1,618 research outputs found

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Taman Wisata Puncak Mas Bandar Lampung

    No full text
    Sumberdaya manusia sebagai salah satu faktor internal memegang peranan penting berhasil tidaknya suatu organisasi dalam mencapai tujuan juga perlu terus diarahkan untuk menguasai manajemen sumberdaya manusia yang efektif dan efesien.. Peran kepemimpinan yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi, visi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salah satu motif yang mendorong manusia untuk selalu menyelidiki selukbeluk yang terkait dengan kepemimpinan. Fakta permasalahan yang berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM) selalu ada dan terjadi khususnya pada aspek gaya kepemimpinan, motivasi dan kinerja.. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Taman Wisata Puncak Mas Bandar Lampung. Tipe penelitian adalah tipe penelitian deskriptif korelasional, Populasi dalam penelitian pegawai Taman Wisata Puncak Mas Bandar Lampung yang berjumlah 50 orang. Dalam penelitian ini seluruh populasi akan diteliti karena populasi kurang dari 100, maka populasi akan diteliti dan ini merupakan penelitian populasi/sensus. Analisis Data menggunakan Regresi Linier berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Secara dominan responden menilai bahwa Gaya kepemimpinan pada Taman Wisata Puncak Mas adalah cukup baik. Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada Taman Wisata Puncak Mas Bandar Lampung. Secara dominan responden menilai bahwa motivasi kerja yang berkembang pada Taman Wisata Puncak Mas cukup baik. Motivasi kerja berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan pada Taman Wisata Puncak Mas Bandar Lampung. Gaya Kepemimpinan, dan motivasi kerja bersama sama berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan pada Taman Wisata Puncak Mas Bandar Lampung

    STUDI KUALITATIF LOYALITAS NASABAH BANK EKONOMI RAHARJA Tbk BANDAR LAMPUNG

    No full text
    Pada Penelitian ini penulis menganalisis tentang loyalitas nasabah Bank Ekonomi Raharja Tbk Bandar lampung. Penelitian ini terfokus pada kualitas pelayanan serta Keunggulan produk Bank Ekonomi yang merupakan indikator dalam terbentuknya suatu loyalitas nasabah Bank Ekonomi Raharja Tbk Bandar Lampung. Pada Penelitian ini, Loyalitas nasabah Bank Ekonomi terbentuk oleh kualitas pelayanan dan keunggulan produk. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada nasabah Bank Ekonomi mengenai kualitas pelayanan dan keunggulan produk menghasilkan loyalitas yang terdapat beberapa tingkatan loyalitas pelanggan berturut-turut dimulai dari tingkatan yang paling rendah sampai paling tinggi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan, dan keunggulan produk terhadap loyalitas nasabah Bank Ekonomi Raharja Tbk Bandar Lampung. Untuk Mendukung Penelitian ini metode yang digunakan penulias adalah deskriptif kualitatif.Disimpulkan bahwa tingkatan loyalitas nasabah Bank Ekonomi dimulai dari paling rendah sampai yang paling tinggi. Nasabah Susanti Gunawan termasuk dalam tingkatan commited buyer yaitu yang setia dan mempunyai kebanggaan dalam menemukan dan menjadi pelanggan dari suatu merek. diimpilkasikan pada Bank Ekonomi lebih meningkatkan kualitas pelayanan serta lebih meningkatkan lagi keunggulan produk agar lebih dapat membangun loyalitas nasabah Bank Ekonomi Raharja Tbk Bandar Lampung

