297 research outputs found
KREDIT RISKINI BOSHQARISHNI TAKOMILLASHTIRISH
<p>Muazzamov Akmal Akbar o'g'li Bank-moliya akademiyasi tinglovchisi https://doi.org/10.5281/zenodo.10072979 Abstract: This article tries to improve credit risk management and reveal its specific aspects. </p>
KREDIT RISKI VA ULARNI BOSHQARISHNING TAHLILI
<p>Muazzamov Akmal Akbar o'g'li Bank-moliya akademiyasi tinglovchisi https://doi.org/10.5281/zenodo.10073021 Abstract: In this thesis, information on the analysis of credit risk and their management is reflected.</p>
KREDITLAR FOIZ STAVKALARIGA TA'SIR ETUVCHI OMILLAR
<p>Muazzamov Akmal Akbar o'g'li Bank-moliya akademiyasi tinglovchisi https://doi.org/10.5281/zenodo.10073004 Abstract: In this thesis, information about the factors affecting loan interest rates is reflected.</p>
IDE PEMBAHARUAN HUBUNGAN AGAMA DENGAN TRADISI DALAM NOVEL SANG PENCERAH KARYA AKMAL NASERY BASRAL TINJAUAN ANTROPOLOGIS
MUH. RIJALUL AKBAR 08340022 IDE PEMBAHARUAN HUBUNGAN AGAMA DENGAN TRADISI DALAM NOVEL SANG PENCERAH KARYA AKMAL NASERY BASRAL TINJAUAN ANTROPOLOGIS. Skripsi. Progran Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. Pembimbing (1) Drs. Ajang Budiman, M.Hum (2) Dra. Tuti Kusniarti, M.Si., M.Pd
Kata Kunci: Ide Pembaharuan, Hubungan agama dengan tradisi, Antropologi
Penelitian tentang “Ide Pembaharuan Hubungan Agama dengan Tradisi dalam Novel Sang Pencerah Karya Akmal Nasery Basral Tinjauan Antropologis” ini berusaha untuk menemukan bentuk-bentuk dari ide pembaharuan hubungan agama dengan tradisi. Pemilihan novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral ini didasarkan pada pemikiran bahwa novel tersebut membahas tentang pembauran antara agama dan tradisi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, dan kemudian direkam dalam karya tulis berupa karya sastra yaitu novel.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk-bentuk dari hubungan antara agama dan tradisi
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologis. Adapun sumber datanyaadalah novel yang berjudul Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral. Wujud datanya berupa beberapa kalimat dan kutipan-kutipan dalam novel yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tekstual (pustaka) dan penganalisisannya menggunakan teknik deskriptif (mendeskripsikan kalimat/kutipan yang berkaitan dengan hubungan antara agama dan tradisi).
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ide pembaharuan hubungan agama dengan tradisi memiliki berbagai bentuk di antaranya; (1) wujud kebudayaan sebagai kompleks dari ide, (2) kompleks aktivitas serta tindakan berpola masyarakat, dan (3) benda-benda hasil karya manusia dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral kurang harmonis ketika ide pembaharuan yang diajarkan oleh Kiai Dahlan menyinggung ide-ide dalam beragama yang telah menjadi tradisi dan budaya dalam masyarakat. Hal ini menimbulkan ketegangan dalam masyarakat, sehingga fungsi agama sebagai pemersatu masyarakat dan penentram jiwa tidak berjalan dengan baik
Pemerintahan Sendiri (Self-Government)
Akhirnya yang tersisa dari Pilkada 2012 lalu bagi para pemenang hanyalah sukacita kemenangan ditambah dengan segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Selebihnya adalah realisasi janji kampanye yang telah bertebaran di media, dalam pidato, orasi, kaos, stiker ataupun spanduk. Intinya, yang merupakan visi-misi para pemenang. Karena jika tidak, pemilih Aceh yang sangat restrospektif sudah membuktikannya di beberapa Pilkada lal
EEE – KTP…
Gerakan perlawanan anti korupsi di Indonesia kini menghadapi babak baru. Kasus mega korupsi proyek E-KTP menjadi benchmark terhadap keseriusan elemen perlawanan terhadap praktik korupsi, termasuk Pemerintah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan LSM anti-korupsi. Babak baru bagi Pemerintah, karena ini merupakan ujian kesekian kalinya bahwa pemberantasan korupsi dan segala jenis praktik turunannya sepertinya bukan semakin terminimalisir, tapi malah semakin menjadi-jadi. Di sisi lain bagi lembaga super bodi seperti KPK, kasus E-KTP juga menjadi ujian kredibilitas bagi mereka untuk menangani kasus tersebut secara tuntas tanpa terseret arus kepentingan dan politicking elit politik nasional
Pidie, “Cina Hitam“ di Aceh
Kabupaten Pidie, pada tahun 2007 yang lalu dimekarkan menjadi Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya – dulunya lebih dikenal dengan sebutan Pedir. Semasa konflik, wilayah ini dikenal sebagai ‘daerah rawan’ oleh Pemerintah, karena merupakan basis pendukung pemberontakan DI/TII-nya (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) Daud Beureueh serta Hasan Tiro dengan GAM-nya (Gerakan Aceh Merdeka). Keduanya merupakan putra asli kelahiran Pidie. Selain semangat juang, banyak pula yang lupa bahwa sebenarnya masyarakat Pidie juga dikenal dengan warisan budaya turun-temurun yang sampai kini masih dianut kuat oleh masyarakatnya, yaitu semangat merantau
Muhammadiyah Di Ujung Barat: Sumbangan Pemikiran Angkatan Muda
Buku ini merupakan kumpulan tulisan/opini para Angkatan Muhammadiyah Aceh yang dipublikasi dalam berbagai media massa lokal maupun nasional. Hal ini membuktikan bahwa Angkatan Muda Muhammadiyah setidaknya telah memberikan sumbangsih pemikiran dalam menanggapi berbagai isu yang terjadi dewasa ini, baik di level lokal, nasional dan internasional
Yang Tersisa Paska 12 Tahun MoU Helsinki
MoU Helsinki sudah memberikan warna tersendiri dalam wajah kehidupan masyarakat Aceh. Banyak hal positif dan kemajuan yang telah tercapai. Pemerintah Republik Indonesia telah memberikan amnesti (ampunan) kepada semua yang terlibat dalam kegiatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) selambat-lambatnya adalah 15 hari sejak MoU Helsinki ditandatangani. Seluruh narapidana politik (Napol) dan tahanan politik (Tapol) yang pernah dan sempat ditahan akibat keterlibatan dalam konflik Aceh telah dibebaskan tanpa syarat
Diskursus Islam Aceh
Ini bukanlah kesimpulan akhir yang menyeluruh, selain hanya melihat salah satu dari sekian banyak perspektif batas waktu praktik diskursif Islam Aceh. Ini juga belum bisa menjelaskan arah perkembangan dominasi wacana Islam Aceh ke depan paska konflik. Harapannya adalah identitas Islam Aceh bisa mengambil segala makna positif dari unsur lokalisme, nasionalisme dan globalisme, sehingga niat untuk menjadi demokratis-humanis tidak terjegal oleh syariat Islam. Sebaliknya, demokrasi dan Islam Aceh mudah-mudahan bisa berevolusi menjadi demokrasi yang religius dan menjadi model bagi dunia
- …
