Jurnal Kajian Praxis Pendidikan Masyarakat Indonesia
Not a member yet
    10 research outputs found

    GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DKM AL-INSANUL KAMIL DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN SOSIAL KEAGAMAAN REMAJA BEKASI

    Get PDF
    This research aims to analyze the form of DKM Al-Insanul Kamil's democratic leadership style in increasing the socio-religious activities of teenagers and to determine the supporting and inhibiting factors of DKM Al-Insanul Kamil's democratic leadership style in increasing the socio-religious activities of teenagers. The informants in this research were 1 (one) youth supervisor of the Al-Insanul Kamil mosque and also 4 (four) youth members of the Al-Insanul Kamil mosque. The method used in this research is a qualitative research method. There are three techniques used in collecting data in this research, namely interviews, observation and documentation. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research indicate that the democratic leadership style of the leader of DKM Al-Insanul Kamil can increase the active social and religious activities of teenagers at the Al-Insanul Kamil mosque. This happens because the DKM leader Al-Insanul Kamil always involves mosque youth in decision making, is willing to work together with mosque youth during activities, respects the potential of teenagers, listens to criticism and suggestions from teenagers, is responsible in carrying out his mandate as a leader and has the ability. good communication with mosque teenagers. With this democratic leadership style, DKM Leader Al-Insanul Kamil succeeded in influencing the behavior and attitudes of members. This makes the youth of the Al-Insanul Kamil mosque and all elements related to the al-Insanul Kamil mosque have high trust in their leaders and can help in maintaining discipline and carrying out organizational activities well to achieve the goals that have been set. However, there is still room for improvement in certain areas. Keywords: Leadership, Social Religious Activities, Youth Mosque.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk gaya kepemimpinan demokratis DKM Al-Insanul Kamil dalam meningkatkan kegiatan sosial keagamaan remaja dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat gaya kepemimpinan demokratis DKM Al-Insanul Kamil dalam meningkatkan kegiatan sosial keagamaan remaja. Informan dalam penelitian ini adalah 1 (satu) orang Pembina remaja masjid Al-Insanul Kamil dan juga 4 (empat) orang anggota remaja masjid Al-Insanul Kamil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini ada tiga, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis pemimpin DKM Al-Insanul Kamil dapat meningkatkan keaktifan kegiatan sosial keagamaan remaja masjid al-insanul kamil. Hal ini terjadi karena pemimpin DKM Al-Insanul Kamil selalu melibatkan remaja masjid dalam pengambilan Keputusan, mau bekerja sama dengan remaja masjid saat kegiatan, menghargai potensi yang dimiliki remaja, mendengar kritik dan saran dari remaja, bertanggung jawab dalam menjalankan Amanah sebagai pemimpin dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan remaja masjid. Dengan gaya kepemimpinan demokratis ini, pemimpin DKM Al-Insanul Kamil berhasil dalam mempengaruhi perilaku dan sikap anggota. Hal ini membuat remaja masjid Al-Insanul Kamil dan seluruh unsur yang terkait dengan masjid al-insanul kamil memiliki kepercayaan tinggi terhadap pemimpin mereka serta dapat membantu dalam menjaga kedisiplinan dan menjalankan kegiatan organisasi dengan baik untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Namun, tetap masih ada ruang untuk perbaikan dalam hal-hal tertentu. Kata-kata kunci: Kepemimpinan, Kegiatan Sosial Keagamaan, Remaja Masjid

    Motivasi Belajar Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator saat Implementasi Blended Learning di Pusdiklatbangprof Kemensos RI

