan dengan penggunaan media sosial
facebook yang diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi setiap pengguna
media sosial.
Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka (library research). Penulis
berusaha mengkaji nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam kitab “Al-Fîsbûk
Âdâbuhu wa Ahkâmuhu” karya Ali Muhammad Syauqi. Teknik pengumpulan data
dengan cara menggali bahan-bahan pustaka yang koheren dan relevan dengan
pembahasan yang dikaji. Analisis yang digunakan yaitu analisis isi (content
analysis) yaitu suatu metode yang menggunakan teknik sistematik untuk
menganalisis isi data dan mengkaji data kemudian dengan metode deduksi yaitu
menarik kesimpulan dari yang umum kepada yang lebih khusus.
Hasil dari penelitian yang dilakukan, membuahkan hasil sebagai berikut: Kitab Al-
Fîsbûk Âdâbuhu wa Ahkâmuhu karya Ali Muhammad Syauqi memuat tentang
aturan dan akhlak dalam menggunakan media sosial facebook baik yang
terhubungan secara vertikal dan yang terhubungan secara horizontal. Nilai-nilai
akhlak yang terdapat pada karya Ali Muhammad Syauqi yaitu Al-Fîsbûk Âdâbuhu
wa Ahkâmûhu meliputi nilai akhlak kepada Allah berupa ikhlas serta syukur. akhlak
kepada diri sendiri berupa bijak dalam menggunakan waktu, jujur, ̒Iffah, rasa malu
dan tawaduk. akhlak kepada sesama manusia berupa tolong-menolong, mencari
teman yang baik, berkata yang baik, menyeru kepada ma’ruf dan mencegah
kemungkaran, jujur, tanggung jawab, kesungguhan dan ketelitian
- …
