Journal Universitas Tridinanti Palembang
Not a member yet
    697 research outputs found

    DAFTAR ISI

    No full text
    DAFTAR IS

    ANALISIS PENGUKURAN DAN STANDAR WAKTU KERJA PADA PELAYANAN PEMBUATAN SURAT DI KANTOR CAMAT KECAMATAN MAKARTI JAYA (STUDI KASUS KABUPATEN BANYUASIN)

    Full text link
    This study aims to determine the standard time for making letters and to analyze the procedures for measuring the standard time of making letters at the Makati Jaya Subdistrict Head Office so as to build the effectiveness of the work of employees in the office in the end to improve services, especially in administrative activities. The implementation of the research uses liberary research and field research methods, the data used are primary and secondary data with data analysis techniques using standard time measurements. The results obtained The normal time per work element for planning the concept of outgoing letters is 0.567 minutes and the next standard time is 0.646 minutes. The normal time for letter approval is 0.561 minutes and the standard time is 0.631 minutes. The normal time of letter numbering takes 0.638 minutes and produces a standard time of 0.717 minutes. The normal time for typing letter drafts is 0.541 minutes and the standard time is 0.617 minutes. Normal time Signing a letter takes 0.597 minutes and creates a standard time of 0.671 minutes. Normal time Stamping takes 0.595 minutes and produces a standard time of 0.678 minutes. Normal time Scheduled a letter for 0.541 minutes and resulted in a standard time of 0.617 minutes. From the results of observations and various data that have been obtained, the process of making outgoing letters obtains a standard time of 4,577 minutes.Keywords: Normal Time; Standard Time; Measuremen

    PEMANFAATAN BAN BEKAS UNTUK FONDASI DANGKAL PADA INDUSTRI KONSTRUKSI PERUMAHAN MENJADI NILAI EKONOMIS

    No full text
    Abstrak: Perumahan siap huni Type 36 yang dianjurkan pemerintah melalui Dinas Perumahan berdasarkan hasil penelitian dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dirjen Bina Konstruksi pada jurnal edisi Juli – Agustus 2019 bahwa pondasi menggunakan bahan dari Ban Bekas cukup kuat untuk menahan beban pada konstruksi bangunan. Dan juga sangat kuat untuk tanah keras serta terjadinya sedikit penurunan pada tanah (Sumiyati Gunawan dkk, Jurnal Prosiding Edisi II Universitas Atmajaya Jogjakarta). Metoda yang digunakan dalam perhitungan biaya ban bekas adalah Koefisien Analisa Biaya Konstruksi Standar Nasional Indonesia untuk pondasi dangkal yaitu SNI Analisa Biaya Konstruksi (ABK) tentang Bangunan Gedung dan Perumahan tahun 2008. Estimasi jumlah biaya Konstruksi dihitung dengan perkiraan Koefisien Analisa Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk konstruksi bangunan gedung. Untuk perhitungan biaya pondasi batu bata dapat dihitung berdasarkan: panjang bidang pondasi = 35.4 m dengan luas penampang pondasi = 0.16 m2 dan volume Pondasi batu bata = 5.664 m3 , maka didapat biaya yang digunakan untuk membangun pondasi batu bata sebesar = Rp. 6.672.183,90,-. Sedangkan untuk biaya pondasi bahan ban bekas berdasarkan pada desain : kolom pondasi = 0,01125 m3 dengan tapak pondasi = 0,06041 m3 , maka diperoleh biaya untuk membangun 15 unit pondasi ban bekas adalah = Rp. 4.828.010,48,-. Sedangkan jumlah ban bekas yang digunakan sebanyak 15 unit dengan biaya = Rp. 375.000,-. Jadi total keseluruhan untuk biaya menggunakan pondasi ban bekas adalah sebesar Rp. 5.203.010,48,-. Penggunaan pondasi batu bata akan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 6.672.183,90,-, sedangkan menggunakan pondasi ban bekas biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 5.203.010,48,-. Jadi penggunaan pondasi ban bekas lebih hemat biaya dibandingkan dengan menggunakan pondasi batu bata dengan selisih Rp. 1.469.173,42,-. Kata kunci : SNI 03-2836 BSN 2008, pondasi ban bekas, estimasi biay