    Get PDF
    This research was conducted at the Indonesian Ministry of Social Affairs' Pusdiklatbangprof with the aim of finding out the learning motivation of administrator leadership training participants when the training program was implemented in the form of blended learning. The sample in this study included 30 administrator leadership training participants. Data analysis in this study used descriptive statistics. The results of this study stated that the indicator of enthusiasm for administrator leadership training participants obtained the lowest results, namely 72%. Then, the indicators of consistency and perseverance for administrator leadership training participants obtained the highest results, namely 77%. Then, the average learning motivation of administrator leadership training participants during blended learning was 74.5%, which is in the high category based on the learning motivation assessment criteria.Penelitian ini dilakukan di Pusdiklatbangprof Kemensos RI dengan tujuan untuk mengetahui motivasi belajar peserta pelatihan kepemimpinan administrator saat program pelatihan dilaksanakan dalam bentuk blended learning. Sampel pada penelitian ini mencakup 30 peserta pelatihan kepemimpinan administrator. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa indikator antusiasme peserta pelatihan kepemimpinan administrator memperoleh hasil yang paling rendah yaitu 72%. Kemudian, indikator konsistensi dan ketekunan peserta pelatihan kepemimpinan administrator memperoleh hasil yang paling tinggi yakni 77%. Kemudian, rata-rata motivasi belajar peserta pelatihan kepemimpinan administrator saat blended learning adalah 74,5% di mana angka tersebut masuk ke dalam kategori tinggi berdasarkan kriteria penilaian motivasi belajar

    Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia untuk Mengatasi Kemiskinan di RT 006 RW 003 Kelurahan Kebon Jeruk Jakarta Barat

    Get PDF
    oai:jurnalunj.journal.unj.ac.id:article/44191This study explores human resource management strategies as an effort to overcome poverty in RT 006 RW 003, Kelurahan Kebon Jeruk, West Jakarta. Through qualitative approaches and case studies, this research shows that effective human resource management, through improving access and quality of education, health, and infrastructure; skills development and entrepreneurship; provision of financial assistance and incentives; As well as institutional strengthening and community participation, it can contribute significantly to efforts to overcome poverty. The results show that the implementation of this strategy has had a positive impact in increasing income, job skills, and access to economic opportunities for local communities. However, the study also shows that the implementation of this strategy requires a comprehensive and coordinated approach involving various sectors and parties. This research hopes to provide new insights and practical solutions to overcome poverty in RT 006 RW 003, Kelurahan Kebon Jeruk, West Jakarta.Penelitian ini mengeksplorasi strategi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya untuk mengatasi kemiskinan di RT 006 RW 003, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan SDM yang efektif, melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur; pengembangan keterampilan dan kewirausahaan; pemberian bantuan keuangan dan insentif; serta penguatan kelembagaan dan partisipasi masyarakat, dapat berkontribusi signifikan dalam upaya mengatasi kemiskinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pendapatan, keterampilan kerja, dan akses ke peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Namun, penelitian ini juga menunjukkan bahwa implementasi strategi ini memerlukan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi yang melibatkan berbagai sektor dan pihak. Penelitian ini berharap dapat memberikan wawasan baru dan solusi praktis untuk mengatasi kemiskinan di RT 006 RW 003, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat

    Implementasi Keamanan Berlayar Pada Anak Buah Kapal Peserta Pendidikan dan Pelatihan Basic Safety Training Kapal Niaga (Studi Deskriptif Pada Alumni Pelatihan di BP2TL Jakarta)

