1,721,010 research outputs found

    Pembuatan Aplikasi Buku Penghubung pada TK ‘X’

    Full text link
    Abstract—Buku Penghubung at TK 'X' is a communication medium between schools and parents regarding the distribution of school announcements, parents' messages to schools, and reporting for non-academic activities at home.  Since the pandemic, Buku Penghubung at TK 'X' has undergone a system change from a paper-based to a web-based system. Based on the initial analysis results, it was found that this system was not running effectively because the school and parents often forgot to access the web to get the information they received. The questionnaire results from 30 respondents found that 95% of parent respondents wanted notifications on their mobile phones regarding information from the school, 80% of parents wanted to be able to provide responses to the information provided, 90% of teacher respondents wanted a message feature from parents regarding important matters from students that need attention, and 100% of teachers wanted a feature for parents to be able to report non-academic activities at home with a simple interface design..There is a need to create a mobile-based Buku Penghubung application to overcome this. This research was conducted using the Design Science research method (DSRM), which uses several data collection methods at the completion stage. The validation results show that the majority of users in the form of homeroom teachers and parents of students, feel very helpful with the application developed. Keywords: information system, administration, non-academic, android   Abstrak—Buku penghubung pada TK ‘X’ merupakan sebuah media komunikasi anatar sekolah dan orang tua siswa terkait distribusi pengumuman sekolah, pesan orang tua untuk sekolah maupun pelaporan kegiatan non akademik di frumah.  Sejak pandemi, buku penghubung di TK ‘X’ telah mengalami perubahan sistem, yaitu dari sistem berbasis kertas menjadi sistem berbasis web. Berdasarkan hasil analisis awal didapatkan, bahwa sistem ini kurang berjalan secara efektif, dikarenakan baik pihak sekolah maupun orang tua siswa sering lupa meluangkan waktu untuk mengakses web guna mendapatkan informasi yang diterima. Hasil  kuisioner terhadap 30 responden didapatkan bahwa 95% responden orang tua menginginkan adanya notifikasi pada ponsel tentang  informasi dari sekolah, 80% orang tua menginginkan dapat memberikan tanggapan kepada informasi yang diberikan,  90% responden guru menginginkan adanya fitur yang pesan dari orang tua tentang hal-hal penting dari siswa yang perlu mendapatkan perhatian, serta 100% guru menginginkan fitur untuk bagi orang tua untuk dapat melaporkan kegiatan non akademik di rumah dengan rancangan antar muka yang sederhana.Terdapat kebutuhan untuk membuat aplikasi buku penghubung berbasis mobile untuk mengatasi hal ini. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian Design Science (DSRM) yang menggunakan beberapa metode pengumpulan data pada tahapan penyelesaiannya. Hasil validasi menunjukkan bahwa mayoritas user yang berupa wali kelas dan orang tua siswa merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi yang dikembangkan. Kata kunci: sistem informasi, administrasi, buku penghubung, androi