    ANALISIS METODE SIX SIGMA DALAM UPAYA PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KERTAS DI PT. INDAH KIAT PULP & PAPER, Tbk

    No full text
    Abstrak: PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk Perawang adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan pulp (bubur kertas) dan kertas. Masalah yang terjadi adalah ketika dalam proses pembuatan terdapat produk yang mengalami defect. Hasil produksi di PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk Perawang masih belum mencapai zero defect (kecacatan nol), karena masih ditemui adanya cacat pada proses produksi kertas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengendalikan kualitas produk kertas di PT. IKPP Perawang. Dalam prosesnya, peneliti menggunakan metode Six Sigma yang terdiri dari lima tahapan. Tahapan tersebut dikenal dengan DMAIC yang merupakan singkatan dari masingmasing tahapan yaitu define, measure, analyze, improve, dan control. Persentase jenis cacat reject weinkle sebesar 43,9% dan persentase jenis cacat reject wavy 38,1%. DPMO selama tahun 2020 adalah17.616. Hasil perhitungan level sigma selama tahun 2020 adalah 3,6 sigma yang mana level ini mencapai level rata-rata industri manufaktur di Indonesia. Hasil dari analisis FMEA adalah vibrasi pada mesin dengan nilai RPN 270 dan sensor thickness yang tidak bekerja dengan baik dengan nilai RPN 243. Usulan perbaikannya pada wrinkle yaitu melakukan perawatan pada mesin. Seperti pelumasan pada bearing dan penggunaan speed yang bertahap. Pada wavy yaitu kalibrasi sensor dan membersihkan sensor dari debu. Kata kunci: DMAIC, peningkatan kualitas, six sigma, zero defec

    HUBUNGAN MEMBACA PEMAHAMAN ISI CERPEN DENGAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS XI SMA NURUL IMAN PALEMBANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui besarnya penguasaan membaca pemahaman isi cerpen 2) Untuk mengetahui seberapa besar kemampuan menulis naskah drama 3) Untuk mengetahui hubungan membaca pemahaman isi cerpen dengan kemampuan menulis naskah drama siswa kelas XI SMA Nurul Iman Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi. Populasi penelitian ini sebanyak 111 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 28 orang. Variabel yang dikaji yaitu membaca pemahaman isi cerpen dan keterampilan menulis naskah drama. Teknik pengumpulan data mengggunakan tes, yang berupa tes objektif, esai dan menulis.. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan teknik korelasi product moment. Hasil analisis deskriptif menunjukkan  membaca  pemahaman isi cerpen siswa berada pada kategori baik, yaitu sebesar 64,28% dan keterampilan menulis naskah drama siswa berada pada kategori cukup, yaitu sebesar 57,15%. Hasil analisis statistik menggunakan teknik korelasi product moment diperoleh nilai rhitung sebesar 0,952. Sementara itu, harga rtabel dengan N=28 pada taraf signifikansi 5%, yaitu sebesar 0,374. Dari hasil tersebut terlihat nilai rhitung> rtabel, hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara membaca pemahaman isi cerpen dengan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI SMA Nurul Iman Palembang. Kata Kunci: Membaca Pemahaman, Cerpen, Menulis Naska

