3 research outputs found

    HUBUNGAN KEMAMPUAN TATA BAHASA DAN SEMANTIK MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA ARAB UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM TAHUN AJARAN 2024-2025.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan tata bahasa dan semantik mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Mataram. Kemampuan tata bahasa dan semantik merupakan dua komponen penting dalam pembelajaran bahasa yang saling terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi Pearson untuk mengukur hubungan antara kedua variabel tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 35 mahasiswa yang dipilih secara acak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan tata bahasa dan semantik, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0.313 dan nilai signifikansi 0.113. Berdasarkan hasil ini, hipotesis alternatif (Hₐ) diterima dengan persentase 68.57%, yang menunjukkan bahwa pemahaman tata bahasa yang baik dapat meningkatkan pemahaman semantik mahasiswa dalam bahasa Arab. Oleh karena itu, disarankan agar pembelajaran bahasa Arab diintegrasikan dengan pengajaran tata bahasa dan semantik secara holistik serta memanfaatkan teknologi untuk memperkuat pemahaman kedua aspek tersebut. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menggali faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hubungan antara tata bahasa dan semantik dalam pembelajaran bahasa Arab

    "Exploitation of Teenager" (Mengenal Dan Mencegah Child Grooming di Era Digital Produksi Talkshow Sebagai Art Director

    No full text
    Perilaku grooming yang berfokus pasa modus manipulasi emosional dan psikologis pada dasarnya terjadi kepada orang dewasa maupun anak-anak (Sinnamon, 2017). Namun biasanya ketika kita membicarakan grooming, masyarakat cenderung terfokus pada grooming yang terjadi pada anak-anak, atau yang biasa disebut sebagai Child Grooming. Perilaku ini sendiri mengacu kepada perilaku non kekerasan sebagai salah satu modus yang digunakan oleh beberapa pelaku, yang bertujuan untuk mendapatkan akses dan kontrol atas korban yang sedang dituju oleh pelaku (Lanning, 2018). Perilaku Child Grooming ini biasanya dilakukan dengan adanya unsur pemaksaan, menipu, dan memanipulasi korban dengan usia dibawah 18 tahun yang menuju ke arah aktivitas seksual dan bisa dikatakan bahwa perilaku Child Grooming merupakan perilaku eksploitasi seksual anak (Vijver dan Harvey, 2019). Oleh sebab itu, penulis membuat video edukasi berupa talkshow yang bertujuan untuk mengajak masyarakat dalam mengenal dan mencegah perilaku Child Grooming di Era Digital. Dalam talkshow ini, penulis menghadirkan narasumber seorang praktisi Dosen Psikolog, ketua DP3APPKB Kota Salatiga, serta seorang mahasiswa berprestasi yang dapat memberikan contoh agar terhindar dari perilaku Child Grooming.Typical behavior that focuses on the mode of emotional and psychological manipulation basically applies to both adults and children (sinnamon, 2017). But usually when we talk about bribery, people tend to focus on the characteristics that occur in children, or what is commonly referred to as child abuse. This behavior itself refers to nonviolent behavior as one of the means used by some of the perpetrators, which aim to gain access and control over the victims they are currently pursuing (lanning, 2018). Child abuse, cheating, and manipulating victims at just under 18 years of age leading to sexual activity and is, let's just say, child abuse is child sexual exploitation (vijver and Harvey, 2019). As a result, the authors create a educational video show as a talkshow aimed at encouraging people to get to know and prevent child welfare behavior in the digital age. In the talkshow, the author presents source, psychologist lecturer, chief of DP3APPKB Salatiga, and an honor student who can provide examples to help avoid child abuse

    Perkembangan Sastra Arab Pada Masa Permulaan Islam

    No full text
    Karakteristik Prosa Dalam Sastra Arab. Prosa arab telah muncul sejak masa Jahiliyyah sebelum islam datang, tentu saja bentuk dan karakternya berbeda dengan prosa masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk membedah seluk beluk tentang prosa arab dari zaman Jahiliyah hingga zaman modern. Setiap masa memiliki karakter yang berbeda-beda. Untuk dapat memaparkan uraian tersebut, peneliti menggunakan metode deskriptif analitik untuk menjelaskan deskripsi prosa arab secara menyeluruh, juga untuk menganalisa karakteristik setiap masanya. Kesimpulan dari analisis tersebut adalah bahwa bentuk prosa telah melalui perkembangan yang sangat pesat. Pada masa Jahiliyyah, gaya bahasa yang digunakan dalam prosa masih kaya akan konotasi atau keambiguitasan, layaknya syi’r. Sebagian besar berisi tentang seruan untuk mengobarkan semangat.Kemudian pada masa Islam, termasuk masa Umayyah dan ‘Abbasiyah, gaya bahasa yang digunakan semakin teratur, dan mudah dimengerti, salah satu faktorya adalah turunnya mu’jizat Al-Qur’an yang memiliki tuturan bahasa indah. Sedangkan di masa kini atau masa modern, yang paling banyak tersebar adalah novel dengan berbagai macam jenis. Prosa pada masa modern dapat dikategorikan menjadi dua kubu, yaitu prosa imajinatif dan prosa non imajinatif
    corecore