    ANALISIS DAN DESAIN INTEGRATED SUPPORT SYSTEM YANG DIIMPLEMENTASIKAN PADA PENANGANAN MASALAH DI LINGKUP UNIVERSITAS

    No full text
    Secara umum sebuah universitas memiliki struktur organisasi yang hampir sama, yaitu terdiri dari Rektor dan beberapa Wakil Rektor yang membawahi unit-unit yang menangani kegiatan akademik atau non akademik. Bila seorang karyawan mengalami permasalahan yang berhubungan dengan kegiatan akademik maupun non akademik, maka karyawan tersebut dapat membinta bantuan peneyelsaian masalah pada unit-unit yang bersesuaian. Penyelesaian masalah dapat dilakukan sebuah unit saja atau bisa melibatkan banyak unit. Jika penyelesaian masalah melibatkan banyak unit dalam penyelesaiannya, maka bisa terjadi ada pelimpahan masalah agar masalah yang dihadapi dapat diselesaikan. Pelimpahan masalah ini dapat berpotensi untuk menimbulkan masalah baru jika tidak ada koordinasi yang baik dan jelas antara unit-unit yang menangani masalah dan karyawan pemilik masalah. Saat ini banyak universitas yang belum memiliki mekanisme bagi karyawan untuk memantau bahkan mengkomunikasikan penyelesaian permasalahan yang mereka ajukan. Sistem yang memfasilitasi mekanisme koordinasi antara unit-unit dalam menyelesaikan sebuah masalah tertentu juga belum ada. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bagi keadaan ini dan mendesain sistem yang dapat mengintegrasikan unit-unit yang ada di sebuah universitas dalam memberikan bantuan terhadap penyelesaian sebuah masalah tertentu. Sistem ini berbasis web sehingga komunikasi antara pemilik masalah dengan unit yang dituju, ataupun antara unit yang hendak menyelesaikan sebuah masalah dapat dilakukan dengan mudah. Sistem ini juga mencatat semua bentuk respon yang diberikan oleh tiap unit sehingga penelusuran terhadap penyelesaian permasalahan dapat dilakukan, baik oleh karyawan sebagai pemilik masalah, ataupun unit-unit yang bersamasama menangani sebuah masalah tertentu. Selain itu wakil rektor mapun rektor dapat dengan mudah mengawasi kinerja unit-unit yang ada di bawahnya, karena sistem tersebut memungkinkan rektor ataupun wakil rektor untuk melakukan monitoring terhadap penyelesaian sebuah masalah yang dilakukan oleh unit-unit dibawah mer

    PEMBUATAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI RUMAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    No full text
    Making the right home selection will become difficult thing if there are a lot of alternatives and criterias to be considered. Therefore, a system that could assist user in decision support for home selection is needed. Index model method is implemented in this decision support system. This system is also created based on Geographical Information System so that the user will be able to see the home location geographically.Conclusion from this discovery is this system able to help property salesperson to search and to show home location and information. This system also support prospective customer to make decision in home selection based on their criterias required. This system is developed to be able to analyze feasibility of choosen location

    PEMBUATAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN DENGAN METODE TOPSIS UNTUK MEMBANTU PEMILIHAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DAN SEDERAJAT DI KABUPATEN SIDOARJO BERBASIS PETA DIGITAL

    Full text link
    School selection may become a difficult activity if candidate students and their parents have many criterias as their consideration. The right selection of school especially high school have major influence to the success of student’s readiness for entering their upcoming study or career path. Complete information source of high school can be obtained only at those schools. Candidate students and/or their parent have to visit each schools to get complete information. This research develop a decision support system using TOPSIS method, which asists user to identify which school fulfills their considerate criterias. The system provides detail information of suggested school including digitized map to present school location and public transpotation route passing that school. To get validity output of the system, various information provides by the system is extracted from survey that candidate students and/or their parents as the repondents in analysis phase. School party also become a user in this system and have responsibilty to keep the information of their school updated

    A Systematic Review of Indonesia’s Heritage Tourism in Perspective of Smart Tourism Conceptual Model

    Full text link
    Currently, smart tourism has been adopted by cities in many countries. But this concept has various meaning built on different point of view of the smart tourism initiatives. This paper aims to give contribution on conceptual model formulation for smart tourism in process approach, using heritage tourism as case study. A literature review using PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses) was carried out to achieve an understanding of the term smart tourism itself, with reference to various literature from qualified journals. From the literature review, various terms related to the definition, objectives, characteristics, inputs and outputs of smart tourism will be obtained. A semantic process with content analysis method to help determine the dominant factors/variables as important objects of Smart Tourism. The model to be built describes the components that influence the smart tourism process. This model also considers some local values that are used in general and particular in tourism policies that have been implemented in Indonesia. These values are believed to have an influence and characteristic of the smart tourism model in Indonesia. In the end, the model also describes the expected results of the smart tourism process