    Get PDF
    Abstract The Maritime Transportation Education and Training Center (BP2TL) Jakarta, is a training institution that is engaged in reviewing skills training actions, increasing the soft skills and hard skills capabilities of the community which is focused on the maritime scope. One of the trainings held is Basic Safety Training for Commercial Ships (BST-Niaga). This research aims to find out the reality in the field where alumni of Basic Safety Training for Commercial Ships (BST-Niaga) education and training participants work at Muara Angke Harbor, North Jakarta. The results of this research show descriptively the process of implementing self-defense techniques on the high seas carried out by the ship's crew by carrying out administrative checks, facilities and infrastructure to support safe sailing. If an emergency requires the crew to evacuate, the technique used is free fall. Ability to use APAR (Light Fire Extinguisher) and Nozzle as a preventive measure for dealing with fire hazards. First aid for victims on board is carried out by recognizing the symptoms, taking action if you understand and if in doubt, calling the medical team. Learning from experience, now crew members are more disciplined, work independently, are confident, help each other and are productive in carrying out work according to the division of work assignments. Keywords: Implementation, Skills Training, Basic Safety Training.Abstrak Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta, adalah lembaga diklat yang bergerak dalam kaji aksi pelatihan keterampilan, peningkatan kapabilitas soft skill dan hard skill masyarakat yang terfokus pada ruang lingkup maritim. Salah satu pelatihan yang diselenggarakan adalah Diklat Basic Safety Training Kapal Niaga (BST-Niaga). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui realitas di lapangan tempat bekerja alumni peserta Pendidikan dan Pelatihan Basic Safety Training Kapal Niaga (BST-Niaga) di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan secara deskriptif proses implementasi teknik bertahan diri di laut lepas yang dilakukan oleh awak kapal dengan melakukan pemeriksaan administrasi, sarana dan prasarana penunjang berlayar aman. Jika keadaan darurat mengharuskan awak kapal melakukan evakuasi, maka teknik yang diterapkan dengan melakukan terjun bebas. Kemampuan menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan Nozzle sebagai langkah pencegahan penanggulangan bahaya kebakaran. Pertolongan pertama terhadap korban di atas kapal dilakukan dengan mengenali gejala, lakukan tindakan jika memahami dan jika ragu melakukan pemanggilan tim medis. Belajar dari pengalaman, kini awak kapal semakin disiplin, bekerja mandiri, percaya diri, saling tolong menolong dan produktif dalam mengerjakan pekerjaan sesuai dengan pembagian tugas kerja.  Kata Kunci: Implementasi, Diklat Keterampilan, Basic Safety Training

    Konsepsi dan Penanaman Nilai Moral terhadap Pergaulan Remaja di RT 11 / RW 4 Kelurahan Bali Mester, Jakarta Timur

    Get PDF
    This research was formed against the background of problems found related to the association of adolescents in Bali Mester Village, East Jakarta. The rapid development of science and technology can make the association of adolescents degraded if it is not based on filters or strong understanding. Where adolescents as a group are vulnerable to the influence of their social environment, requires a deep understanding of moral values that are the cornerstone of their social interactions. Youth association itself is an important phenomenon that affects people's lives, especially in RT 11/RW 4 Bali Mester Village, East Jakarta. Therefore, this study aims to explore the conception and efforts to instill moral values in the association of adolescents in this region. The conception of moral values and efforts to cultivate them is the main focus, in the hope that it can help build a comfortable and safe environment and provide alternative treatments for immoral adolescent behavior. The research methods implemented in this paper are interviews, observations, documentation, and collecting and processing several references in accordance with the chosen writing theme. The results of this study show that the association of adolescents who are not based on moral values tends to have a bad influence on themselves and the surrounding environment. The implications of this research can be a reference for society in integrating the cultivation of moral values for adolescents themselves.Penelitian ini dibentuk dengan dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan terkait dengan pergaulan remaja yang ada di Kelurahan Bali Mester, Jakarta Timur. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat bisa saja membuat pergaulan pada remaja terdegradasi jika tidak dilandaskan dengan filter atau pemahaman yang kuat. Dimana remaja sebagai kelompok yang rentan terhadap pengaruh lingkungan sosialnya, memerlukan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai moral yang menjadi landasan dalam interaksi sosial mereka. Pergaulan remaja sendiri adalah fenomena penting yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, khususnya di RT 11/RW 4 Kelurahan Bali Mester, Jakarta Timur. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali konsepsi dan upaya penanaman nilai moral dalam pergaulan remaja di wilayah ini. Konsepsi nilai moral dan upaya penanamannya menjadi fokus utama, dengan harapan dapat membantu membangun lingkungan yang nyaman dan aman serta memberikan alternatif penanganan bagi perilaku remaja yang tidak bermoral. Metode penelitian yang diimplementasikan pada tulisan ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan mengumpulkan serta mengolah beberapa referensi yang sesuai dengan tema tulisan yang dipilih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pergaulan remaja yang tidak didasarkan pada nilai moral cenderung memberikan pengaruh yang buruk terhadap dirinya dan lingkungan sekitar. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi suatu acuan bagi masyarakat dalam mengintegrasikan penanaman nilai moral bagi remaja itu sendiri