    PERAN REPORTER DALAM MENINGKATKAN MUTU SIARAN PADA PROGRAM SIARAN LAMPUNG HARI INI DI TVRI LAMPUNG

    No full text
    Penelitian ini, mengedepankan topik tentang Peran reporter dalam meningkatkan mutu siaran pada program Lampung Hari Ini di TVRI Lampung. Permasalahan yang dikemukakan dalam pembahasan adalah : (1) Bagaimana peran reporter TVRI Lampung dalam meningkatkan mutu siaran melalui program siaran Lampung Hari Ini. (20 Bagaimana kebijakan redaksional TVRI Lampung dalam meningkatkan mutu siaran pada program siaran Lampung Hari Ini. Untuk menjawab permasalahan diatas, penulis menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan analisis yang bersifat deskriptif analisis. Data yang digunakan bersumber dari data field research, yakni transkip wawancara dan hasil observasi terhadap objek penelitian, serta data pendukung penelitian yang bersifat teoritik maupun konseptual yang bersumber dari literature/ kepustakaan. Analisis data penelitian ini menunjukkan hasil : (1) Peran reporter TVRI Lampung dalam meningkatkan mutu siaran melalui program siaran Lampung Hari Ini. secara garis besar dapat dicermati pada rangkaian pra peliputan berita, peliputan berita dan produksi berita. (2) Kebijakan redaksional TVRI Lampung dapat dimaknai sebagai rangkaian pedoman yang menjadi dasar redaksional dalam mensukseskan visi dan misinya. Beberapa aspek yang mempengaruhi kebijakan redaksional TVRI Lampung dalam proses publikasi siarannya, antara lain : (1) Artikulasi fungsi media massa sebagai penyebar informasi, pendidikan, hiburan dan pengaruh. (2) Dimensi normative penyiaran, kode etik jurnalistik dan regulasi terkait lainnya. (3) Nilai jurnalistik dalam suatu berita. (4) Respon khalayak atau dampak sosial terkait publikasi siaran politik. Dalam upaya meningkatkan mutu siaran kepada khalayak, TVRI Lampung menjalankan peran/ fungsi kontrol sosial, serta berupaya terhindar dari kepentingan sekretarian atau bersifat partisan dengan terus berupaya mengutamakan kepentingan masyarakat maupun kemanusian universal. Hal ini sesuai dengan paradigma pers yang bertanggungjawab sosial (social responsibility pers), kepada Negara dan tangungjawab individual

    PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT BPR FAJAR WARAPASTIKA WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR

    No full text
    gambaran kinerja karyawan PT BPR Fajar Warapastika Way Jepara Lampung Timur diindikasikan masih rendah. Gejala yang muncul adalah tidak tercapainya target nasabah sesuai dengan standar nasabah yang ditetapkan PT BPR Fajar Warapastika Way Jepara Lampung Timur selama tahun 2014 yaitu sebesar 175 orang, sedangkan realisasi nasabah yang tercapai hanya 60 orang atau baru tercapai sebesar 34%. Kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT BPR Fajar Warapastika Way Jepara Lampung Timur. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Berdasarkan Uji anova atau F tes di dapat F hitung sebesar 23,771 lebih besar daripada 4,20 dengan tingkat signifikan 0,000. karena probability atau tingkat signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan. keseluruhan responden memberikan penilaian bahwa variabel kinerja karyawan dalam kategori ”Cukup Baik” dan indikator terendah adalah “Memahami Orang lain”

    Pengaruh Motivasi Lingkungan Kerja dan Profesionalisme Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi, lingkungan kerja dan profesionalisme kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 54 orang responden yang merupakan populasi pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan sebagai objek penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan kuesioner dan wawancara kepada para pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Sedangkan analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (X1) motivasi, (X2) lingkungan kerja dan (X3) profesionalisme kerja terhadap variabel terikat (Y) yaitu Kinerja pegawai adalah analisis regresi linear berganda, dengan program SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 karena uji dua sisi maka 2,5% dan N = 54 diperoleh t tabel sebesar = 2,00856. Sedangkan t hitung untuk motivasi dilihat dari output olah data adalah 6,327, untuk lingkungan kerja 3,673, sedangkan untuk profesionalisme kerja sebesar 4,059 (t hitung > t tabel) maka berdasarkan uji t ini disimpulkan motivasi, lingkungan kerja, dan profesionalisme kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan. Dengan uji F Tingkat signifikansi menggunakan 0,05 (∂ = 5%) maka diperoleh F tabel sebesar 2,79. Sedangkan berdasarkan output olah data diperoleh F hitung sebesar 209,147, karena F hitung > dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa secara bersama ada pengaruh signifikan antara variabel bebas (motivasi, lingkungan kerja, dan profesionalisme kerja) terhadap variabel terikat (kinerja pegawai) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selata

    Pengaruh Bauran Pemasaran dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Pada PT. Astra Internasional Daihatsu Lampung