    Partner Relationship Management Architecture Design For SME During Pandemic Era

    Full text link
    Abstract—The pandemic situation encourages every business, including small and medium scale, to transform towards an online business. This is done to be able to continue to reach customers and carry out existing business processes well. However, with the reduction or disappearance of face-to-face meetings, the quality of the relationship decreases both on the customer and business partner side. This research focuses on the relationship with business partners, where the exchange of information and data is not optimal in this section, and even errors can occur. Many studies have tried to optimize relationship management with business partners, but none have focused on small and medium-sized businesses during this pandemic. SME's need to manage their business relationships. However, according to research that has been done, many of these business models do not realize the importance of this, and only focus on selling.. This research aims to design PRM architecture designs for small and medium-scale enterprises in this pandemic era. This research resulted in an e-marketplace design that implements PRM for SMEs by applying a recommendation system for distributors to provide the right product to each reseller. Through the results of initial trials conducted by users, both from distributors and resellers, it is easier to understand each other's needs with this e-marketplace. Keywords: SMEs, PRM, channel management, recommendation system, pandemic   Abstrak—Situasi pandemi mendorong setiap bisnis, termasuk skala kecil dan menengah, untuk bertransformasi menuju bisnis online. Hal ini dilakukan untuk dapat terus menjangkau pelanggan dan menjalankan proses bisnis yang ada dengan baik. Namun, dengan berkurangnya atau hilangnya pertemuan tatap muka, kualitas hubungan menurun baik di sisi pelanggan maupun mitra bisnis. Penelitian ini berfokus pada hubungan dengan mitra bisnis, dimana pertukaran informasi dan data tidak optimal pada bagian ini, bahkan kesalahan dapat terjadi. Banyak penelitian telah mencoba mengoptimalkan manajemen hubungan dengan mitra bisnis, tetapi tidak ada yang fokus pada usaha kecil dan menengah selama pandemi ini. Padahal sebenarnya SME pun sangat perlu mengelola relasi bisnisnya. Namun menurut riset yang pernah dilakukan, bisnis model ini banyak yang belum menyadari pentingnya hal tersebut, dan hanya fokus pada menjual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain arsitektur PRM untuk usaha kecil dan menengah di era pandemi ini. Penelitian ini menghasilkan desain e-marketplace yang mengimplementasikan PRM untuk UKM dengan menerapkan sistem rekomendasi bagi distributor untuk menyediakan produk yang tepat untuk setiap reseller. Melalui hasil uji coba awal yang dilakukan oleh pengguna, baik dari pihak distributor maupun reseller menjadi dimudahkan untuk lebih saling memahami kebutuhan masing-masing dengan adanya e-marketplace ini. Kata kunci: SMEs, PRM, channel management, sistem rekomendasi, pandemi &nbsp

    Analisis dan Perancangan Perangkat Lunak Untuk Software Configuration Management

    No full text
    Seiring dengan perkembangan waktu, kompleksitas dan ukuran dari produk perangkat lunak semakin bertambah. Pada waktu yang sama, tekanan persaingan yang ketat juga menuntut para pembuat dan pengembang perangkat lunak untuk bekerja semakin cepat dalam menyelesaikan sebuah proyek perangkat lunak. Disamping itu, user juga semakin menyadari tentang pentingnya kualitas produk akhir. Hal-hal tersebut dapat membawa kegagalan proyek perangkat lunak jika tidak dikontrol dengan baik (Koskela, 2003). Oleh sebab itu, diperlukan adanya kontrol pada saat proyek pembuatan dan pengembangan produk software dikerjakan dan juga pada saat produk perangkat lunak mengalami perubahan atau modifikasi mulai dari awal pembuatan hingga perangkat lunak selesai dikerjakan. Konsep Software Configuration Management (SCM), memungkinkan para pengembang proyek untuk senantiasa mencatat semua bentuk rekonfigurasi yang terjadi selama proyek berjalan. Sampai saat ini belum ada sebuah perangkat lunak untuk memfasilitasi konsep ini. Penelitian ini bertujuan untuk perancangan pengembangan sebuah perangkat lunak yang dapat menunjang implementasi konsep SCM dalam sebuah proyek perangkat lunak. Ide dasarnya adalah dengan mengembangkan sistem yang digunakan untuk mengidentifikasi, mencatat, mengontrol, dan melaporkan setiap perubahan, aktifitas serta orang-orang yang terlibat dalam proyek pembuatan dan pengembangan perangkat lunak. Selain itu sistem ini juga menangani proses penjadwalan sumber daya manusia dalam keterlibatannya di dalam proyek-proyek yang ditangani oleh pengembang proyek dan pencatatan rencana dan realisasi anggaran bagi semua aktivitas selama pengerjaan proyek berjalan