    PERBANDINGAN UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL MARIPOSA KARYA LULUK HF DAN FILM MARIPOSA SUTRADARA FAJAR BUSTOMI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan unsur intrinsik dalam novel Mariposa karya Luluk HF dan film Mariposa sutradara Fajar Bustomi. Novel Mariposa diterbitkan oleh Coconut Books pada Desember 2018 dengan tebal buku 482 halaman dan film Mariposa dengan produser Frederica dan Chand Parwez Servia, rumah produksi Falcon Pictures dan Starvision Plus tanggal rilis 12 Maret 2020 dengan durasi film 118 menit. Masalah yang diangkat di dalam penelitian ini adalah perbandingan unsur intrinsik pada novel dan film Mariposa. Penelitian ini menggunakan pendekatan intertekstual yaitu membandingkan persamaan dan perbedaan terhadap unsur intrinsik berupa tema, alur, tokoh dan penokohan, sudut pandang, dan amanat. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif, Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk kualitatif karena penelitian ini berupa kutipan kata-kata, frasa, kalimat dan bukan angka. Sumber data berupa novel Mariposa karya Luluk HF dan film Mariposa sutradara Fajar Bustomi. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka atau studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan intertekstual yaitu membandingkan unsur intrinsik pada novel dan film Mariposa berupa persamaan dan perbedaan bervariasi pada tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang dan amanat. Secara keseluruhan persamaan yang dilakukan pada tema, sudut pandang dan amanat masih relevan secara keseluruhan. Adapun perbedaan peristiwa pada tokoh dan penokohan, latar dan alur telah mengalami perubahan yang dianggap tidak mempengaruhi cerita yang dituliskan dalam novel.Kata Kunci: unsur intrinsik, novel, film, intertekstua

    Bahasa Kias dalam Syair Tarsul Kutai, Ngembang Labu, Di Tanah Perdu Karya Syaipul Anwar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bahasa kias yang digunakan dan makna dalam syair Tarsul Kutai karya Syaipul Anwar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah  Apa arti dan jenis dari bahasa kias dalam syair Ngembang Labu, di Tanah Perdu karya Syaipul Anwar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian tentang jenis dan arti bahasa kias ini adalah: 1) bahasa kias jenis Perbandingan (terdapat Personifikasi), bait ke-3 pada baris ke empat: “Bekendeng-Kendengan Remisnya Hati”; 2) bahasa kias  jenis Pengulangan: Aliterasi dan Mesodiplosis, seperti dalam bait pertama dari baris ke tiga: “Rahmat redomu mohon diberi”, mengulangi kata pertama yang diulang lagi pada kata berikutnya; 3) bahasa kias jenis Afirmasi: ada Pengulangan dan Paralelisme, pada bait ke-5 pada baris ke tiga, “Tabek-tabek”. Hasil pembahasan dari syair Tarsul Kutai adalah bahasa kias yang dipakai ada 3 macam: 1) jenis Perbandingan, ada 3 yaitu Hiperbola, Personifikasi dan Eponimi; 2) jenis Pengulangan, ada 2 yaitu Aliterasi dan Mesodiplosis dan 3) jenis Afirmasi, ada 2 yaitu Pengulangan dan Paralelisme. Kata Kunci: bahasa kias, tarsul, KutaiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bahasa kias yang digunakan dan makna dalam syair Tarsul Kutai karya Syaipul Anwar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah  Apa arti dan jenis dari bahasa kias dalam syair Ngembang Labu, di Tanah Perdu karya Syaipul Anwar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian tentang jenis dan arti bahasa kias ini adalah: 1) bahasa kias jenis Perbandingan (terdapat Personifikasi), bait ke-3 pada baris ke empat: “Bekendeng-Kendengan Remisnya Hati”; 2) bahasa kias  jenis Pengulangan: Aliterasi dan Mesodiplosis, seperti dalam bait pertama dari baris ke tiga: “Rahmat redomu mohon diberi”, mengulangi kata pertama yang diulang lagi pada kata berikutnya; 3) bahasa kias jenis Afirmasi: ada Pengulangan dan Paralelisme, pada bait ke-5 pada baris ke tiga, “Tabek-tabek”. Hasil pembahasan dari syair Tarsul Kutai adalah bahasa kias yang dipakai ada 3 macam: 1) jenis Perbandingan, ada 3 yaitu Hiperbola, Personifikasi dan Eponimi; 2) jenis Pengulangan, ada 2 yaitu Aliterasi dan Mesodiplosis dan 3) jenis Afirmasi, ada 2 yaitu Pengulangan dan Paralelisme. Kata Kunci: bahasa kias, tarsul, Kuta

