1,720,969 research outputs found
Asuhan Keperawatan Keluarga dengan Masalah Gizi Kurang Keluarga Tn.S Terutama Pada An.R di Desa Trangsan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo
Background: Malnutrition is a condition of very inadequate nutrition caused by low protein energy intake from daily meals and the condition occurs for long period of time.
Method: The research is a descriptive one and sample is child R. Data is obtained by using interview, examination, activity observation and documentation and the research is performed collaboratively with a colleague.
Result: After nursing care for 3 days, diagnoses emerged, namely, nutrition intake was less than needed and risk of developmental disturbance. Implementation was mostly agreeing with action plan.
Conclusion: After nursing care for 3 days started from May 1st to 3rd 2013 for child R with malnutrition, researcher found real experience about administration of nursing care for the patient. Researcher can perform process familial nursing care directly ranged from examination, determination of diagnose, planning, implementation and evaluation, and documentation
Asuhaai Keperawatan Keluarga Tn.S dengan Masalah Utama Gangguan Sistem Endokrin : Diabetes Melitus pada Tn.S di Wilayah Puskesmas Gatak Sukoharjo
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran asuhan keperawata keluarga dengan gangguan sistem endokrin diabetes melitus meliputi pengkajian, diagnosa
keperawatan, rencana keperawatan, implementasi, dan evaluasi keperawatan.
Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga sebanyak 2 kali kunjungan didapatkan hasil keluarga mampu mengenal masalah diabetes melitus, keluarga mampu memutuskan untuk mengatasi atau merawat anggota keluarga dengan masalah diabetes melitus, keluarga mampu merawat anggota keluarga dengan masalah diabetes melitus, keluarga mampu memodifikasi lingkungan untuk mengatasi masalah diabetes melitus, keluarga mampu memanfaatkan fasilitas
kesehatan.
Kesimpulan: Melakukan pengkajian model Friedman, mengidentifikasi masalah diabetes melitus untuk menentukan diagnosa keperawatan keluarga, merencanakan asuhan keperawatan keluarga, memberikan asuhan keperawatan
keluarga, mengevaluasi tindakan keperawatan keluarga
Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. B dengan Masalah Utama Gout Artritis (Asam Urat) pada Tn. B di Jamur RT 02 RW VII, Trangsan, di Wilayah Puskesmas Gatak, Sukoharjo
Background: Gout Artritis is a disease caused by a metabolic disorder of uric acid in the body that cause hyperuricemia or uric acid levels in the blood of excess.
Methods: The authors collected data by the method autoanamnesa (ask for sick family members), alloanamnesa (asking the family or significant others), participatory observation that direct observation of all family members and perform a physical examination.
Result: After the action during the four day nursing care, diagnosis emerges is a high risk of joint pain and movement disorders. In accordance with the implementation of the action plan has been established.
Conclusion: After starting a family nursing care action 1-4 may 2013 with Gout Artritis problems, the authors are able to perform better nursing care ranging from assesment, to determine nursing diagnosis, planning, implementation and evaluation
Pengaruh Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Dmpa Terhadap Berat Badan Di Polindeskes Desa Mengger Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi.
Satu kontrasepsi yang populer di Indonesia adalah kontrasepsi suntik.
