3 research outputs found
ANALISIS TINGGINYA TEMPERATUR GAS BUANG NO.6 YANG MENYEBABKAN GANGGUAN OPERASIONAL PADA MESIN INDUK AHTS. OPS AORA
ABSTRAKSI
Sheva Pratama, Alan, 2024. “Analisis Tingginya Temperatur Gas Buang No.6
Yang Menyebabkan Gangguan Operasional Pada Mesin Induk AHTS OPS
AORA”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik
Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Darul Prayogo, M.Pd.,
Pembimbing II: Irma Shinta Dewi, M.Pd.
Mesin Induk adalah mesin utama pada kapal mencakup seluruh sistem permesinan
yang berfungsi sebagai penggerak utama kapal. Pada penelitian ini terdapat
permasalahan mengenai tingginya temperatur gas buang pada mesin induk, yaitu
sebessar 500°C. Sedangkan tekanan normal yang dianjurkan adalah sebesar 310
470°C. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dampak
serta upaya untuk mengatasi tingginya temperatur gas buang pada mesin induk
tersebut.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data
menggunakan fishbone diagram analysis untuk menemukan akar penyebab dari
permasalahan. Dan dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa
observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan tiga triangulasi untuk
pengujian keabsahan data yaitu, triangulasi teknik, triangulasi sumber dan
triangulasi waktu. Kemudian data tersebut dianalisis sehingga menghasilkan
simpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa temperatur gas buang yang tinggi
disebabkan oleh kebocoran pada exhaust valve seat dan penyumbatan pada saluran
jacket cooling water Sehingga dampak yang ditimbulkan adalah exhaust valve seat
yang mengalami keausan. Upaya penanganan yang dilakukan terhadap tingginya
temperatur gas buang pada mesin induk ini adalah dengan membersihkan saluran
jacket cooling water dan mengganti exhaust valve seat pada mesin induk
Analisis Peningkatan Suhu Gas Buang No. 6 Yang Mengakibatkan Terganggunya Operasional Pada Mesin Induk AHTS OPS Aora
Mesin Induk adalah mesin utama pada kapal
mencakup seluruh sistem permesinan yang berfungsi sebagai
penggerak utama kapal. Pada penelitian ini terdapat
permasalahan mengenai tingginya temperatur gas buang pada
mesin induk, yaitu sebessar 500°C. Sedangkan tekanan
normal yang dianjurkan adalah sebesar 310-470°C. Penelitian
ini
bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab,
dampak serta upaya untuk mengatasi tingginya temperatur
gas buang pada mesin induk. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan
data melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi
pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah
fishbone diagram analysis. Kesimpulan dari penelitian ini
temperatur gas buang yang tinggi disebabkan oleh kebocoran
pada exhaust valve seat dan penyumbatan pada saluran jacket
cooling water Sehingga dampak yang ditimbulkan adalah
exhaust valve seat yang mengalami keausan. Upaya
penanganan yang dilakukan terhadap tingginya temperatur
gas buang pada mesin induk ini adalah dengan membersihkan
saluran jacket cooling water dan mengganti exhaust valve seat pada mesin induk
ANALISIS PAPARAN KEBISINGAN PADA STASIUN LISTRIK PABRIK GULA KREBET BARU
Jika membutunkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail [email protected] atau [email protected]
Dipublikasikan tanggal: 07 Juli 202