    PENINGKATAN KESADARAN MEREK MELALUI PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL BAGI SENTRA KREASI ATENSI (SKA) DI PUSDIKLATBANGPROF KEMENSOS RI

    Get PDF
    The aim of this research is to increase brand awareness of Sentra Kreasi Atensi at Pusdiklatbangprof Kemensos RI through digital marketing training. The variables in this research are digital marketing training as an independent variable and increasing brand awareness of Sentra Kreasi Atensi at Pusdiklatbangprof Kemensos RI on TikTok social media as a related variable. The population in the research at the Sentra Kreasi Atensi at the Pusdiklatbangprof Kemensos RI amounted to 10 people. This research is a qualitative research with a descriptive approach.. Researchers collected data on digital marketing training and metric analysis of TikTok social media accounts. The results of the training are increasing the comprehension of SKA beneficiaries using pre-test and post test. At training sessions 1 the average post-test result was 65.00 and the pre-test result at training sessions 2 was 90.00 and in the analysis of metrics on TikTok social media accounts SKA experienced an increase in all key metrics (followers, profile views, post views, likes, comments, shares, and unique viewers). The results of data analysis overall SKA beneficiaries have increased knowledge and skills in using TikTok social media to increase brand awareness. The conclusion of this study is that digital marketing training is proven to increase brand awareness of Sentra Kreasi Atensi at Pusdiklatbangprof Kemensos RI on TikTok social media accounts.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran merek Sentra Kreasi Atensi di Pusdiklatbangprof Kemensos RI melalui pelatihan pemasaran digital. Variabel yang ada di dalam penelitian ini yaitu pelatihan pemasaran digital sebagai variabel bebas dan meningkatkan kesadaran merek Sentra Kreasi Atensi di Pusdiklatbangprof Kemensos RI pada media sosial TikTok sebagai variabel terkait. Subjek dalam penelitian di Sentra Kreasi Atensi di Pusdiklatbangprof Kemensos RI berjumlah 10 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti mengumpulkan data mengenai pelatihan pemasaran digital dan analisis metrik akun sosial media TikTok. Hasil pelatihan yaitu meningkatkan pemahaman penerima manfaat SKA dengan menggunakan pre-test dan post test. Pada pertemuan 1 rata-rata hasil post-test adalah 65,00 dan hasil pre-test pada pertemuan 2 adalah 90,00 dan pada analisis metrik pada akun media sosial TikTok SKA mengalami peningkatan pada seluruh metrik utama (pengikut, tampilan profil, tanyangan postingan, suka, komentar, bagikan, dan penonton unik). Hasil dari analisis data secara keseluruhan penerima manfaat SKA telah mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media sosial tiktok untuk meningkatkan kesadaran merek. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan pemasaran digital terbukti dapat meningkatkan kesadaran merek Sentra Kreasi Atensi di Pusdiklatbangprof Kemensos RI pada akun media sosial TikTok

    PROSES PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DALAM PERSPEKTIF ANDRAGOGI PADA PELATIHAN TATA BUSANA DI PPKPI JAKARTA