    PEMBUATAN APLIKASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF SEBAGAI ALAT BANTU BELAJAR MEMASAK PADA ANAK-ANAK

    No full text
    Dalam dunia pendidikan terdapat dua bentuk pendidikan, yaitu pendidikan akademik dan non akademik. Pendidikan akademik adalah pendidikan yang diberikan oleh institusi pendidikan formal yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keahlian pada satu ilmu pengetahuan atau seni tertentu, semantara pendidikan non akademik adalah penyeimbang dari pendidikan akademik yang berhubungan dengan pengembangan bakat dan minat siswa. Salah satu pendidikan non akademik yang umum diberikan adalah kegiatan memasak. Sayangnya, pelajaran memasak kurang mendapatkan perhatian khusus, karena dinilai tidak menarik. Padahal keterampilan memasak adalah sebuah keterampilan yang cukup penting untuk dikuasai bahkan sejak usia anak-anak. Ada banyak resep-resep masakan yang cukup sederhana namun cukup menarik yang seharusnya dapat dipelajari oleh anak-anak. Berdasarkan hasil analisis, kegiatan memasak bagi anak-anak lebih banyak diajarkan dengan praktek langsung oleh orang tua dan guru. Kelemahan yang ditimbulkan adalah keterbatasan waktu orangtua dalam mengajarkan memasak banyak variasi makanan ataupun justru orangtua itu sendiri tidak paham benar cara memasak. Keterbatasan jam belajar sekolah juga mengakibatkan guru kesulitan dalam memberikan pelajaran memasak hingga tuntas. Salah satu metode yang bisa dijadikan alternatif solusinya adalah pembuatan aplikasi pembelajaran interaktif memasak untuk anak-anak. Dengan adanya aplikasi ini, belajar memasak akan lebih mudah dipahami dan menyenangkan, karena pada aplikasi pembelajaran interaktif ini mampu menyampaikan informasi serta berinteraksi dengan pemain baik dari apa yang mereka lihat, dengar, dan lakukan.¬ Setelah dilakukan uji coba disimpulkan bahwa Aplikasi Pembelajaran Interaktif sebagai Alat Bantu Belajar Memasak pada Anak-Anak Usia Sekolah Dasar ini sangat membantu anak-anak dalam memahami cara memasak

    Implementasi Konsep Just In Time Management Pada Situs E-Commerce Distributor Karung 'X'

    No full text
    Distributor 'x' is a company that distributes plastic sacks, made by customer orders. Based on customer order, distributor 'X' purchases plastic sacks as a main material from sack factory and then send this order to printing vendor if any printing is required. On completion, distributor 'X' has to pick up this order and bring this order to expedition service. There are two major obstacles that distributor 'x has to encounter. First of all is the limited warehouse that makes distributor 'X' unable to save too much order before they are taken to the next process. The secord is distributor 'x' needs a relatively long time to complete orders from customers, because communication between distributor 'x', its supplier and customers using fax or phone may cause miscommunications. Finding the match combination of supplier to fulfill the orders also becomes a process that needs some time to accomplish. Just in time management that's applied in e-commerce for distributor 'x' may become a solution that suitable to overcome this condition. The processes, communications, data exchange and transactions will become easier, more responsive and more flexible using Internet. The system also designed to support distributor in finding the match combinations of supplier's offer on an order. JIT concept may reduce inventory because all processes of an order fulfillment will be handled by supplier

    PERANCANGAN PEMBUATAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING PADA STUDI KELAYAKAN PEMBUKAAN JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN KOTA (SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN KOTA)

    No full text
    Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya adalah instansi pemerintah yang tugasnya adalah membuka dan mengalihkan jaringan trayek angkutan kota serta menentukan jumlah armada dan tarif angutan kota
    corecore