Kontrasepsi suntik yang digunakan adalah Noretisteron Enentat (NETEN), Depo
Medroksi Progesteron Acetat (DMPA) dan Cyclofem. Kontrasepsi suntik memiliki
kelebihan dan kekurangan. Kekurangan dari kontrasepsi suntik adalah terganggunya
pola haid diantaranya adalah amenorrhea, menoragia dan muncul bercak (spotting),
terlambatnya kembali kesuburan setelah penghentian pemakaian, peningkatan berat
badan. Efek samping kontrasepsi suntik yang paling tinggi frekuensinya yaitu
peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama
pemakaian KB suntik DMPA terhadap berat badan di wilayah kerja Polindeskes Desa
Mengger Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi. Penelitian ini mengguankan
rancangan restropektif. Populasi adalah akseptor KB suntik 3 bulan dengan jumlah
sampel 87 akseptor. Teknik sampling adalah total sampling. Pengumpulan menggunakan
kuesioner, timbangan, dan dokumentasi. Analisa data menggunakan Kruskal Wallis Hasil
analisis Kruskal Wallis didapatkan hasil chi hitung (16,807) dan p-value (0,000) chi tabel
(0,05). Kesimpulan penelitian adalah ada kecenderungan lama pemakaian KB suntik
DMPA terhadap peningkatan berat badan
Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
Fraktur adalah patah tulang oleh karena trauma akibat tenaga fisik, kondisi tulang, dan juga jaringan lunak sekitarnya yang mempengaruhi apakah terbentuk fraktur yang lengkap atau sebaliknya. Dari data yang telah didapat dari Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta didapatkan jumlah pasien yang mengalami fraktur ekstremitas antara tanggal 1 September 2011 - 30 September 2012 didapatkan 345 kasus fraktur ekstremitas. Untuk mengatasi nyeri pada pasien post operasi fraktur ekstremitas ini, perawat perlu memberikan terapi relaksasi, salah satunya yaitu dengan murottal Al-Qur’an. Terapi murottal Al-Qur’an adalah terapi mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang merupakan terapi religi dimana seseorang dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an selama beberapa menit sehingga memberikan dampak positif bagi tubuh seseorang. Terapi relaksasi ini mempunyai manfaat menurunkan kecemasan, meningkatkan relaksasi, ketenangan, dan kenyamanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian terapi murottal Al-Qur’an terhadap tingkat nyeri pasien post operasi fraktur ekstremitas di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Populasi penelitian adalah semua pasien yang mengalami fraktur ekstremitas di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta yang berjumlah 345, dan sampel penelitian sebanyak 30 responden, dengan teknik sampling purposive sampling. Instrument penelitian berupa Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Kesimpulan yang diraih dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pemberian terapi murottal Al-Qur’an terhadap tingkat nyeri pasien post operasi fraktur ekstremitas di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta
Hubungan Status Ekonomi Orangtua Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Baki Sukoharjo
Makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah Air Susu Ibu (ASI). Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah status ekonomi orangtua. Status ekonomi adalah kedudukan seseorang atau keluarga di masyarakat berdasarkan pendapatan per bulan. Status sosial ekonomi juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan status ekonomi orangtua dengan pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Kecamatan Baki Sukoharjo. Jenis Penelitian adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-2 tahun sebanyak 95 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner yaitu kuesioner status ekonomi orangtua dan kuesioner pemberian ASI Eksklusif. Analisa deskriptif dilakukan dengan menggunakan distribusi frekuensi dan prosentase, sedangkan analitik dilakukan menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian diketahui non pemberian ASI Eksklusif pada ibu dengan status ekonomi rendah lebih banyak dibandingkan ibu dengan status ekonomi tinggi (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi orangtua dengan pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Kecamatan Baki Sukoharjo
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Dalam Mobilisasi Dini Pasca Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi
Mobilisasi dini pada ibu pasca section caesarea sangat bermanfaat dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara normal. Mobilisasi dini yang dilakukan sesuai dengan tahapnya dapat mempercepat proses penyembuhan luka
dan mencegah terjadinya infeksi pasca sectio caesarea. Pengetahuan dan sikap ibu dapat mempengaruhi pemahaman ibu terhadap mobilisasi dini pasca sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam mobilisasi dini pasca sectio caesarea di RSUD Dr. Moewardi. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif, Jenis penelitian adalah penelitian non eksperimen, bersifat kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu-ibu pasca sectio caesarea sebanyak 106 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrument
penelitian variabel pengetahuan dan sikap menggunakan kuesioner. Alat analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan 39 reponden (36,8%) mempunyai pengetahuan yang tinggi tentang mobilisasi, 67 responden (63,2%) mempunyai pengetahuan yang rendah tentang mobilisasi. Sebanyak 31 responden (29,2%) mempunyai sikap yang baik tentang mobilisasi pasca sectio caesarea dan 75 responden (70,8%) mempunyai sikap yang kurang tentang mobilisasi pasca sectio caesarea. Hasil uji statistik diperoleh nilai diperoleh nilai r = 0,385 dengan nilai signifikansi p = 0,000. Kesimpulanya adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam mobilisasi dini pasca sectio caesarea di RSUD Dr. Moeward
Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi Terhadap Kemampuan Komunikasi Verbal Klien Menarik Diri Di RSJD Surakarta
Latar belakang: Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta, diperoleh informasi yang menyatakan bahwa di RSJD Surakarta sebelumnya telah melakukan berbagai macam terapi modalitas, salah satunya terapi aktivitas kelompok yang dilakukan dalam periode satu bulan sebanyak empat kali atau seminggu sekali tepatnya pada hari kamis. diperoleh data bahwa angka kejadian skizofrenia dengan jumlah 17.763. Skizofrenia hebefrenik 2.105, paranoid 37, takterici 94, katatonik 243, residual 7.767, simplek 28, lainnya 7489. Sedangkan angka kejadian skizofrenia pada tahun 2011 dengan jumlah 18.022. Skizofrenia hebefrenik 1.909, paranoid 407, takterici 110, katatonik 224, residual 8.158, simplek 24, lainnya 7.190. Tujuan penelitianu ntuk mengetahui pengaruh terapi aktivitas kelompok sosialisasi terhadap kemampuan komunikasi verbal klien menarik diri di RSJD Surakarta pada kelompok sesudah diberikan perlakuan. Metode penelitian rancangan penelitian ini adalah praeksperimen dengan menggunakan rancangan Posttest Only Design. Populasi dalam penelitian ini pasien skizofernia yang berjumlah 211 orang berdasarkan rekam medik yang mengalami gangguan komunikasi verbal pada klien menarik diri. Sampel ditetapkan sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling. Alat analisis yang digunakan dengan analisis deskriptif. Kesimpulan hasil Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi di RSJD Surakarta termasuk dalam kategori mempunyai kemampuan komunikasi verbal pasien skizofrenia dalam menarik diri, dan ada pengaruh terapi aktivitas kelompok sosialisasi (TAKS) terhadap kemampuan komunikasi verbal pasien skizofrenia menarik diri di RSJD Surakarta
Gambaran Masalah Kesehatan Pada Masyarakat Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi Di Wilayah Kerja Puskesmas Srumbung Magelang
Pasca erupsi Merapi ternyata masih menyisahkan permasalahan bagi masyarakat yaitu banjir lahar dingin dan menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat baik secara fisik yaitu timbulnya penyakit pada masyarakat dan dampak psikis antara lain kecemasan dan depresi masyarakat. Puskesmas Srumbung sebagai salah satu badan kesehatan pemerintah yang berada di
wilayah yang terkena dampak banjir lahar dingin Merapi turut membantu pelayanan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir lahar dingin Merapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran masalah kesehatan masyarakat pasca banjir lahar dingin Gunung Merapi di wilayah kerja Puskesmas Srumbung. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif deskriptif. Populasi adalah semua masyarakat Kecamatan Srumbung. Teknik sampling adalah total sampling. Pengumpulan menggunakan dokumentasi berupa catatan lapangan.
Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Srumbung terbanyak adalah Pharingitis yaitu sebanyak 1.313 kunjungan atau rata-rata 328,3 kunjungan tiap
bulan, dan (2) Jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Srumbung terendah adalah Gout sebanyak 201 kunjungan atau rata-rata 50,3 kunjungan tiap bulan
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Kepatuhan Diit Hipertensi Pada Lanjut Usia Di Desa Wironanggan Kecamatan Gatak Sukoharjo
The case of hypertension incident of elderly in Wironaggan village 2014 is highest compared to other diseases recorded 206 patients. The high incidence of hypertension caused is still bad compliance hypertension diet,, and poor hypertension diet as a result of elderly lack knowledge. Health education is one way to increase knowledge of elderly through a speech method and media leaflets .The purpose of study is to know the influence of health education on knowledge and hypertension diet, compliance of elderly in Wironanggan Village of Gatak Sukoharjo. The research was using quasi experiment, and pretest - posttest with control groups design. Sampel research are 33 elderly of posyandu members and as case group and 33 elderly as control groups. Taking sample was using proportional random sampling.
Health education was using speech method, instrument with Health education and leaflet. Instrument was using hypertension diet a questionnaire knowledge, and diet, hypertension compliance. Analysis data was using comparative data. The test results shows that Wilcoxon Sign Test a pre test post test of knowledge with p = 0.015. Results study showed with paired sample test pre test post test hypertension diet, p = 0,445. conclusions there was an influence of health education on knowledge but there was no influence of health education of hypertension diet, compliance of elderly, thus still needed behavioral discipline of elderly to follow hypertension diet, to avoid the recurrence of hypertension
- …