    PENGARUH PEMBAYARAN PAJAK DAERAH TERHADAP PELAYANAN PEMERINTAH DAERAH KOTA PALEMBANG

    Full text link
    This research aims to determine and analayze the effect of local tax payment on government services in the city of Palembang. The research method used in this study is a qualitative descriptive wih associative problem formulation. The population used in this study were all employees in the sub- district of kertapati taken wih purvosive sampling method as many as 40 employees by filling out a questionnaire. The technique used in this research is linear regression. Based on the result of this research, regional tax payments influence local government services in the city of Palembang, this can be seen from the results of the t-test that the significance is smaller than 0.05, which means Ho is rejected and Ha is accepted. The correlation coefficient which states the closeness of the relationship are strong and positive at 0.736. With a coefficient of determination of 0.541 or 54.1 percent, the rest is influenced by other variables not examined in this research. The conclusion of this reserch states that the hypothesis which states that local tax payments influence local government services in the city of Palembang is acceptable. Keywords: Payment of Local Taxes, Local Government Service

    PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN LAYANAN INTERNET BROADBAND UNTUK FOKUS STRATEGI PEMASARAN DENGAN METODE ANALISA MULTIVARIAT

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang tingkat kepuasan pelanggan yang merupakan tingkat dari pernyataan perasaanseseorang terhadap kinerja layanan internet broadband. Penelitian ini tentang faktor - faktor yang mempengaruhikepuasan pelanggan pada layanan internet broadband. Penelitian ini menggunakan metode analisa multivariat yaituStructural Equation Modeling (SEM) dan analisa kluster. Metode – metode ini digunakan untuk melihat tingkat signifikanantara variabel – variabel secara umum dan tiap – tiap kategori responden. Dari penelitian ini dihasilkan model strukturaluntuk mengukur tingkat kepuasan layanan internet broadband untuk fokus pada strategi pemasaran layanan internetbroadband.Kata kunci ;Kepuasan pelanggan, layanan internet broadband, analisa multivaria

    PENGARUH WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PDM DAN PERT (STUDI KASUS PEMBANGUNAN RUMAH DR. RICHARD LEE, MARS, AAM)

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini membahas tentang pengaruh waktu pelaksanaan pekerjaan dengan menggunakan Metode Precedence Diagram Method (PDM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) (Studi Kasus Pembangunan Rumah Dr. Richard Lee, MARS, AAM). Pembangunan Rumah Dr. Richard Lee, MARS, AAM, meliputi empat kegiatan yakni kegiatan persiapan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, dan pekerjaan mekanikal elektrikal. Perhitungan lintasan kritis pembangunan rumah Dr. Richard Lee, MARS, AAM metode PDM adalah jalur kritis dikarenakan dalam pengerjaan pembangunan rumah Dr. Richard Lee, MARS, AAM tidak ada keterlambatan dalam pengerjaannya, supaya proyek dapat selesai tepat pada waktunya jika dibandingkan dengan kurva S. Metode jaringan kerja (CPM dan PDM) cocok untuk proyek yang bersifat komplek karena dapat menunjukkan secara spesifik hubungan logika ketergantungan antar kegiatan dan memiliki teknik hitungan matematis serta  PDM memiliki tampilan yang relatif lebih sederhana bila dibandingkan dengan CPM sehingga lebih cocok digunakan untuk proyek yang berulang daripada CPM. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan kurva distribusi normal didapat waktu penyelesaian proyek pembangunan rumah Dr. Richard Lee, MARS, AAM  selama 59,11 Minggu. Sedangkan waktu yang diharapkan menurut Kurva S selama 40 minggu sehingga waktu yang tersisa dalam penyelesaian proyek sebesar 20 minggu (5 bulan). Hasil kurva S menyatakan proyek ini akan selesai pada bulan April 2022.Kata kunci: critical pathmethod dan precedence diagram metho

    568

    full texts

    697

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas Tridinanti Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