1 research outputs found
KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK DAN NILAI PENDIDIKAN KUMPULAN CERPEN KEDAI BIANGLALA KARYA ANGGUN PRAMESWARI SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA
Abstract: This research aims to describe: (1) intrinsic element on a collection of short strories Kedai Bianglala; (2) social aspect on a collection of short stories; (3) the worldview of the author (Anggun Prameswari); (4) the educational values are contained in a collection of short stories; and (5) the relevance of teaching materials in Indonesian language at high school. The research method using descriptive qualitative with approach of genetik structuralism. The results of the research are as follows. First, intrinsic elements contained in a collection of short strories Kedai Bianglala including theme, plot, background, characterization, point of view and mandate. The elements are different between short story one wih another short story. Secondly, The social aspect raised by the author in a collection of short sories of Kedai Bianglala is the point modern view society that is not old-fashioned, but is still overshadowed by the conservative values. The story raised about caring, obedience, and sacrifice. Thirdly, the worldview of Anggun Prameswari raises on the social issues relating of the women story. Fourth, the value of education in the collection of short stories Kedai Bianglala includes the value of religious education, the moral education value, the social education value and the cultural education value. Fifth, a collection of short stories Kedai Bianglala and the result of value contained in the short story is relevan if used of teaching materials in Indonesian Language at high school. Keyword: collection of short stories, Kedai Bianglala, genetic structuralism, educational value, material relevance. Abstrak: Penelitian Ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik pada kumpulan cerpen Kedai Bianglala; (2) aspek sosial pada kumpulan cerpen; (3) pandangan dunia pengarang (Anggun Prameswari); (4) nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kumpulan cerpen; dan (5) relevansi sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stukturalisme genetik. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, unsur intrinsik yang terdapat pada kumpulan cerpen Kedai Bianglala meliputi tema, alur, latar, penokohan, sudut pandang, dan amanat. Unsur-unsur tersebut berbeda antara cerpen satu dengan cerpen yang lain. Kedua, aspek sosial yang diangkat oleh pengarang dalam kumpulan cerpen Kedai Bianglala adalah sudut pandang masyarakat modern yang tidak terlalu kolot, namun masih dibayangi oleh nilai-nilai konservatif. Ceritanya mengangkat tentang kepedulian, kepatuhan, dan pengorbanan. Ketiga, pandangan dunia Anggun Prameswari mengangkat tentang isu-isu sosial yang berhubungan dengan kisah-kisah perempuan. Keempat, nilai pendidikan dalam kumpulan cerpen Kedai Bianglala meliputi nilai pendidikan agama, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya. Kelima, kumpulan cerpen Kedai Bianglala dan hasil analisis nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada cerpen relevan bila digunakan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci: kumpulan cerpen. Kedai Bianglala, strukturalisme genetik, nilai pendidikan, relevansi bahan ajar