    Get PDF
    This study aims to determine the learning process in an andragogy perspective, especially about Malcolm Knowles' assumptions in Fashion Design Training at PPKPI Jakarta. The informants in this study were one training instructor and 4 (four) fashion training participants. The method used in this study is qualitative research method. There are three techniques used in data collection in this study, namely interviews, observation and documentation. Data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation, conclusions and verification. The results of this study show that fashion training at PPKPI Jakarta is in accordance with the assumptions of andragogy according to Malcolm Knowles. These assumptions have been adjusted to the learning process in fashion design training at PPKPI Jakarta. The learning process has succeeded in increasing independence, utilizing participant experience as a source of learning, and meeting the needs and orientation of participants' learning. The positive impact of the learning process makes instructors need to maintain and improve policies in the classroom.   Keywords: Learning, Andragogy, Training.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dalam perspektif andragogi khususnya tentang asumsi Malcolm Knowles pada Pelatihan Tata Busana di PPKPI Jakarta. Informan dalam penelitian ini adalah instruktur pelatihan berjumlah satu orang dan peserta pelatihan tata busana berjumlah 4 (empat) orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini ada tiga, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa pelatihan tata busana di PPKPI Jakarta telah sesuai dengan asumsi andragogi menurut Malcolm Knowles. Asumsi-asumsi tersebut telah di sesuaikan dengan proses pembelajaran pada pelatihan tata busana di PPKPI Jakarta. Proses pembelajaran telah berhasil meningkatkan kemandirian, memanfaatkan pengalaman peserta sebagai sumber pembelajaran, dan memenuhi kebutuhan dan orientasi pembelajaran peserta. Dampak yang positif dari proses pembelajaran membuat instruktur perlu mempertahankan dan meningkatkan kebijakan di dalam kelas.   Kata kunci: Pembelajaran, Andragogi, Pelatihan

    Urgensi Peran Kader Dalam Pencegahan Stunting di Posyandu

    Get PDF
    The roles and duties of posyandu cadres can be defined as health services, health education and consultation, community mobilization and empowerment, and community health monitoring. When the services provided arouse public empathy, the presence of key and strategic operators will have a positive impact on public awareness and participation. Meanwhile, the posyandu is responsible for all activities carried out there. Posyandu organizers must be proactive in carrying out early detection of the nutritional status of toddlers because this will have a direct impact on the success of efforts to prevent stunting. One of the problems that hinders Indonesia's economic progress is stunting, which can hamper economic growth and increase levels of poverty and inequality. Stunting is one of the main problems that must be faced by the government, as well as being the main focus in improving the nutrition of the nation's children. The aim of this research is to understand how the posyandu framework helps combat stunting. Posyandu officers are expected to play an important role in preventing stunting. Because Posyandu officers are close to the community, they are expected to be able to provide information about stunting. This research uses a literature review method.Peran dan tugas kader posyandu dapat didefinisikan sebagai pelayanan kesehatan, penyuluhan dan konsultasi kesehatan, mobilisasi dan pemberdayaan masyarakat, serta pemantauan kesehatan masyarakat. Ketika layanan yang diberikan membangkitkan empati masyarakat, maka kehadiran operator kunci dan strategis akan berdampak positif pada kesadaran dan partisipasi masyarakat. Sedangkan, posyandu bertanggung jawab atas seluruh kegiatan yang dilakukan di sana. Penyelenggara posyandu wajib proaktif melakukan deteksi dini  status gizi balita karena hal ini akan berdampak  langsung pada keberhasilan  upaya pencegahan stunting. Salah satu permasalahan yang menghambat kemajuan perekonomian Indonesia adalah stunting, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan tingkat kemiskinan dan kesenjangan. Stunting sebagai salah satu permasalahan utama yang harus dihadapi oleh pemerintah, sekaligus menjadi fokus utama dalam peningkatan gizi anak bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami peran dan tugas kader dalam pencegahan stunting di posyandu. Kader posyandu diharapkan berperan penting dalam mencegah stunting. Karena kader Posyandu dekat dengan masyarakat,  diharapkan mampu memberikan informasi mengenai stunting. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur

    Self-Assessment Terhadap Kemandirian Peserta Pelatihan Keterampilan Tata Boga

    Get PDF
    This research aims to describe the independence of participants in culinary skills training that developed after attending the training, based on self-assessment conducted by each individual. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews, questionnaires, and observations. Data analysis was carried out qualitatively using descriptive methods, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that culinary skills training participants exhibit independence across five dimensions: self-confidence, discipline, responsibility, initiative-driven behavior, and self-control. Based on self-assessment data from the participants, the training enabled them to cook a variety of foods, including snacks, cakes, and main courses. They assessed themselves as confident in starting their own businesses upon release, leveraging the experience and skills gained during the training, thereby reducing the likelihood of recidivism. Consequently, prison authorities can develop strategies to attract more inmates to join the culinary skills training, as the current training only involved five participants. One potential strategy is to inform inmates of the benefits of participating in the training, such as the possibility of receiving sentence remissions.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian peserta pelatihan keterampilan tata boga yang terbentuk setelah mengikuti pelatihan berdasarkan self-assessment atau penilaian mandiri yang dilakukan masing-masing individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, angket, dan observasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta pelatihan keterampilan tata boga mempunyai kemandirian yang mengacu pada lima dimensi kemandirian, yaitu percaya diri, disiplin, tanggung jawab, berperilaku sesuai inisiatif, dan kontrol diri. Berdasarkan data informasi yang didapat dari self-assessment oleh para peserta, pelatihan ini membuat mereka mampu memasak berbagai macam makanan, mulai dari camilan, kue, dan makanan berat. Mereka menilai dirinya percaya diri untuk memulai wirausaha setelah bebas dengan berbekal pengalaman dan keterampilan yang didapat selama mengikuti pelatihan, sehingga tidak mengulangi perbuatannya lagi. Maka pihak lapas dapat menyusun strategi untuk menarik minat warga binaan lain agar mau bergabung mengikuti pelatihan keterampilan tata boga, berhubung pelatihan hanya diikuti oleh lima peserta. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah menginformasikan keuntungan mengikuti pelatihan, yaitu berpeluang mendapatkan remisi

    Pengelolaan Sekolah Lansia Nirmala di Jakarta Utara

    Get PDF
    This research aims to describe the management of the Nirmala elderly school program in North Jakarta starting from the planning, implementation and evaluation stages. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation and conclusions. The informants in this research were the School Principal, Curriculum Administrator, and Participants at the Nirmala Elderly School in North Jakarta. The results of the research show that, 1) The planning process for the Nirmala elderly school program in North Jakarta begins with a process of identifying needs and the results of this identification are used as a reference for determining program objectives, after which it continues with the process of preparing a program that is tailored to existing needs and resources, 2 ) The process of implementing the Nirmala elderly school program in North Jakarta has involved the development of a systematic learning strategy by establishing program implementation procedures and learning activity procedures that are in accordance with elderly school management standards, 3) The evaluation process for the Nirmala elderly school program in North Jakarta is carried out through internal management meetings once every batch. In these meetings, administrators evaluate the curriculum, teachers, and methods.     Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program sekolah lansia nirmala di Jakarta Utara mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendeketan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Pengurus Kurikulum, dan Peserta Sekolah Lansia Nirmala di Jakarta Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Proses perencanaan program sekolah lansia nirmala di Jakarta Utara diawali dengan proses identifikasi kebutuhan dan hasil identifikasi tersebut dijadikan acuan untuk menentukan tujuan program, setelah itu dilanjut dengan proses penyusunan program yang disesuaikan dengan kebutuhan serta sumber daya yang ada, 2) Proses pelaksanaan program sekolah lansia nirmala di Jakarta Utara telah melibatkan pengembangan strategi pembelajaran yang sistematis dengan menetapkan prosedur pelaksanaan program dan prosedur kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan standar pengelolaan sekolah lansia, 3) Proses evaluasi program sekolah lansia nirmala di Jakarta Utara dilakukan melalui rapat internal pengurus setiap satu batch sekali. Dalam rapat tersebut, pengurus mengevaluasi kurikulumnya, pengajarnya, dan metodenya.   Kata Kunci: Pengelolaan, Sekolah Lansia &nbsp

    10

    full texts

    10

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kajian Praxis Pendidikan Masyarakat Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