    No full text
    Di era globalisasi saat ini, pemasaran merupakan hal yang sangat penting, mengingat banyaknya persaingan yang terjadi antara perusahaan- perusahaan yang bertarung merebut konsumen di setiap lini dan segmentasi konsumen yang ada di suatu wilayah penjualan. Di indonesia industri otomotif adalah industri yang memiliki potensi yang sangat baik, tingkat keinginan masyarakat untuk menaikkan prestise dapat dilakukan dengan kendaraan yang mereka gunakan. Banyaknya produk perusahaan transportasi yang menawarkan varian produk yang sama juga membuat persaingan semakin ketat. Konsep pemasaran menilai berhasilnya suatu perusahaan apabila perusahaan tersebut dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan baik, hal tersebut menandakan bahwa perusahaan telah memasuki era kompetisi. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh mengetahui dimensi mana yang lebih berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian mobil oleh konsumen. Tipe penelitian adalah tipe penelitian survey, Populasi dalam penelitian adalah konsumen PT. Astra Internasional Daihatsu Lampung, dalam penelitian ini seluruh populasi dijadikan sampel atau penelitian survey atau sensus sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan Analisis Regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Bauran Pemasaran (X1) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mobil pada PT. Astra Internasional Daihatsu Lampung. Standar bauran pemasaran dan kualitas pelayanan dapat memberikan keuntungan lebih bagi karyawan dan PT. Astra Internasional Daihatsu Lampung . Hasil ini menunjukkan bahwa jika memperbaiki bauran pemasaran (X2) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian mobil pada PT. Astra Internasional Daihatsu Lampung. Artinya, dengan kinerja karyawan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian. Bauran Promosi dan Kualitas Pelayanan secara bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen pada PT. Astra Internasional Daihatsu Lampung. Hasil ini menunjukan bahwa dengan meningkatkan bauran pemasaran dan memperbaiki kualitas pelayanan karyawan untuk memenuhi kebutuhan konsumen sehingga akan meningkatkan kepuasan konsumen yang dapat berpengaruh pada keputusan pembelian

    Analisis Penerapan Sistem Antrian Model Multiple Channel Query System Atau M/M/S (Studi Kasus Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kanca Teluk Betung Bandar Lampung dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Kcp Teluk Teluk Betung Bandar Lampung)

    No full text
    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kanca Teluk Betung Bandar Lampung using a queuing system model of a multiple track or Multiple Channel Query System (M/M/S) with four person tellers. From the data processing, the highest number of customers waiting in the queue occurred in the period of 08.00-09.00 and 13.00-14.00 as many as 23.56 people with the longest average time spent by customers in the queue for 18.36 minutes. While the results of data processing using Multiple Channel Query System (M/M/S) model by increasing the number of tellers to five people, obtained the number of customers waiting in the queue occurred in the period of 08.00-09.00 and 13.00-14.00 as much as 1.67 people with time the longest average customer spent in the queue for 1.3 minutes. This shows that the performance of queuing system at counter teller of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kanca Teluk Betung Bandar Lampung will increase if adding one teller by using the same queue system that is Multiple Channel Query System (M/M/S). PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Kcp Teluk Teluk Betung Bandar Lampung using a queuing system model of a single track or Single Channel Query System (M/M/1) with the number of one person teller. From the results of data processing, this model shows the highest number of customers waiting in the queue occurred in the period of 08:00 to 09:00, 10:00 to 11:00 and 13:00 to 14:00 as many as 19 people and the longest average time spent by customers in the queue for 60 minutes. From the results of data management using multiple track queuing system or Multiple Channel Query System (M/M/S), the number of customers waiting in the queue that occurred in the time period 08.00-09.00, 10.00-11.00 and 13.00-14.00 decreased by 17.77 person to 1.23 people and the longest average time spent by customers in the queue is reduced from 56.16 minutes to 0.87 minutes. This shows the performance of queuing system at PT Bank Syariah Mandiri counter (BSM) Kcp Teluk Teluk Betung Bandar Lampung will increase by using Multiple Channel Query System (M/M/S)

    ANALISIS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung)

    No full text
    Management of Regional Property at the Regional Financial and Asset Management Agency of Lampung Province which is based on the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 19 of 2016 concerning Guidelines for Regional Property Management, in the implementation of the presentation of the report is still not optimal and causes problems both administratively and physically so that it will be related to the results whether or not local revenue (PAD) is good. The purpose of this paper is to analyze how the management of regional property so as to increase local revenue, what aspects become obstacles and what efforts can be made. The theory that becomes a reference for analyzing is in accordance with the expert opinion put forward by George R. Teryy that good management includes Planning, Organizing, Actuating, Controlling. This research method is to use qualitative research with descriptive analysis method, the data collection technique used by the author in making this report is to use the method of observation, direct interviews with BPKAD officials in Lampung Province, besides that the author also conducts documentation studies and literature studies to support fulfillment. this research. The result of this research is that the implementation of regional property management at the Regional Financial and Asset Management Agency has implemented a good management pattern starting from Planning, Organizing, Actuating, and Controlling or in short. (POAC), although the implementation is still not optimal, and what becomes an obstacle in the management of regional property to increase regional revenue (PAD) is the change in the regulations for the organizational structure, duties and functions and work procedures of the Lampung province regional apparatus in 2019. happen in 2020, changes in the leadership of regional heads, not optimal implementation of leases and sales, the occurrence of land/land disputes, based on data in 2019 there was an increase in local revenue (PAD), while in 2020 there was a significant decrease and maximum efforts have been made by the Regional Asset Management Sector such as improving performance by placing the State Civil Apparatus (ASN) in accordance with job analysis, determining policies, and dispute resolution

    ANALISIS IMPLEMENTASI PERATURAN BERSAMA TAHUN 2010 TENTANG SINKRONISASI KETATALAKSANAAN SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM MEWUJUDKAN PENEGAKAN HUKUM YANG BERKEADILAN BERKAITAN DENGAN KOORDINASI ANTARA PENYIDIK DENGAN JAKSA PENUNTUT UMUM PADA PROSES PRAPEN

    No full text
    The Archipelago Insight's view states that development in the field of law throughout the archipelago is based on a single legal entity that applies one national law, namely by making and perfecting laws, enhanced by unification and codification, which in the field of Criminal Procedure Code aims to enable the public to live up to their rights and obligations and in order to improve the attitude and mental development of law enforcers in accordance with their respective functions and authorities towards the establishment and stability of law and justice as well as protection of human dignity and order and legal interests. Fundamental changes in the investigation stage have placed investigators and public prosecutors in a coordinating relationship (functional and institutional) in the context of completing the criminal case investigation process as a series of units. One of the goals of this coordinating relationship is to avoid human rights violations in the investigation process. Technically administratively, a prosecutor can only act as a public prosecutor if a warrant for the appointment of a public prosecutor has been issued against him (P 16 A). Technically, he has only acted as a Public Prosecutor since he delegated the case to the court. Thus, the author conducted a research entitled Juridical Analysis of Implementation of Joint Regulations 2010 Concerning Synchronization of Management of the Criminal Justice System in Realizing Just Law Enforcement Regarding Coordination Between Investigators and Public Prosecutors in the Pre-Prosecution Process. The results of this study are known that the factors that can be an obstacle to the implementation of coordination between investigators and public prosecutors at the pre-prosecution stage are the results of investigations that have been declared complete by the public prosecutor, but not followed by the submission of suspects and evidence, the existenceof arrears in criminal cases that have not been completed. resolved and the termination of the investigation or prosecution of criminal case

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN PADA AUTO 2000 WAY HALIM BANDAR LAMPUNG

    No full text
    Kepuasaan pelanggan merupakan suatu tingkat perasaan konsumen setelah membandingkan antara apa yang diterima setelah mengkomsumsi, menggunakan, atau mendapatkan produk atau jasa dengan harapan yang diinginkan dari konsumen sebelum menggunakan produk atau jasa tersebut.Sebagai perusahaan mengetahui tingkat kepuasaan konsumen sangatlah penting, hal ini guna memperbaiki kekurangan yang ada dan mempertahankan serta meningkatkan yang telah ada agar konsumen mendapatkan apa yang menjadi harapanya.Saat ini yang dilakukan oleh Auto2000 Way Halim untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan adalah melalui berbagai alat email,kotak saran crc serta three day follow up. Dari keempat alat diatas hanya dua yang sering digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasaan konsumen. Pertama adalah melaui CRC ( Custumer Relation Coordinator ) yang  merupakan bagian dari perusahaan yang di fokuskan dalam hal pelayanan custumer, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, mendengarkan masukan dari pelanggan serta pemberian solusi. Bagian kedua adalah melaui Three Days Follow Up yaitu merupakan alat yang kedua yang di gunakan untuk mengetahui tingkat ketidakpuasaan terhadap layanan yang diberikan. Maka penulis memutuskan untuk mengabil judul “Analisis Faktor – faktor yang mempengaruhi Kepuasan Pelanggan pada Auto2000 Way halim Bandar Lampung ”penulis ingin mengetahui Faktor apa saja yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan metode IPA (Importance Performance Analysis), didapatkan nilai tingkat kesesuaian responden sebesar 100 %, menunjukkan bahwa kinerja bengkel AUTO2000 Wayhalim  terhadap 23 atribut kualitas pelayanan bengkel yang menentukan kepuasan pelanggan adalah memuaskan.Berdasarkan hasil dari diagram kartesius atribut-atribut yang menentukan kepuasan pelanggan bengkel Auto2000 Wayhalim terletak pada kuadran A dan kuadran B yakni Kuadran A yakni 6 Atribut. Kuadran B 8 Atribut
    corecore